OYO Hotels Perkenalkan Fitur Check-In Tanpa Sentuhan

Okupansi hotel-hotel OYO mulai menunjukkan tren positif dan meningkat sebanyak 70% dari titik okupansi terendah di bulan Mei 2020.

Kamar OYO Hotels
Kamar OYO Hotels

RealEstat.id (Jakarta) - Sebagai upaya untuk memperkuat protokol kesehatan dan keselamatan para tamu dan staf hotel, OYO Hotels and Homes meluncurkan fitur check-in tanpa sentuhan di Indonesia. Kini, tamu dapat melakukan check-in dan aktivitas terkait melalui perangkat pintar mereka tanpa harus berinteraksi langsung dengan staf hotel. 

Eko Bramantyo, Country Head OYO Hotels & Homes Indonesia mengatakan, seiring dengan meningkatnya permintaan, OYO terus berupaya memastikan bahwa pihaknya bersama mitra hotel menerapkan protokol kesehatan dan keselamatan secara ketat di setiap properti.

Baca Juga: Hadirkan “Tempat Singgah Pejuang Medis” Habitat for Humanity Gandeng OYO

"Sebagai jaringan akomodasi terkemuka yang menggunakan pendekatan teknologi sebagai DNA perusahaan, kami juga secara proaktif berinovasi untuk merubah pengalaman para tamu di hotel OYO menjadi lebih seamless dan contactless. Melalui fitur check-in terbaru ini, diharapkan dapat lebih memberikan rasa aman, tenang, dan nyaman bagi para tamu yang menginap di tengah pandemi ini,” jelas Eko Bramantyo.

Sistem check-in tanpa sentuhan ini merupakan inisiatif dari Sanitized Stay, komitmen jangka panjang OYO dalam memastikan penerapan  protokol kesehatan dan keselamatan dalam operasional secara komprehensif mulai dari proses check-in hingga check-out.

Protokol yang diterapkan secara komprehensif pada program Sanitized Stay meliputi: flow operasional, proses check-in dan check-out, penanganan barang bawaan, panduan kebersihan, penanganan COVID-19 di properti, SOP untuk tamu diduga COVID-19, dan regulasi untuk tamu dan staf. 

Baca Juga: OYO Rilis “Sanitized Stay” Agar Konsumen Aman Saat Pandemi

Sejak diluncurkan pada bulan Juni lalu, saat ini sebanyak lebih dari 550 properti mitra OYO di Indonesia telah mengikuti pelatihan dan menerapkan protokol tersebut, sehingga mendapatkan label dan logo “Sanitized Stay” di aplikasi OYO.

Pemanfaatan fitur check-in tanpa sentuhan sendiri sangat mudah. Pada hari check-in, tamu akan menerima link melalui SMS, Whatsapp, atau banner contactless check-in di dalam aplikasi OYO untuk memasukkan dan melakukan proses verifikasi detail pemesanan yaitu mengisi ID Pemesanan, tanggal check-in, data diri setiap tamu yang datang, serta foto KTP tamu. Untuk memastikan proses check-in sudah selesai, tamu dapat mencari tanda “Online Check-in” pada pemesanan.

Sesampainya di properti, tamu yang memesan lewat aplikasi OYO tidak perlu menyerahkan ID, cukup menunjukkan ID fisik mereka untuk diverifikasi secara digital melalui aplikasi oleh petugas resepsionis. Sedangkan, bagi para tamu yang memesan melalui OTA atau kanal pemesanan lain, dapat melakukan check-in di tempat dengan memindai QR Code yang terdapat di meja resepsionis, dan mengikuti petunjuk selanjutnya melalui perangkat pintar masing-masing.

Baca Juga: Dukung Tangani COVID-19, OYO Siapkan Hotel Bagi Tenaga Medis

“Dalam proses pemulihan di industri ini, menjaga kepercayaan dan keamanan para tamu menjadi kunci. Sehingga, OYO terus melakukan pendekatan inovatif yang mengutamakan faktor kesehatan dan keselamatan, baik bagi para tamu maupun staf hotel. Kami terus secara aktif mengajak para mitra hotel kami untuk menjaga dan menerapkan protokol kesehatan dan keselamatan dalam operasional hotel dan berharap akan lebih banyak mitra properti yang bergabung ke dalam program Sanitized Stay. Kami percaya bahwa dengan kerjasama yang baik dari para tamu dan mitra untuk terus menerapkan standar operasional tersebut, akan turut membangkitkan kembali gairah industri hospitality,” papar Eko. 

Lebih lanjut Eko mengatakan, berdasarkan data internal OYO, tingkat okupansi kini mulai menunjukkan tren positif dan meningkat sebanyak 70% dari titik okupansi terendah di bulan Mei 2020. Setiap bulannya, tingkat okupansi berangsur naik sebesar rata-rata 20%, dengan 92% pemesanan selama pandemi dilakukan melalui kanal penjualan yang dikelola OYO seperti aplikasi, web, dan micro market selling OYO.  

Redaksi@realestat.id

Berita Terkait

Dari kiri ke kanan: Paulus Hanoto - Direktur PT Kuripan Raya, Ferdiansyah Roestam - CEO PT Kuripan Raya, Sibarani Sofian - Founder and Managing Director Urban+, Ardzuna Sinaga - CoFounder dan Direktur Master Planning Urban+
Dari kiri ke kanan: Paulus Hanoto - Direktur PT Kuripan Raya, Ferdiansyah Roestam - CEO PT Kuripan Raya, Sibarani Sofian - Founder and Managing Director Urban+, Ardzuna Sinaga - CoFounder dan Direktur Master Planning Urban+
Chaerul Annas – Project Director LRT City Ciracas (tengah) bersama Felicia Gautama - Vice President of Business Development PT Horizon Internusa Persada - Travelio Property Management (ketiga dari kiri), didampingi jajaran manajemen LRT City Ciracas dan Travelio, usai menandatangani perjanjian kerja sama antara keduanya beberapa waktu lalu.
Chaerul Annas – Project Director LRT City Ciracas (tengah) bersama Felicia Gautama - Vice President of Business Development PT Horizon Internusa Persada - Travelio Property Management (ketiga dari kiri), didampingi jajaran manajemen LRT City Ciracas dan Travelio, usai menandatangani perjanjian kerja sama antara keduanya beberapa waktu lalu.
Signify menghasilkan 84% pendapatan dari produk, sistem, dan layanan hemat energi. (Foto: Signify Indonesia)
Signify menghasilkan 84% pendapatan dari produk, sistem, dan layanan hemat energi. (Foto: Signify Indonesia)
Jajaran direksi generasi pertama dan generasi kedua Kenari Djaja di perayaan HUT ke-56, Senin, 1 Maret 2021.
Jajaran direksi generasi pertama dan generasi kedua Kenari Djaja di perayaan HUT ke-56, Senin, 1 Maret 2021.