RealEstat.id (Jakarta) – Menapaki usia ke-24 tahun, PT Indonesian Paradise Property, Tbk. (IDX: INPP) atau Paradise Indonesia, terus memperkuat fondasi bisnis.
Dalam rentang waktu lebih dari dua dekade, INPP tetap konsisten menjaga komitmen dalam menambah aset di berbagai kota besar. Tujuannya, tak lain untuk memperkuat posisi di sektor properti dan gaya hidup di Tanah Air.
Penambahan aset dilakukan INPP melalui perluasan dan penguatan portofolio dengan mengembangkan properti berkonsep mixed-use.
Konsep multifungsi ini mencakup berbagai segmen, seperti hospitality, properti komersial, hingga apartemen dengan fokus pada segmen middle dan upper class.
Tak hanya itu, INPP secara konsisten memperluas portofolio dengan menargetkan peluncuran atau ekspansi aset, setidaknya dua properti setiap tahun.
Baca Juga: Paradise Indonesia (INPP) Perkuat Kinerja di Semester II 2026 Lewat Optimalisasi Portofolio
Jelang genal berusia 24 tahun pada 30 Oktober 2026 ini, Paradise Indonesia telah mengelola sekitar 27 properti dengan portofolio terdiversifikasi di berbagai segmen.
Wakil Presiden Direktur & CFO PT Indonesian Paradise Property, Tbk, Surina menjelaskan, ekspansi portofolio merupakan bagian penting dari strategi pertumbuhan Perseroan.
“Perjalanan pertumbuhan kami di tahun ke-24 ini merupakan bagian dari komitmen untuk terus berkembang, meningkatkan daya saing, dan menciptakan nilai berkelanjutan di masa depan,” tuturnya.
Program Future Maker
Di tengah ekspansi bisnis di sektor perhotelan, komersial, dan apartemen, Paradise Indonesia terus memperkuat komitmen untuk menciptakan nilai jangka panjang.
Tidak hanya berorientasi pada pertumbuhan bisnis, tetapi juga memberikan dampak positif bagi masyarakat dan lingkungan, sekaligus memperkuat fondasi keberlanjutan.
Baca Juga: Paradise Indonesia (INPP) Bagikan Dividen Interim Rp50,32 Miliar di Tahun Buku 2026
Komitmen tersebut terwujud melalui peluncuran program Future Maker, inisiatif keberlanjutan sosial di bawah kampanye #BuildingTomorrow.
Program ini memiliki fokus pada perluasan akses pendidikan melalui pembangunan fasilitas belajar, pendampingan sekolah, dan partisipasi karyawan.
Andri Hadi, Presiden Direktur PT Indonesian Paradise Property, Tbk. mengajak seluruh karyawan untuk mengambil peran sesuai kemampuan masing-masing.
Menurutnya, kepedulian yang diwujudkan secara konsisten, kerja sama lintas unit, serta kesediaan mendengarkan kebutuhan sekolah akan menjadi kekuatan Future Maker.
“Dengan pendekatan ini, setiap kontribusi dapat menjadi bagian dari pendampingan yang berkelanjutan,” ujarnya.
Sebagai langkah awal, Paradise Indonesia bermitra dengan Happy Hearts Indonesia untuk mendukung pembangunan Sekolah Luar Biasa (SLB) Budi Mulia Pasir Meong di Kabupaten Bandung.
Inisiatif ini menghadirkan lingkungan belajar yang aman dan layak bagi anak-anak, serta mengintegrasikan aspek kelestarian lingkungan lewat pemanfaatan blok berbahan plastik daur ulang berkualitas tinggi.
Komitmen Keberlanjutan
Sementara itu, Siti Utami, Chief Corporate Communication PT Indonesian Paradise Property, Tbk. menambahkan, melalui Future Maker, Paradise Indonesia mengintegrasikan pembangunan sekolah dengan implementasi ESG berkelanjutan.
“Penggunaan blok plastik daur ulang di SLB Budi Mulia, Cililin, Kabupaten Bandung, dapat mengurangi 2–4 ton sampah plastik dan menurunkan emisi karbon sekitar 10 ton, sekaligus menghadirkan ruang belajar yang aman dan inklusif,” katanya.
Baca Juga: Pendapatan Paradise Indonesia (INPP) Naik 14%, Ditopang Ekspansi ke Semarang dan Balikpapan
Setelah membangun fondasi program pada 2026, Paradise Indonesia merencanakan perluasan keterlibatan unit bisnis di delapan kota pada 2027.
Langkah ini mencerminkan upaya Perseroan untuk menyelaraskan pertumbuhan bisnis dengan kontribusi sosial dan lingkungan, sekaligus memperluas dampak positif bagi komunitas di sekitar wilayah operasionalnya.
Pengalaman, kapabilitas, serta komitmen terhadap lingkungan dan sosial menjadi fondasi INPP untuk melanjutkan pertumbuhan dan menangkap peluang bisnis ke depan.
Sejalan dengan penguatan portofolio, aset-aset milik INPP turut menopang kontribusi recurring income yang menjadi sumber pendapatan terbesar Perseroan.
Ke depannya, Perseroan menargetkan kontribusi recurring income tetap berada pada kisaran 70–75% hingga akhir tahun, sejalan dengan upaya menjaga stabilitas pendapatan dan memperkuat fondasi pertumbuhan bisnis jangka panjang.
Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News








