RealEstat.id

Ukuran Atap Spandek per Lembar: Panduan Lengkap Memilih dan Cara Menghitung Kebutuhannya

Cari tahu ukuran standar atap spandek per lembar, pilihan ketebalan terbaik, dan cara menghitung kebutuhan atap rumah dengan mudah.

ukuran atap spandek per lembar-RealEstat.id
Ilustrasi ukuran atap spandek per lembar dan contoh perhitungan kebutuhannya. (Foto: RealEstat.id)

RealEstat.id (Jakarta) – Ingin membeli atap spandek, tetapi masih ragu menentukan ukuran per lembar yang paling sesuai untuk bangunan kamu? Simak penjelasannya dalam artikel ini, yuk.

Atap spandek menjadi material favorit dalam konstruksi modern karena bobotnya ringan, tampilannya rapi, serta ketahanannya terhadap cuaca tropis Indonesia.

Material ini banyak digunakan, mulai dari rumah tinggal, ruko, hingga bangunan industri.

Apa Itu Atap Spandek?

Atap spandek adalah lembaran baja ringan yang dilapisi campuran aluminium, seng, dan silikon.

Kombinasi material yang dikenal sebagai atap galvalum atau zincalume tersebut mampu memberikan perlindungan optimal terhadap korosi dan karat.

Baca Juga: Daftar Harga Atap Spandek Pasir Lembar Per Meter Terbaru 2025

Aluminium berfungsi sebagai pelindung utama dari oksidasi, seng memberikan perlindungan katodik saat lapisan tergores, sementara silikon meningkatkan daya lekat lapisan pelindung pada baja.

Proses pelapisan dilakukan dengan metode hot-dip, sehingga menghasilkan permukaan yang halus dan tahan terhadap sinar UV, hujan asam, serta perubahan cuaca ekstrem.

Di Indonesia, kualitas atap spandek juga mengacu pada Standar Nasional Indonesia (SNI) untuk baja lapis aluminium-seng, sehingga lebih aman dan teruji untuk penggunaan jangka panjang.

Variasi Ukuran Atap Spandek per Lembar

Sudah tahu belum berapa lebar spandek 1 lembar? Ukuran spandek umumnya dibedakan berdasarkan ketebalan (gauge) serta lebar dan panjang efektif.

Mengutip website Sinar Jaya Steelindo, ketebalan atap spandek hadir dalam variasi ukuran:

  • 0,25–0,30 mm: Cocok untuk kanopi atau bangunan nonpermanen. Lebih ekonomis, tetapi kurang ideal untuk atap utama rumah.
  • 0,35–0,40 mm: Ketebalan paling umum untuk rumah tinggal dan bangunan komersial ringan karena seimbang antara harga dan daya tahan.
  • 0,45–0,50 mm ke atas: Direkomendasikan untuk gudang, pabrik, atau area dengan bentang lebar dan risiko angin kencang.

Sementara itu, lebar spandek umumnya berkisar antara 50–70 cm, dengan panjang bervariasi mulai dari 2 hingga 6 meter.

Baca Juga: Daftar Harga Seng Talang Per Meter Terbaru 2025 Berbagai Ukuran dan Jenis

Penasaran berapa harga spandek 1 lember?

Harga bahan bangunan spandek per lembar terbaru 2026 sangat bervariasi tergantung tebal, panjang, jenis (polos, warna, pasir, transparan), dan lokasi.

Namun, umumnya harga atap spandek sekitar Rp50.000 untuk ukuran kecil/tipis hingga Rp200.000.

Cara Menghitung Kebutuhan Atap Spandek

Agar tidak salah hitung kebutuhan spandek, laman GNET Indonesia menuliskan ada beberapa tips yang bisa kamu perhatikan.

1. Hitung Luas Atap Bangunan

    Untuk menghitung luas atap rumah atau bangunan lainnya, kamu bisa gunakan rumus:

    • Luas atap = panjang × lebar
    • Contoh: 10 m × 6 m = 60 m².

    Baca Juga: Harga Borongan Baja Ringan per Meter Terbaru dan Cara Menghitungnya

    2. Tentukan Ukuran Lembar Spandek

      Seperti telah disebutkan sebelumnya, ukuran lebar spandek per lembar berkisar antara 50–70 cm (05 m – 0,7 m), dengan panjang 2 meter hingga 6 meter dan ketebalan 0,23 mm sampai 0,45 mm.

      Informasi ukuran ini penting kamu tentukan untuk menghitung kebutuhan atap.

      Nah, misalnya kamu ingin pasang atap spandek berukuran 4 m x 0,7 m dengan ketebalan 0,23 mm.

      Adapun luas atap efektif 4 m².

      3. Hitung Jumlah Kebutuhan Spandek

        Langkah berikutnya adalah menghitung jumlah lembaran yang kamu perlukan dengan rumus sebagai berikut:

        Jumlah lembar spandek = Luas total atap : Luas satu lembar spandek

        Misalnya, kamu ingin pasang atap spandek ukuran 4 meter untuk luas area pengerjaan 60 meter persegi (m2). Maka perhitungannya:

        • 60 m2 ÷ 4 m² = 15 lembar.

        Jangan lupa, untuk menambahkan 10% – 20% dari total kebutuhan untuk tumpang tindih guna mencegah kebocoran.

        Baca Juga: Berapa Biaya Borongan Pasang Plafon PVC Per Meter Terbaru 2025?

        4. Hitung Material Tambahan

          Setelah tahu kebutuhan atap spandek, hitung pula material tambahan untuk pemasangannya, seperti sekrup.

          Kebutuhan sekrup sekitar 20–30 buah per lembar, ditambah sealant untuk sambungan.

          5. Estimasi Perhitungan Biaya Pasang Atap Spandek

            Langkah terakhir, kamu tinggal menghitung total kebutuhan spandek, material tambahan, dan harga material atap per lembar.

            Jangan lupa pula, masukkan jasa pasang atap spandek per meter untuk mendapatkan gambaran anggaran secara menyeluruh.

            Kesimpulan

            Memilih ukuran atap spandek per lembar tidak hanya soal harga, tetapi juga ketebalan, dimensi, dan metode perhitungan yang tepat.

            Dengan perencanaan matang, atap spandek dapat menjadi solusi atap yang kuat, efisien, dan tahan lama untuk berbagai jenis bangunan.

            Redaksi@realestat.id

            Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

            Topik

            Artikel Terkait