Helat Kegiatan Sosial, Synthesis Karya Pratama Siap Rilis Tipe Rumah Terbaru di Synthesis Huis

Tahun ini merupakan momentum pembuktian Synthesis Huis kepada konsumen dalam hal penyelesaian pembangunan sesuai target yang direncanakan.

Managing Director Synthesis Huis, Aldo Daniel saat konferensi pers, Kamis (13/4/2023)
Managing Director Synthesis Huis, Aldo Daniel saat konferensi pers, Kamis (13/4/2023)

RealEstat.id (Jakarta) – Memeriahkan kegiatan selama Ramadan, PT Synthesis Karya Pratama pengembang proyek kawasan hunian Synthesis Huis, menunjukkan kepedulian terhadap lingkungan sekitar dengan melakukan kegiatan sosial. Kali ini, kegiatan tersebut diwujudkan dengan melakukan santunan dan buka bersama anak yatim. 

Berlokasi di Marketing Gallery Synthesis Huis, Cijantung Jakarta Timur, manajemen PT Synthesis Karya Pratama mengundang sejumlah anak yatim untuk bisa berbagi kebahagiaan. Momen tersebut juga dijadikan sebagai ajang silaturahmi sekaligus pemaparan rencana pengembangan proyek Synthesis Huis kepada awak media. 

Dalam sambutannya Managing Director Synthesis Huis, Aldo Daniel mengatakan, PT Synthesis Karya Pratama tidak hanya berkomitmen menyelesaikan pembangun tepat waktu, tetapi juga memiliki kepedulian sosial terhadap lingkungan sekitar.

Baca Juga: Synthesis Huis 'Pede' Sektor Properti Bakal Makin Mengilap Tahun Depan

"Tak hanya di bulan Ramadan, kegiatan sosial seperti ini juga telah kami lakukan secara rutin. Kami yakin, dengan berbagi kebahagian seperti ini, selain lebih dekat dengan masyarakat sekitar, kehadiran Synthesis Huis diharapkan akan membawa keberkahan buat manajemen termasuk juga bagi penghuni yang nanti tinggal di kawasan hunian ini,” ucap Aldo Daniel. 

Menurutnya, tak hanya mengedepankan konsep ramah lingkungan, keberadaan Synthesis Huis berusaha pula bersinergi dan berkesinambungan secara positif terhadap keberadaan proyek dengan lingkungan masyarakat. 

Lebih lanjut Aldo menjelaskan, saat ini manajemen tengah berfokus pada penyelesaian konstruksi pembangunan tahap awal yang direncanakan serah terima unit akan dilakukan pada September tahun ini. Pengembangan lainnya yaitu penyelesaian pembangunan infrastruktur akses kawasan lingkungan perumahan. 

Baca Juga: Aldo Daniel: Kembangkan Synthesis Huis dengan Filosofi Chef

“Tahun ini merupakan momentum pembuktian kami kepada konsumen dalam hal penyelesaian pembangunan sesuai target yang direncanakan. Dengan demikian, jika pengembangan Synthesis Huis terwujud, tentunya unit yang tersisa akan mudah dijual,” tegasnya.

Menurut Aldo, hingga kini penjualan unit tahap awal telah mencapai 70%. Pihaknya juga telah menggandeng sejumlah perbankan ternama untuk memudahkan pembeli melalui pembiayaan KPR. Bahkan untuk menjaring calon konsumennya, Synthesis Huis bekerja sama dengan para agent property besar di Indonesia.  

Dalam dua tahun terakhir Synthesis Karya Pratama telah melakukan beragam strategi, tak hanya memaksimalkan rancangan desain, menata lingkungan hunian senyaman mungkin, termasuk menuangkan konsep yang menarik dan berbeda dengan kawasan residensial di Jakarta. Pihaknya juga menggandeng salah satu pengelola kawasan kuliner dengan menghadirkan Tengah sebagai destinasi wisata kuliner di Synthesis Huis.

Baca Juga: Synthesis Huis Hadirkan 'Tengah People and Place', Destinasi Wisata Kuliner di Jakarta Timur

“Karena animo masyarakat menyambut baik kehadiran Tengah sebagai salah satu destinasi kuliner di wilayah Cijantung. Saat ini, kami juga sedang mempersiapkan pengembangan area kuliner tahap dua. Selain menyuguhkan pilihan kuliner lebih lengkap, harapannya masyarakat akan lebih aware terhadap proyek Synthesis Huis,” imbuh Aldo.

“Sejalan dengan progres pembangunan itu, kami juga berupaya untuk melengkapi pilihan hunian sesuai kebutuhan. Rencananya tahun ini, kami berencana akan meluncurkan tipe baru. Selain harganya relatif terjangkau, tipe rumah terbaru yang nanti akan kami luncurkan diharapkan dapat mudah terserap masyarakat,” pungkasnya.

Menurut Aldo, tipe rumah yang ditawarkan dan bakal dibangun di Synthesis Huis yaitu rumah dua lantai dengan luas tanah (LT) 6 m x 10 m dan 8 m x 10 m dengan tiga kamar tidur.

Baca Juga: Optimistis, Pengembang Properti dan Perbankan Tak Gentar Hadapi 'Tahun Resesi 2023'

"Hunian yang kami tawarkan ini tidak hanya memperhatikan desain, kami juga berusaha menghadirkan hunian sehat plus dan ramah lingkungan sesuai kebutuhan konsumen. Sehingga, konsep yang ditawarkan tak hanya menjadi pilihan tempat tinggal yang tepat namun akan menjadi kebanggaan bagi para penghuninya," tuturnya.

Lebih menariknya lagi kata Aldo, selain lokasinya berdampingan dengan hutan kota Cijantung. Atmosfernya seolah menyatu dengan alam, lingkungannya asri, sejuk dan jauh dari kebisingan kota.

Balutan nuansa alami perumahan eksklusif seperti ini rasanya sulit ditemukan di Jakarta. Bagi saya, Synthesis Huis punya nilai jual yang lebih dari sekedar hunian. Lokasinya pun bisa dikatakan hidden gem, residensial yang diimpikan masyarakat saat ini. 

Redaksi@realestat.id

Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terkait

Division Head Residential and Commersial Group 2 PT Modernland Realty Tbk., Jemmy Andreas Persang (ketujuh dari kiri) berpose bersama para penerima penghargaan Modernland Realty Marketing Award 2024. (Foto: Istimewa)
Division Head Residential and Commersial Group 2 PT Modernland Realty Tbk., Jemmy Andreas Persang (ketujuh dari kiri) berpose bersama para penerima penghargaan Modernland Realty Marketing Award 2024. (Foto: Istimewa)
Momen Kampai di acara Sharp Dealer Convention 2024, Labuan Bajo (Foto: Istimewa)
Momen Kampai di acara Sharp Dealer Convention 2024, Labuan Bajo (Foto: Istimewa)
M. Nawawi, Presiden Direktur Paramount Land (tengah) saat menerima penghargaan ‘Developer of The Year’ di Jakarta, 20 Mei 2024. (Foto: istimewa)
M. Nawawi, Presiden Direktur Paramount Land (tengah) saat menerima penghargaan ‘Developer of The Year’ di Jakarta, 20 Mei 2024. (Foto: istimewa)
Princip Muljadi, CEO Central Group Batam (tengah) saat menerima  penghargaan di ajang Duo Award 2024, Senin, 20 Mei 2024. (Foto: Istimewa)
Princip Muljadi, CEO Central Group Batam (tengah) saat menerima penghargaan di ajang Duo Award 2024, Senin, 20 Mei 2024. (Foto: Istimewa)