RealEstat.id (Jakarta) – Selama lebih dari setengah abad, PT Sharp Electronics Indonesia terus mempertahankan eksistensinya di pasar elektronik Tanah Air.
Memasuki 56 tahun perjalanan di Indonesia, perusahaan asal Jepang ini tidak hanya mengandalkan kekuatan produk, tetapi juga membangun fondasi bisnis melalui inovasi, jaringan distribusi, layanan purna jual, serta kemampuan beradaptasi dengan perubahan perilaku konsumen.
Perjalanan panjang tersebut menjadi modal penting bagi Sharp untuk menghadapi perubahan zaman, mulai dari era elektronik konvensional, digitalisasi, hingga perkembangan kecerdasan buatan (AI) dan ekosistem smart home.
President Director PT Sharp Electronics Indonesia, Shinji Teraoka, mengatakan, fondasi bisnis Sharp Indonesia tidak terlepas dari filosofi global Sharp Corporation, yakni Sincerity and Creativity.
Menurutnya, Sincerity atau ketulusan menjadi prinsip mendasar yang diwujudkan perusahaan melalui semangat Omotenashi, yakni prinsip pelayanan khas Jepang yang mengedepankan ketulusan dan perhatian mendalam kepada konsumen.
“Omotenashi bukan hanya pedoman dalam bisnis, tetapi juga jiwa dari setiap produk dan layanan yang Sharp berikan kepada masyarakat Indonesia. Sikap ini membangun hubungan emosional dan kepercayaan jangka panjang dengan konsumen,” ujar Shinji.
Sementara itu, prinsip Creativity menjadi dorongan bagi Sharp untuk terus berinovasi dan beradaptasi dengan perubahan zaman.
Baca Juga: Transformasi Sharp Menuju Ekosistem Smart Living, Hadirkan Teknologi Cerdas dan Terintegrasi
Teraoka mengatakan, perusahaan berupaya menghadirkan teknologi yang relevan dengan kebutuhan masyarakat, termasuk teknologi Plasmacluster pada produk penjernih udara maupun berbagai inovasi yang mendukung gaya hidup ramah lingkungan.
Dalam perjalanan panjangnya di Indonesia, Sharp menilai konsistensi kualitas menjadi salah satu faktor utama yang membuat perusahaan mampu mempertahankan kepercayaan masyarakat.
“Selain kualitas produk, perusahaan juga terus menghadirkan inovasi, mengembangkan teknologi baru, serta memperkuat layanan purna jual,” tuturnya.
Teraoka menilai, jaringan pusat layanan yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia menjadi salah satu faktor penting dalam memberikan rasa aman kepada konsumen.
Untuk itu, imbuhnya, Sharp juga berupaya memahami kebutuhan konsumen melalui riset pasar. Dengan demikian, fitur dan teknologi yang dikembangkan tidak sekadar mengikuti perkembangan teknologi, tetapi benar-benar diarahkan untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
Faktor lain yang tidak kalah penting adalah transparansi dan kejujuran. Sharp berupaya memberikan informasi produk secara jelas, menawarkan harga yang wajar, serta bertanggung jawab terhadap permasalahan yang dihadapi konsumen.
“Kombinasi antara kualitas produk, inovasi, layanan purna jual, dan konsistensi citra merek tersebut menjadi bagian dari strategi Sharp dalam membangun persepsi positif di tengah masyarakat Indonesia,” urai Teraoka.
Baca Juga: Tak Sekadar Air Purifier, Ini Rahasia Teknologi Plasmacluster Sharp Menjaga Kualitas Udara

Dari Konvensional ke Smart Home
Perubahan perilaku konsumen menjadi tantangan sekaligus peluang bagi industri elektronik. National Sales Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia, Andry Adi Utomo, mengatakan Sharp terus menyesuaikan produk, model bisnis, teknologi, dan strategi pemasaran dengan perkembangan kebutuhan pasar.
Pada era elektronik konvensional, jelasnya, konsumen lebih mengutamakan fungsi dasar, kualitas, dan daya tahan produk. Pola pembelian pun masih banyak dilakukan melalui toko fisik.
“Dalam kondisi tersebut, Sharp memperkuat inovasi perangkat keras, meningkatkan kualitas produk, memperluas jaringan distribusi, serta memperkuat layanan purna jual,” kata Andry.
Memasuki era digital, kebutuhan konsumen mulai bergeser ke arah kemudahan, kecepatan, konektivitas, dan akses informasi secara online.
Sharp kemudian mengembangkan produk yang terhubung dengan internet, memperkuat platform digital, serta memanfaatkan kanal e-commerce dan media sosial.
Tak hanya itu, Sharp juga memiliki ekosistem digital seperti Cocoro Life dan aplikasi Sharp ID sebagai bagian dari upaya meningkatkan konektivitas dengan konsumen.
