KIIC Lakukan Normalisasi dan Penghijauan di Sungai Kalikalapa

Pemerintah Kabupaten Karawang dan KIIC melakukan normalisasi dan penghijauan untuk menahan erosi di bantaran Sungai Kalikalapa.

Normalisasi Sungai Kalikalapa (Foto: Dok. Sinar Mas Land)
Normalisasi Sungai Kalikalapa (Foto: Dok. Sinar Mas Land)

RealEstat.id (Karawang) – Mengatasi persoalan banjir di wilayah Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur, Pemerintah Kabupaten Karawang, Jawa Barat bersinergi dengan Karawang International Industry City (KIIC) melakukan normalisasi Sungai Kalikalapa di Desa Wadas, Kecamatan Telukjambe Timur.

Kegiatan itu merupakan bentuk kontribusi KIIC dalam rangka pelestarian lingkungan serta sebagai bagian dari program corporate social responsibility (CSR). KIIC merupakan proyek joint venture antara Sinar Mas Land dengan Itochu Corporation Jepang dalam mengembangkan kawasan industri seluas 1.500 hektar di Karawang, Jawa Barat. Kerja sama kedua perusahaan tersebut telah berlangsung selama 29 tahun.

Baca Juga: KIIC Gelar Pelatihan Usaha dan Pendampingan Bertani Kepada Warga Sekitar

Managing Director President Office Sinar Mas Land, Dhony Rahajoe menjelaskan, melalui sinergi bersama pemerintah daerah, pihaknya melakukan normalisasi dan penghijauan untuk menahan erosi di bantaran Sungai Kalikalapa yang melintasi Desa Wadas Kecamatan Telukjambe Timur sepanjang sekitar 583 meter.

“Upaya kami ini merupakan salah satu upaya yang perlu diikuti oleh para pemangku kepentingan lain di sepanjang Sungai Kalikalapa dari hulu hingga ke hilir termasuk masyarakat sekitar dalam mengatasi permasalahan banjir,” ujar Dhony Rahajoe.

Baca Juga: KIIC Tanam 1.000 Pohon Bakau di Pantai Muarabaru, Karawang

Sebagai bentuk komitmen dan kepedulian terhadap masyarakat sekitar, Sinar Mas Land melalui KIIC menyelenggarakan program CSR di berbagai bidang di antaranya ekonomi, sosial masyarakat, pendidikan, kesehatan, dan lingkungan. Program tersebut secara konsisten terus mengembangkan potensi masyarakat dan lingkungan sekitar perusahaan.

Sementara itu, External Relation Division Head KIIC, Bambang Sugeng menambahkan, selain melakukan normalisasi, pihaknya juga melakukan kegiatan penataan dan perapian tanggul sungai dengan penanaman pohon di bantaran Sungai Kalikalapa. Hal ini bertujuan memperkuat tanggul agar dapat menahan abrasi dan mencegah erosi.

Total pohon yang ditanam sebanyak 600 batang terdiri dari 450 pohon salam dan 150 pohon merbau dengan ukuran tinggi masing-masing sekitar 1,5 meter.

Baca Juga: Sharp Indonesia Catat Produksi 10 Juta Unit Mesin Cuci

“Kami juga melibatkan tim Telaga Desa dalam kegiatan penghijauan di pinggir daerah aliran sungai (DAS). Program peduli penghijauan ini merupakan wujud nyata kontribusi perusahaan sebagai upaya mencegah bencana banjir dan menjaga pelestarian sungai di wilayah ini,” tutur Bambang Sugeng.

Lebih lanjut, dia menjelaskan, KIIC sudah memiliki 11 penampungan air berukuran besar, baik yang terbentuk secara alami maupun buatan, sebagai tempat stabilisator keluar masuknya air di seluruh kawasan industri tersebut.

Penampungan air yang tersedia masing-masing memiliki luas bervariasi, yang paling luas 7 hektar dengan kedalaman 5-7 meter untuk membendung debit air dan memenuhi kebutuhan air di kawasan tersebut.

Redaksi@realestat.id

Berita Terkait

Gedung Terminal St. John di Manhattan, New York (Foto: Dok. Cookfox Architects)
Gedung Terminal St. John di Manhattan, New York (Foto: Dok. Cookfox Architects)
Petugas Call Center Sharp Indonesia tengah melayani konsumen (Foto: Dok. Sharp Indonesia)
Petugas Call Center Sharp Indonesia tengah melayani konsumen (Foto: Dok. Sharp Indonesia)
Fasilitas SPBU Shell di Jakarta Garden City (Foto: Modernland Realty)
Fasilitas SPBU Shell di Jakarta Garden City (Foto: Modernland Realty)