Pakuwon Jati Torehkan Pendapatan Bersih Rp5,7 Triliun di 2021

Sesuai dengan strategi Pakuwon Jati, komposisi pendapatan tahun 2021 terdiri atas 47% recurring revenue dan 53% development revenue.

RUPST dan RUPSLB PT Pakuwon Jati, Tbk (Foto: istimewa)
RUPST dan RUPSLB PT Pakuwon Jati, Tbk (Foto: istimewa)

RealEstat.id (Jakarta) – Pengembang properti PT Pakuwon Jati Tbk (PWON) telah menyetujui pembagian dividen tunai dari tahun buku 2021 sebesar Rp193 miliar. Angka ini setara dengan 14% dari Rp1,383 triliun laba bersih yang dapat diatribusikan kepada entitas induk.

Hal tersebut disampaikan oleh Minarto Basuki, Direktur Keuangan dan Corporate Secretary PT Pakuwon Jati Tbk dalam public expose seusai Rapat Umum Pemegang Saham (RUPS) dan Rapat Umum Pemegang Saham Luar Biasa (RUPSLB) yang digelar di Jakarta, Selasa (5/7/2022) lalu.

"Dividen senilai Rp4 per lembar saham ini, menggambarkan komitmen berkelanjutan Perseroan kepada para pemegang saham Pakuwon dan momentum kebangkitan ekonomi akibat Covid-19. Selain untuk pembayaran dividen, sebesar Rp1 miliar dialokasikan untuk dana cadangan dan sisanya diinvestasikan kembali dalam Perseroan untuk memperkuat basis pertumbuhan pendapatan recurring maupun development Perseroan," terang Minarto Basuki.

Baca Juga: Angka Pra-Penjualan Summarecon Capai Rekor Tertinggi (Justru) di Masa Pandemi

Selama 2021, PT Pakuwon Jati Tbk membukukan pendapatan bersih tahunan sebesar Rp5,713 triliun, atau naik 43,7% dari tahun sebelumnya yang sebesar Rp3,977 triliun. Laba Bruto tahun ini tercatat Rp2,764 triliun, atau naik 42,4% dibanding tahun lalu Rp1,941 triliun.

Sedangkan EBITDA Perseroan mencapai Rp2,916 triliun, atau naik 42,2% dibanding tahun sebelumnya yakni Rp2,051 triliun. Adapun laba bersih per saham (Earning Per Share/ EPS) tumbuh 48,7%.

Pada 19 April 2021 PT Pakuwon Jati Tbk menerbitkan obligasi sebesar USD300 juta dan obligasi tambahan pada 17 Mei 2021 sebesar USD100 juta dengan bunga 4,875% per tahun dan tenor tujuh tahun yang digunakan untuk pelunasan Surat Utang 2024 sebesar USD250 juta dan untuk keperluan Korporasi umum Perseroan.

Baca Juga: Modernland Realty Catatkan Marketing Sales Rp1,4 Triliun di 2021

Komposisi pendapatan tahun 2021 terdiri atas 47% recurring revenue dan 53% development revenue, konsisten dengan strategi PT Pakuwon Jati Tbk untuk tumbuh dengan komposisi pendapatan yang berimbang antara recurring dan development revenue.

Recurring revenue Perseroan tahun 2021 mencapai Rp2,698 triliun, atau naik 17,3% dibandingkan tahun 2020 yang sebesar Rp2,3 triliun. Sementara, development revenue Perseroan tahun 2021 mencapai Rp3,016 triliun naik 79,8% dibanding tahun lalu sebesar Rp1,677 triliun.

Berdasarkan revenue per segment, kontribusi terbesar didapatkan dari retail leasing dan condominium sales, masing masing 33,8% dan 32,6%, disusul landed houses (17,9%), Hotel dan Serviced Apartments (8,8%), office leasing (4,6%), dan office sales (2,3%).

Baca Juga: Kinerja Kembali Positif, Metland Bukukan Laba Bersih Rp372 Miliar di 2021

Tingkat suku bunga yang rendah dan fasilitas insentif PPN telah mendorong kenaikan marketing Perseroan tahun 2021 yang mencapai Rp1,434 triliun, atau tumbuh 40% dibandingkan tahun lalu sebesar Rp1,026 triliun.

Nilai marketing sales tersebut melebihi target PT Pakuwon Jati Tbk tahun 2021 yang sebesar Rp1,4 triliun. Komposisi penjualan tahun 2021 adalah landed houses sebesar 52%, sementara kondominium dan perkantoran sebesar 48%.

Di sisi lain, pengeluaran belanja modal (capital expenditure) tahun 2021 sebesar Rp605 miliar telah dikucurkan oleh Perseroan untuk membiayai proyek-proyek konstruksi Pakuwon Mall Bekasi, East Coast Mansion, Pakuwon Mall phase 3 dan 4, dan Kota Kasablanka Phase 2.

Baca Juga: Rebranding Logo Baru, Kota Wisata Cibubur Bertransformasi Menjadi Sebuah Township

Memasuki usianya yang ke-40 tahun, PT Pakuwon Jati, Tbk, memiliki konsep bisnis yang terdiversifikasi melalui investment property, di mana Perseroan mengembangkan, memiliki, dan mengelola pusat perbelanjaan komersial, perkantoran dan hotel maupun property development.

Sebagai perusahaan properti pertama yang tercatat di BEI (sejak 1989), Perseroan juga mengembangkan perkantoran dan kondominium strata-tittle dan pengembangan residensial berskala kota mandiri (township).

Berikut portofolio properti yang dimiliki Perseroan: Superblok Gandaria City (Jakarta), Superblok Kota Kasablanka (Jakarta), Somerset Berlian (Jakarta), Blok M Plaza (Jakarta), Superblok Tunjungan City (Surabaya), Superblok Pakuwon Mall (Surabaya), Royal Plaza (Surabaya), Pakuwon City township (Surabaya), Pakuwon City Mall (Surabaya), dan East Coast Mansion (Surabaya), Apartemen Educity (Surabaya), Grand Pakuwon (Surabaya) Food Junction (Surabaya), Superblok Pakuwon Mall (Bekasi), Hartono Mall dan Hotel (Yogyakarta), serta Hartono Mall (Solo).

Redaksi@realestat.id

Berita Terkait

Dari kiri ke kanan: Julie Widyawati, Marketing Manager Baby Happy Diaper; Zaskia Sungkar bersama Irwansyah pada rangkaian kegiatan “Baby Happy, Keluarga Happy” yang hadir di Mall Kota Kasablanka (Foto: istimewa).
Dari kiri ke kanan: Julie Widyawati, Marketing Manager Baby Happy Diaper; Zaskia Sungkar bersama Irwansyah pada rangkaian kegiatan “Baby Happy, Keluarga Happy” yang hadir di Mall Kota Kasablanka (Foto: istimewa).
Triniti Land (Foto: istimewa)
Triniti Land (Foto: istimewa)
Iwan Sunito, Crown Group Chairman & Group CEO (Foto: istimewa)
Iwan Sunito, Crown Group Chairman & Group CEO (Foto: istimewa)
Kawasan bisnis Metland Tambun (Foto: istimewa)
Kawasan bisnis Metland Tambun (Foto: istimewa)