Perkembangan kecerdasan buatan atau AI kemudian membawa perubahan baru. Konsumen mulai mengharapkan pengalaman yang lebih personal, otomatis, dan efisien.
Untuk menjawab kebutuhan tersebut, Sharp mengembangkan pemanfaatan AI pada produk dan layanan, termasuk chatbot pelanggan, analisis data konsumen, prediksi permintaan, hingga otomatisasi operasional.
Sementara itu, tren smart home mendorong kebutuhan terhadap perangkat yang dapat saling terhubung, dikendalikan dari jarak jauh, hemat energi, serta mampu meningkatkan kenyamanan kehidupan sehari-hari.
Sharp merespons tren tersebut dengan mengembangkan ekosistem smart home berbasis Internet of Things (IoT), kompatibilitas antarperangkat, serta pembaruan perangkat lunak secara berkala.
Pertumbuhan e-commerce juga mendorong Sharp menerapkan strategi omnichannel untuk mengintegrasikan kanal offline dan online.
Di kanal offline, Sharp tetap mempertahankan keberadaan dealer, toko elektronik tradisional, modern retail, serta distributor resmi di berbagai daerah.
Kanal ini tetap penting karena sebagian konsumen masih membutuhkan pengalaman melihat dan mencoba produk secara langsung sebelum melakukan pembelian.
Di sisi lain, Sharp memperkuat kehadiran melalui platform e-commerce dan toko resmi untuk memberikan kemudahan berbelanja secara online sekaligus memastikan konsumen memperoleh produk yang autentik.
Integrasi juga dilakukan pada layanan purna jual. Konsumen yang membeli produk melalui kanal offline maupun online tetap mendapatkan akses terhadap pusat servis resmi, garansi, dan layanan pelanggan.
Menurut Andry, strategi pemasaran lintas kanal turut dikembangkan dengan menghubungkan aktivitas digital dan toko fisik.
“Dengan pendekatan ini, Sharp berupaya memperluas jangkauan pasar sekaligus memberikan pengalaman belanja yang lebih nyaman bagi konsumen dari berbagai segmen,” ujarnya.
Baca Juga: Sharp Hadirkan Air Purifier Mosquito Catcher: Solusi 2-in-1 untuk Udara Bersih dan Bebas Nyamuk

Layanan Purna Jual dan Loyalitas Pelanggan
Layanan purna jual menjadi bagian penting dalam strategi Sharp Indonesia untuk menjaga kepuasan, membangun loyalitas pelanggan, dan mempertahankan reputasi merek setelah transaksi pembelian.
Customer Satisfaction Division PT Sharp Electronics Indonesia, Lise Tiasanty mengatakan, Sharp menerapkan kombinasi strategi operasional, pemanfaatan teknologi, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) untuk menjaga standar layanan tetap konsisten di seluruh Indonesia, termasuk di kota-kota kecil.
Salah satu strategi utama yang diterapkan adalah standarisasi layanan melalui penyusunan dan penerapan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku di seluruh jaringan service Sharp yang secara berkala di-review dan disesuaikan dengan perkembangan dunia layanan.
Selain standarisasi, Sharp juga terus memperkuat infrastruktur layanan. Perusahaan memperluas jaringan dengan menggandeng mitra-mitra resmi Sharp di berbagai wilayah Indonesia, membangun sistem dan aplikasi berbasis teknologi terkini, memperkuat layanan Call Center dengan menyediakan berbagai kanal layanan (omni channel).
Di sisi lain, kontrol terhadap kualitas layanan dilakukan secara berkelanjutan. Sharp menerapkan mekanisme internal audit, melakukan survei kepuasan konsumen, serta mengembangkan dan memberikan pelatihan kepada SDM secara kontinu.
“Langkah tersebut dilakukan untuk memastikan kualitas layanan yang diterima konsumen tetap sesuai dengan standar yang telah ditetapkan perusahaan, sekaligus menjadi dasar untuk melakukan perbaikan secara berkelanjutan,” terang Lise.
Baca Juga: Sharp Hadirkan TV AQUOS TRU 4K QLED: Hiburan, Gaming, dan Smart Living dalam Satu Layar
Dia menuturkan, loyalitas konsumen merupakan hal terpenting bagi Sharp Indonesia. Untuk itu, ada sejumlah elemen penting yang menjadi perhatian perusahaan dalam membangun layanan purna jual yang berkualitas.
Pertama, jaringan layanan. Sharp terus memperluas jaringan agar konsumen dapat memperoleh layanan secara cepat dan mudah dijangkau, termasuk bagi pelanggan yang berada di luar kota-kota besar.
Kedua, kualitas SDM. Perusahaan memastikan tenaga yang menangani konsumen memiliki kompetensi yang sesuai sehingga layanan yang diberikan dapat memenuhi standar Sharp.
Ketiga, kelengkapan tools atau perangkat pendukung layanan. Ketersediaan peralatan yang memadai dinilai penting untuk memastikan teknisi dapat memberikan layanan secara profesional dan efektif.
