Lompat ke konten utama

RealEstat.id

Manfaatkan FLPP, BP Tapera Dorong Pekerja Muda Miliki Rumah Pertama

Sejumlah tantangan dihadapi pekerja muda untuk memiliki rumah pertama, seperti kenaikan harga properti, tingginya suku bunga, dan besarnya uang muka.
ilustrasi serah terima rumah subsidi kpr flpp 2025 jawa barat mbr rating realestat.id dok pekerja muda
Foto: Dok. Realestat.id

RealEstat.id (Jakarta) – Sebagai bagian dari acara Indonesia Sharia Economic Festival (ISEF) 2026, Badan Pengelola Tabungan Perumahan Rakyat (BP Tapera) menggelar talkshow bertema “Akses Rumah Pertama bagi Pekerja Muda”.

Berlangsung di Jakarta International Convention Center (JICC), Sabtu (17/10/2026), talkshow ini menghadirkan Deputi Komisioner Bidang Pemanfaatan Dana Tapera, Sid Herdi Kusuma

Hadir pula Direktur Consumer Banking Bank Syariah Nasional (BSN), Mochamad Yut Penta; serta Dekan Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB) Universitas Al-Azhar Indonesia, Hanny Nurlatifah.

Sid Herdi Kusuma menyoroti sejumlah tantangan yang dihadapi pekerja muda dalam memiliki rumah pertama, mulai dari kenaikan harga properti, tingginya suku bunga, hingga besarnya uang muka atau down payment (DP).

Baca Juga: BP Tapera Dorong Kolaborasi Penyediaan Hunian Pekerja di Kawasan Industri

Untuk menjawab tantangan tersebut, BP Tapera menghadirkan program Kredit Pemilikan Rumah (KPR) melalui Fasilitas Likuiditas Pembiayaan Perumahan (FLPP) yang diharapkan dapat memperluas akses kepemilikan rumah bagi masyarakat.

“Ini adalah program yang bisa menjawab tantangan yang ada saat ini, terutama bagi pekerja muda,” ujar Sid dalam pemaparannya.

Dukungan terhadap kepemilikan rumah bagi pekerja muda juga disampaikan oleh Mochamad Yut Penta, Direktur Consumer Banking Bank BSN.

Ia menjelaskan bahwa BSN mendukung penyaluran rumah subsidi melalui skema pembiayaan dengan angsuran tetap.

Skema ini diharapkan dapat memberikan kepastian kepada pekerja muda dalam merencanakan keuangan untuk memiliki rumah pertama.

Baca Juga: BP Tapera Gunakan Strategi Ini untuk Kejar Realisasi Penyaluran KPR FLPP 2026 di Tiga Bulan Terakhir

“Kepastian angsuran menjadi salah satu keunggulan kami dalam pembiayaan rumah subsidi,” ujar Yut Penta.

Sementara itu, Hanny Nurlatifah menekankan pentingnya perencanaan keuangan bagi pekerja muda dalam mempersiapkan kepemilikan rumah pertama.

Menurutnya, perencanaan keuangan yang baik, disertai pemanfaatan fasilitas pembiayaan seperti KPR FLPP, dapat membantu pekerja muda mewujudkan impian memiliki rumah.

Talkshow ditutup dengan sesi tanya jawab antara narasumber dan peserta. Melalui kegiatan ini, diharapkan pekerja muda semakin memahami akses pembiayaan rumah subsidi serta pentingnya perencanaan keuangan untuk mewujudkan kepemilikan rumah pertama.

Redaksi@realestat.id

Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Topik

Artikel Terkait