RealEstat.id

Paradise Indonesia (INPP) Catat Laba Rp44 Miliar, Ekspansi Perkuat Recurring Income

Paradise Indonesia meyakini bahwa ekspansi yang dilakukan secara terukur akan menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas recurring income.

Antasari Place Indonesian Paradise Property Indonesia INPP recurring income realestat.id dok
Antasari Place (Foto: Dok. Paradise Indonesia)

RealEstat.id (Jakarta) PT Indonesian Paradise Property Tbk (IDX: INPP) atau Paradise Indonesia, fokus melanjutkan ekspansi terukur sebagai bagian dari strategi untuk memperkuat pendapatan berulang (recurring income) sekaligus menjaga pertumbuhan jangka panjang.

Perusahaan pengembang yang bergerak di bidang perhotelan, komersial, dan penjualan properti yang dikenal dengan produk-produk ikonik ini fokus pada penguatan portofolio di wilayah-wilayah strategis yang potensial.

Di samping strategi perusahaan tersebut, Paradise Indonesia mengarahkan pengembangan aset dengan karakter pendapatan berulang.

Baca Juga: Meracik Pertumbuhan Berkelanjutan: Strategi ‘4M’ Paradise Indonesia di Tengah Dinamika Pasar Properti

Strategi ini dijalankan untuk mendorong stabilitas arus kas sekaligus memperkuat kualitas pendapatan INPP di tengah dinamika industri properti yang terus berkembang.

Di tahun ini, Paradise Indonesia menargetkan kontribusi recurring income tetap terjaga di kisaran 70%, didukung oleh aset strategis yang dimiliki serta keberlanjutan inisiatif ekspansi.

Presiden Direktur & CEO PT Indonesian Paradise Property Tbk, Anthony Prabowo Susilo mengatakan, Paradise Indonesia tidak sekadar mengembangkan properti, tetapi menghadirkan aset berkelanjutan yang mampu menciptakan nilai jangka panjang melalui pendapatan berulang.

“Dengan strategi ini, kami meyakini Paradise Indonesia akan terus bertumbuh secara sehat, sekaligus menjaga momentum kinerja yang tangguh dan berkesinambungan di masa mendatang,” ujarnya.

Baca Juga: Jaga Komitmen, Ini Strategi Paradise Indonesia (INPP) Untuk Pertahankan Laju Pertumbuhan

Pada periode Januari hingga Maret tahun ini, Perusahaan sukses melanjutkan kinerja positif dibandingkan periode tahun sebelumnya, dengan membukukan pendapatan yang meningkat 14% secara tahunan (YoY) menjadi Rp326,90 miliar.

Seluruh segmen bisnis mulai dari perhotelan, komersial, dan property sales berkontribusi positif terhadap pendapatan.

Dari total pendapatan pada periode ini, segmen komersial menjadi kontributor terbesar dengan capaian Rp157,14 miliar, tumbuh 19% YoY, diikuti oleh segmen perhotelan sebesar Rp135,50 miliar yang meningkat 4% YoY.

Sementara itu, segmen penjualan properti mencatatkan kinerja yang solid dengan pendapatan sebesar Rp34,26 miliar, melonjak 38% dibandingkan periode sebelumnya.

Peningkatan signifikan ini terutama didorong oleh pengakuan pendapatan atas proses serah terima (handover) unit Antasari Place yang masih berlangsung pada awal tahun ini.

Baca Juga: Paradise Indonesia Pacu Recurring Income di Tengah Tekanan Industri Properti

Perusahaan membukukan laba bersih sebesar Rp44,07 miliar, berbalik dari rugi bersih Rp132,87 miliar pada periode Kuartal I tahun 2025.

Dengan demikian, kinerja laba bersih saat ini lebih mencerminkan pertumbuhan organik Perusahaan, yang didorong oleh kinerja segmen usaha, khususnya segmen komersial.

Pertumbuhan segmen ini ditopang oleh kontribusi ekspansi pada 23 Paskal Shopping Center – Bandung yang dilakukan tahun lalu, yang memberikan dampak positif terhadap kinerja pada Kuartal I-2026.

Di sisi lain, kinerja operasional Perusahaan tetap menunjukkan penguatan, tercermin dari EBITDA yang meningkat 20% menjadi Rp100,67 miliar, dari Rp83,95 miliar pada periode sebelumnya.

Peningkatan ini mencerminkan fundamental bisnis yang tetap solid, didukung oleh pertumbuhan pendapatan serta efisiensi operasional yang berkelanjutan.

Baca Juga: Diterbitkan, Obligasi Perdana Paradise Indonesia (INPP) Alami Oversubscribed

Pendapatan Berulang Paradise Indonesia terus memperkuat fondasi pertumbuhan jangka panjang melalui strategi ekspansi yang terarah, dengan fokus pada pengembangan portofolio aset yang mampu menghasilkan pendapatan berulang secara berkelanjutan.

Dalam waktu dekat, Perusahaan akan merampungkan proyek 23 Semarang Shopping Center yang dijadwalkan mulai beroperasi pada Kuartal II tahun ini, sehingga diharapkan dapat memperkuat kontribusi recurring income, khususnya dari segmen komersial.

Selain itu, Paradise Indonesia juga melanjutkan ekspansi melalui pengembangan proyek mixed-use 88 Plaza di Balikpapan yang berlokasi strategis di pusat kota.

“Pembangunan fase pertama telah dimulai sejak akhir Januari dengan fokus pada pengembangan infrastruktur, serta didukung oleh proses pre-sales yang telah berjalan seiring tingginya minat pasar,” katanya.

Baca Juga: Paradise Indonesia Gandeng Raksasa Properti Jepang Kembangkan Kawasan Komersial di Bali

Melengkapi langkah diversifikasi, Paradise Indonesia akan melanjutkan ekspansi pada segmen komersial dan perhotelan guna memperkuat pendapatan berulang serta menjaga kinerja yang berkelanjutan.

Perusahaan telah menyiapkan pipeline pengembangan, termasuk proyek Antasari Place Tower 2 dan pengembangan 88 Plaza, yang akan dijalankan secara terukur dan terencana untuk mendukung target pertumbuhan jangka panjang.

Paradise Indonesia meyakini bahwa ekspansi yang dilakukan secara terukur akan menjadi fondasi utama dalam menjaga stabilitas recurring income.

“Dengan strategi ini, kami optimistis dapat mempertahankan kinerja yang solid dan berkelanjutan ke depan,” tutup Anthony.

Redaksi@realestat.id

Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Topik

Artikel Terkait