RealEstat.id

Jababeka Harmony Festival 2026 Diserbu Puluhan Ribu Pengunjung, Kirab Multibudaya Jadi Sorotan

Keberhasilan Harmony Festival 2026 mencerminkan visi besar Jababeka dalam membangun ekosistem kota modern, yang tidak hanya maju secara industri, tetapi juga harmonis secara sosial dan budaya.

Kota Jababeka Cikarang Harmony Festival 2026 realestat.id dok
Cap Go Meh Ramadan di pergelaran Jababeka Harmony Festival 2026. (Foto: Istimewa)

RealEstat.id (Bekasi) – Digelar selama tiga hari (6 – 8 Maret 2026), Jababeka Harmony Festival 2026 sukses menarik antusiasme puluhan ribu masyarakat untuk mengunjungi kawasan Hollywood Junction, Kota Jababeka, Cikarang.

Festival ini menjadi ajang pertemuan yang inklusif bagi beragam elemen masyarakat, mulai dari komunitas budaya, pelaku industri global, keluarga, hingga pelaku UMKM lokal.

Mereka berbaur dalam suasana harmoni yang hidup melalui berbagai kegiatan budaya, ekonomi kreatif, hingga aktivitas sosial yang berlangsung sepanjang penyelenggaraan acara.

Keberhasilan Harmony Festival 2026 dinilai mencerminkan visi besar Jababeka dalam membangun ekosistem kota modern, yang tidak hanya maju secara industri, tetapi juga harmonis secara sosial dan budaya.

Baca Juga: Kinerja Solid, Jababeka (KIJA) Bukukan Laba Bersih Rp857,1 Miliar di 2025

Tak hanya itu, antusiasme publik yang tinggi menunjukkan bahwa harmoni bukan sekadar konsep, melainkan pengalaman nyata yang hidup dan tumbuh bersama masyarakat.

Presiden Direktur PT Graha Buana Cikarang, Ivonne Anggraini, menyampaikan rasa bangganya atas antusiasme publik yang luar biasa terhadap festival tersebut.

Hal ini, menurutnya, membuktikan bahwa kota yang maju adalah kota yang menghargai setiap perbedaan. Keberagaman di Kota Jababeka merupakan aset penting.

“Ketika masyarakat merasa nyaman dan hidup harmonis, daya beli akan meningkat secara alami. Harmoni sosial pada akhirnya turut mendorong kemajuan ekonomi daerah,” ujar Ivonne Anggraini.

Baca Juga: Jababeka Residence Luncurkan Malibu Walk, Produk Komersial Teranyar di Jantung Movieland

Kirab Multibudaya dan Perputaran Ekonomi UMKM

Salah satu agenda paling dinantikan dalam festival ini adalah Kirab Multibudaya, yang menjadi puncak perayaan Jababeka Harmony Festival 2026.

Setelah sempat vakum selama satu dekade, kirab budaya ini kembali hadir dengan lebih megah yang menjadikannya salah satu parade budaya terbesar yang pernah diselenggarakan di kawasan yang dikembangkan PT Jababeka, Tbk ini.

Parade budaya tersebut melibatkan ribuan peserta dari puluhan komunitas budaya yang datang dari berbagai daerah. Mereka menampilkan ragam tradisi Nusantara dan budaya Tionghoa dalam satu arak-arakan spektakuler.

Kemeriahan kirab semakin terasa dengan hadirnya 15 tandu atau joli, 12 liong naga berukuran besar, serta puluhan barongsai yang bergerak bersama dalam satu parade penuh warna.

Tidak hanya komunitas seni budaya, tenant industri dan perwakilan masyarakat juga ikut ambil bagian, menjadikan kirab ini simbol nyata harmoni dalam keberagaman.

Baca Juga: Bus Transjabodetabek Rute Cawang-Cikarang Jababeka Resmi Beroperasi, Tarif Hanya Rp3.500

Hadir dalam acara ini Presiden Direktur PT Graha Buana Cikarang, Ivonne Anggraini; President Director PT Padang Golf Cikarang, Setiawan Mardjuki; Direksi Jababeka Infrastruktur, Didik Purbadi dan Vega Violetta Puspa.

