Lompat ke konten utama

RealEstat.id

Bank BSN dan Himperra Jalin Kolaborasi, Bidik Pasar Pembiayaan Perumahan Syariah Berbasis Komunitas

Kerja sama strategis Bank BSN dan Himperra mencakup tiga agenda utama yang menjadi motor penggerak pengembangan ekosistem syariah ke depan.
MoU Bank BSN Himperra realestat.id dok
Direktur Utama Bank BSN, Alex Sofjan Noor (kiri) dan Ketua Umum Himperra, Ari Tri Priyono saat penandatanganan Mou, Rabu, 4 November 2026 (Foto: Realestat.id)

RealEstat.id (Jakarta) – PT Bank Syariah Nasional (Bank BSN) secara resmi menjalin kemitraan dengan Himpunan Pengembang Permukiman dan Perumahan Rakyat (Himperra).

Lewat kolaborasi ini, kedua belah pihak sepakat mendorong penyaluran pembiayaan perumahan berbasis syariah, sekaligus memperluas integrasi ekosistem ekonomi syariah nasional.

Direktur Utama Bank BSN, Alex Sofjan Noor mengatakan, kerja sama strategis ini mencakup tiga agenda utama yang diharapkan dapat menjadi motor penggerak pengembangan ekosistem syariah ke depan.

Pertama, pengembangan Kartu Anggota Co-branding BSN-Himperra. Kartu ini memberikan nilai tambah berupa kemudahan akses transaksi perbankan dan dukungan pengelolaan keuangan bagi anggota pengembang HIMPERRA.

Baca Juga: Bank BSN Bidik Dominasi KPR Syariah, Pembiayaan Perumahan Melonjak hingga Rp54,87 Triliun

“Kedua, perseroan membuka fasilitas pembiayaan ibadah umrah yang transparan bagi para pengurus dan anggota Himperra,” kata Alex di sela penandatanganan MoU di Jakarta, Rabu (4/11/2026).

Menurutnya, fasilitas pembiayaan umrah itu akan terintegrasi dengan aplikasi mobile banking Bale Syariah by BSN.

Dengan demikian, imbuhnya, anggota Himperra dapat mengakses berbagai layanan perbankan secara lebih mudah melalui ponsel pintar.

“Kebutuhan umrah atau beli emas kini jauh lebih mudah. Anggota tidak perlu datang antre ke loket bank, cukup mengakses layanan lewat aplikasi di ponsel pintar masing-masing,” terang Alex.

Hingga akhir September 2026, aplikasi Bale Syariah by BSN telah memiliki 258,8 ribu pengguna aktif. Kanal digital tersebut mencatat volume transaksi sebesar Rp7,48 triliun dengan frekuensi mencapai 3,84 juta transaksi.

Baca Juga: Kinerja Solid, Bank Syariah Nasional (BSN) Kantongi Peringkat idAA+ dari Pefindo

Himperra Mou Bank BSN realestat.id dok
Direksi Bank BSN dan Pengurus Himperra berpose setelah MoU, Rabu, 4 November 2026 (Foto: Istimewa)

Kolaborasi dengan NU dan Muhammadiyah

Lebih lanjut Alex Sofjan Noor mengungkapkan, agenda ketiga dari kerja sama ini adalah memperkuat program perumahan.

Menurutnya, Bank BSN telah menjalin konsorsium dengan dua organisasi Islam terbesar di Indonesia, yakni Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah.

Program tersebut memiliki potensi pasar yang besar seiring dengan luasnya basis anggota dan warga kedua organisasi tersebut.

Muhammadiyah memiliki basis lebih dari 40 juta warga, sedangkan NU mengklaim memiliki sekitar 142 juta jemaah.

Baca Juga: Tingkat Keterhunian KPR Subsidi Bank BSN Tembus 92,58%, Bukti Rumah Subsidi Tepat Sasaran

Untuk merealisasikan target tersebut, Alex menginstruksikan seluruh branch manager Bank BSN agar segera memetakan potensi wilayah bersama Dewan Pengurus Daerah (DPD) Himperra di seluruh Indonesia.

Dia juga meminta agar kesepakatan yang telah ditandatangani segera ditindaklanjuti menjadi Perjanjian Kerja Sama (PKS) definitif.

Perluasan Fungsi Kartu Identitas Anggota

Ketua Umum Himperra, Ari Tri Priyono menyatakan dukungan kepada Bank BSN untuk menggarap potensi pasar dari program perumahan keumatan.

Dia menuturkan, kolaborasi dengan NU dan Muhammadiyah yang memiliki basis massa hingga ratusan juta orang akan membuka peluang pasar yang sangat besar bagi para pengembang perumahan di berbagai daerah.

Baca Juga: Bale Syariah Meluncur, BSN Perkuat Transformasi Digital dan Ekosistem Keuangan Syariah

Ari juga mengusulkan agar fungsi kartu identitas anggota yang dikembangkan bersama Bank BSN diperluas. Kartu tersebut tidak hanya berfungsi sebagai identitas keanggotaan, tetapi bisa menjadi kartu komunitas yang melayani ekosistem Himperra secara lebih luas.

“Usul saya, pembuatan kartu ATM ini nantinya tidak hanya sebatas kartu anggota Himperra, karena jumlahnya hanya sekitar tiga ribuan. Kita ingin meluaskannya lagi menjadi semacam kartu komunitas Himperra yang bisa melayani seluruh ekosistem, termasuk umat dan ormas di dalamnya,” ujar Ari.

Selain itu, Himperra mendorong manajemen Bank BSN untuk mempercepat ekspansi jaringan kantor cabang ke sejumlah wilayah yang memiliki konsentrasi pengembang cukup tinggi, seperti Kalimantan Selatan, Sulawesi, dan Bali.

“Intinya kita semakin semangat lagi. Mari kita besarkan bersama, kita pererat lagi akad-akadnya. Seluruh anggota Himperra, insyaallah mendukung penuh dan mempercayakan pembiayaannya di Bank BSN,” pungkasnya.

Redaksi@realestat.id

Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Topik

Artikel Terkait