RealEstat.id (Tangerang) – Ruang terbuka hijau (RTH) merupakan elemen penting dalam perencanaan kawasan perumahan, terutama pada perumahan berskala kota yang dihuni oleh ribuan warga.
Kehadiran RTH tidak hanya berfungsi sebagai elemen estetika yang memperindah lingkungan, tetapi juga menjadi ruang publik yang memberikan keseimbangan antara area terbangun dan area alami.
Dengan adanya taman, jalur hijau, atau ruang rekreasi terbuka, lingkungan perumahan menjadi lebih nyaman, sehat, dan layak huni bagi masyarakat.
Selain meningkatkan kualitas visual kawasan, ruang terbuka hijau juga memiliki peran ekologis yang penting. Pepohonan dan vegetasi di dalam RTH membantu menyerap polusi udara, menghasilkan oksigen, serta menurunkan suhu lingkungan yang sering meningkat akibat dominasi bangunan dan jalan.
Di kawasan perumahan skala kota yang padat aktivitas, fungsi ekologis ini sangat penting untuk menjaga kualitas udara dan menciptakan iklim mikro yang lebih sejuk.
Ruang terbuka hijau juga berfungsi sebagai ruang interaksi sosial bagi penghuni. Area taman, lapangan, atau jalur pejalan kaki dapat menjadi tempat warga berolahraga, bersantai, hingga berkumpul dengan keluarga dan tetangga.
Kehadiran ruang bersama seperti ini dapat memperkuat hubungan sosial antarwarga serta membangun rasa kebersamaan dan komunitas yang lebih harmonis di dalam kawasan perumahan.
Lebih jauh, penyediaan RTH juga memberikan nilai tambah bagi kawasan hunian. Perumahan yang memiliki taman kota, danau buatan, atau jalur hijau biasanya memiliki kualitas lingkungan yang lebih baik dan nilai properti yang lebih tinggi.
Oleh karena itu, bagi pengembang perumahan skala kota, RTH bukan hanya kebutuhan lingkungan, tetapi juga menjadi bagian penting dalam menciptakan kawasan hunian yang berkelanjutan, sehat, dan bernilai jangka panjang.
Menyadari pentingnya keberadaan ruang terbuka hijau, Paramount Petals, kota mandiri yang dikembangkan oleh Paramount Land, mengadopsi pendekatan berbasis lingkungan dalam merancang kawasan hunian.

Dalam perencanaannya, kota mandiri yang mengusung tagline ‘Connected Living’ ini menghadirkan konsep hunian dan komersial yang mengintegrasikan elemen hijau secara menyeluruh.
Komitmen tersebut tercermin dari sejumlah pengakuan/penghargaan seperti, Best Masterplan Indonesia pada International Property Awards 2025, Best Township (Region Tangerang & Surrounding) di ajang Golden Property Awards 2025, serta Best Township Masterplan Design dalam PropertyGuru Indonesia Property Awards 2024.
Pengakuan ini memperkuat posisi Paramount Petals sebagai kawasan hunian inovatif, prospektif, dan berkelanjutan di barat Jakarta.
Direktur Design dan Planning Paramount Land, Henry Napitupulu, menjelaskan, konsep perancangan ruang terbuka hijau (RTH) di Paramount Petals diwujudkan melalui desain ruang hijau berlapis, mulai dari boulevard utama yang rindang, koridor hijau di dalam kawasan, hingga taman komunal yang mudah diakses penghuni.
“Vegetasi tidak sekadar menjadi elemen estetika, tetapi berfungsi sebagai green buffer alami untuk menyerap polusi udara, meredam panas, dan menciptakan mikroklimat yang lebih nyaman,” tuturnya.
Menurutnya, Kawasan ini juga dirancang ramah pejalan kaki dengan dukungan ruang terbuka publik yang mendorong aktivitas luar ruang.
Baca Juga: Paramount Petals Siap Melaju: Akses Tol Langsung Perkuat Potensi Kota Mandiri dan Investasi Properti
“Pola ini tidak hanya meningkatkan kualitas hidup penghuni, tetapi juga berkontribusi pada pengurangan emisi kendaraan melalui pembentukan gaya hidup yang lebih aktif dan ramah lingkungan,” terang Henry.
Lebih lanjut dia menuturkan, pendekatan desain berbasis vegetasi menunjukkan langkah awal menuju pengelolaan lingkungan yang lebih terintegrasi.
Ke depan, imbuh Henry Napitupulu, praktik Estate Management jadi faktor kunci pengelolaan dan pengembangan kawasan township ini.
“Menghadirkan ruang terbuka hijau bukan lagi sekadar kewajiban tata ruang, melainkan strategi penting Paramount Petals dalam menciptakan hunian kota yang sehat, adaptif, dan berkelanjutan,” pungkasnya.
Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News