Keempat, pemanfaatan teknologi dan support system. Sharp terus mengadaptasi teknologi terbaru di berbagai lini layanan untuk memberikan layanan yang berkualitas dan monitoring kualitas dapat dilakukan secara real time.
Kelima, penguatan layanan call center yang beroperasi 365 hari. Layanan nasional yang terintegrasi ini dirancang untuk memastikan pelanggan mendapatkan layanan yang dipersonalisasi sehingga meningkatkan kepuasan dan loyalitas.
Baca Juga: Sharp Indonesia Selamatkan Habitat Elang Jawa Lewat Penanaman 600 Pohon Rasamala

Konsep Local Fit
Dalam menghadirkan inovasi, Sharp tidak semata-mata menerapkan pendekatan technology push, yakni membawa teknologi global ke seluruh pasar, tetapi juga menggunakan pendekatan market pull, yaitu menyesuaikan produk berdasarkan kebutuhan spesifik konsumen, di mana masyarakat Indonesia terdiri dari berbagai budaya dan suku.
“Oleh karena itu, Sharp mengedepankan konsep local fit product, yakni menghadirkan produk yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan pasar Indonesia,” kata Andry.
Dia mengungkapkan, Sharp memperkuat posisi sebagai pemimpin di industri elektronik melalui inovasi produk, dan teknologi, di antaranya teknologi Plasmacluster yang dapat mengurangi virus, bakteri, jamur, alergen, serta bau tak sedap.
Selain itu, terdapat teknologi J-Tech Inverter yang dirancang untuk mengoptimalkan penggunaan listrik, fitur Hijab Mode pada mesin cuci untuk membantu merawat kain halus, serta lini televisi AQUOS yang menjadi salah satu produk penting dalam perjalanan Sharp di Indonesia.
“Sharp juga memperkuat lini produk lemari es dengan kapasitas besar untuk menjawab kebutuhan rumah tangga Indonesia,” ungkap Andry.
Menurutnya, kualitas produk, fitur yang terus diperbarui mengikuti kebutuhan pasar, serta layanan purna jual yang mudah diakses menjadi faktor utama dalam membangun kepercayaan konsumen.
Sharp juga mengukur kepuasan dan loyalitas pelanggan melalui kombinasi data kuantitatif dan kualitatif. Hasil evaluasi tersebut kemudian digunakan sebagai masukan dalam pengembangan produk maupun peningkatan layanan purna jual.
Baca Juga: Sharp AQUOS Sense10 Sabet Gelar ‘Smartphone of The Year 2025’ di Ajang Selular Award
Sincerity and Creativity Jadi Kunci
Persaingan industri elektronik yang semakin ketat membuat perusahaan harus mampu menjaga keseimbangan antara kualitas, inovasi, harga, dan nilai merek.
Andry menerangkan, strategi pemasaran Sharp telah mengalami transformasi yang signifikan, seiring perubahan perilaku konsumen dan perkembangan teknologi.
“Jika dulu Sharp mengandalkan media konvensional untuk membangun kesadaran merek (brand awareness), kini Sharp menerapkan strategi omnichannel marketing yang mengintegrasikan media offline dan digital agar tetap relevan bagi berbagai kelompok usia khususnya milenial dan Gen Z,” katanya.
Mempertahankan posisi di industri elektronik Indonesia bukan tanpa tantangan. Sharp menghadapi persaingan yang semakin ketat, perubahan perilaku konsumen, tekanan ekonomi dan politik, serta dinamika daya beli masyarakat.
Sharp menghadapi tantangan besar untuk mempertahankan posisinya sebagai salah satu pemain besar, di antaranya persaingan di industri elektronik di Indonesia, perubahan perilaku konsumen, tekanan politik dan ekonomi, serta daya beli masyarakat.
“Untuk itu, kami menjalankan strategi secara konsisten dengan melakukan inovasi produk, memperkuat pemasaran terpadu, meningkatkan layanan dan loyalitas pelanggan, ekspansi pasar, dan fokus terhadap keberlanjutan (sustainability),” ujarnya.
Pada akhirnya, perjalanan Sharp selama 56 tahun di Indonesia menunjukkan bahwa keberlangsungan sebuah merek tidak hanya ditentukan oleh kemampuan menciptakan produk baru.
Konsistensi menjaga kualitas, memahami kebutuhan pasar, membangun distribusi yang kuat, memberikan layanan purna jual, dan mempertahankan kepercayaan konsumen menjadi fondasi yang tidak kalah penting.
“Kuncinya adalah konsistensi dalam beradaptasi dengan pasar Indonesia serta mempertahankan kepercayaan konsumen dan dealer serta selalu terus berinovasi, sesuai dengan slogan Sharp: Sincerity and Creativity,” pungkasnya.
Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News