Acara ini juga dihadiri sejumlah tokoh, yakni Pendiri Yayasan Dharmaphala Humanitarian Society, Lie Kok Beng; Asda I Kabupaten Bekasi, H. Hudaya; Dewan Pembina Wiranusa Indonesia, H. Dani Ramdan; Ketua Umum Wiranusa Indonesia, Aisyah Ayu; perwakilan Kementerian Agama, H. Sobirin; Kepala Desa Mekar Mukti, Dede Sulaeman; Plt. Kepala Dinas Pariwisata Kabupaten Bekasi, Andri Julianto; Presiden Direktur PT Mustika Ratu Tbk, Bingar Egidius Situmorang; serta Puteri Indonesia 2025 Miss Supranational Asia & Oceania 2025, Frista Yufi Amarta Putri.

Pengunjung Jababeka Harmony Festival 2026 realestat.id dok
Para pengunjung yang memadati Jababeka Harmony Festival 2026. (Foto: Istimewa)

Selain menjadi perayaan budaya, festival ini juga memberikan dampak ekonomi yang signifikan. Sebanyak 100 tenant dari sektor kuliner (F&B), fashion, dan kerajinan tangan turut berpartisipasi dalam acara tersebut.

Kehadiran ribuan pengunjung membuat perputaran ekonomi di area festival meningkat tajam. Bahkan beberapa tenant melaporkan lonjakan omzet hingga berkali-kali lipat dibandingkan hari biasa.

Baca Juga: Cetak Rekor Baru, Jababeka (KIJA) Raih Penjualan Rp3,6 Triliun di 2025

Pada kesempatan tersebut, Ketua Umum Wiranusa Indonesia, Aisyah Ayu, mengapresiasi dukungan Jababeka terhadap pemberdayaan UMKM.

Menurutnya, kolaborasi ini menunjukkan bagaimana kawasan modern dapat bersinergi dengan pelaku usaha kecil untuk menciptakan ekosistem ekonomi yang inklusif, produktif, dan berkelanjutan.

“Jababeka Harmony Festival 2026 bukan sekadar perayaan, tetapi juga penggerak nyata ekonomi masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, momentum ini semakin mempertegas posisi Jababeka yang tidak hanya dikenal sebagai kawasan industri kelas dunia, tetapi juga berkembang menjadi destinasi gaya hidup, pusat aktivitas komunitas, serta ruang tumbuh ekonomi kreatif dan UMKM di koridor Timur Jakarta.

Baca Juga: Jababeka Bizpark Laris Manis, Kolaborasi Strategis dengan BCA Perkuat Kepercayaan Investor

Lebih dari sekadar hiburan, Jababeka Harmony Festival 2026 juga menghadirkan berbagai kegiatan sosial, terlebih karena berlangsung pada bulan suci Ramadan.

Program charity yang digelar melibatkan Jababeka, tenant, dan masyarakat, mulai dari pengumpulan barang layak pakai hingga pembagian paket sembako bagi warga sekitar.

Direktur Jababeka Infrastruktur, Vega Violetta Puspa, menjelaskan bahwa kegiatan sosial ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan untuk menghadirkan pembangunan yang berkelanjutan.

Baginya, kemajuan infrastruktur harus berjalan selaras dengan kepedulian sosial. Melalui pembagian sembako dan donasi barang layak pakai ini, pihaknya ingin memastikan kehadiran Jababeka memberikan dampak langsung bagi masyarakat.

“Harmoni yang sesungguhnya adalah ketika kita tumbuh bersama dan saling mendukung, terutama di momen suci Ramadan,” ujar Vega Violetta Puspa.

Baca Juga: Jababeka Bertransformasi Jadi Kota Wisata Industri: Integrasikan Industri, Pariwisata, dan UMKM

Penyelenggaraan festival ini tidak hanya menjadi perayaan semata, tetapi juga merupakan pernyataan strategis mengenai deklarasi kawasan sebagai Kota Wisata Industri yang menampilkan Jababeka sebagai destinasi investasi yang stabil, aman, dan nyaman.

Kemampuan berkolaborasi dalam keberagaman budaya global menjadi fondasi penting dalam membangun harmoni sosial, memperkuat kepercayaan investor, serta memastikan keberlanjutan pertumbuhan ekonomi jangka panjang.

Ivonne Anggraini mengatakan, keberhasilan Jababeka menggelar Harmony Festival 2026 ini memperkuat posisi Perseroan, bukan sekadar sebagai kota mandiri terintegrasi, melainkan sebuah Kota Wisata Industri Modern yang matang.

“Inisiatif ini membuktikan bahwa Jababeka adalah kawasan yang sangat nyaman dan aman, baik untuk dihuni sebagai rumah maupun sebagai instrumen investasi jangka panjang yang menjanjikan di masa depan,” pungkasnya.

Redaksi@realestat.id

Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Topik

Artikel Terkait