Gandeng Ponpes Tebuireng, Bank BTN Edukasi Santri Jadi Developer Properti

Program BTN Santri Developer Kebangsaan merupakan sinergi Bank BTN dengan Perkumpulan Masyarakat Profesional Nahdliyin (NU Circle) dan Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia.

BTN Santri Developer Kebangsaan 2021 pondok pesantren tebuireng realestat.id dok
BTN Santri Developer Kebangsaan 2021 pondok pesantren tebuireng realestat.id dok

RealEstat.id (Jombang) - Bekerja sama dengan Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Timur, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk (Bank BTN) menggelar Pelatihan BTN Santri Developer Kebangsaan 2021. Pelatihan ini merupakan bentuk kepedulian perseroan dalam menjadikan santri sebagai pengusaha atau pengembang properti (developer) yang sukses.

Direktur Utama Bank BTN, Haru Koesmahargyo mengatakan, Bank BTN sangat memperhatikan generasi milenial yang memiliki minat menjadi developer. Untuk itu berbagai pelatihan yang menggandeng banyak institusi telah digelar perseroan agar para milenial sukses menjadi developer.

Baca Juga: Akad Perdana Digelar, KPR Tapera BTN Resmi Bergulir

Kali ini, lanjut Haru, Bank BTN menggandeng Pondok Pesantren Tebuireng Jombang, Jawa Timur yang memiliki santri mencapai ribuan orang. Untuk diketahui program BTN Santri Developer Kebangsaan telah dilakukan sejak tahun lalu. Program ini merupakan sinergi Bank BTN dengan Perkumpulan Masyarakat Profesional Nahdliyin (Nusantara Utama Cita/NU Circle) dan Ikatan Ahli Ekonomi Islam Indonesia (IAEI).

“Kami mengharapkan, kelak para santri setelah mengenyam pelatihan ketrampilan wirausaha di BTN Santri Developer ini dapat menjadi motor ekonomi di pedesaan atau kota kecil khususnya di bidang perumahan, sehingga ke depan, Inshaa Allah mendukung keberhasilan program Pemerintah dalam penyediaaan perumahan,” ujar Haru Koesmahargyo pada acara Pembukaan Pelatihan BTN Santri Developer Kebangsaan 2021 di Pondok Pesantren Tebuireng, Jombang, Jawa Timur, Sabtu (5/6/2021).

Haru mengungkapkan, dalam pelatihan ini ada sekitar 80 peserta yang tidak hanya berasal dari pondok pesantren, tetapi organisasi pemuda lintas agama dan juga masyarakat umum juga boleh mengikuti Pelatihan BTN Santri Developer. Sedangkan yang mendaftarkan pelatihan secara online mencapai 800 - 900 orang.

Baca Juga: Kolaborasi BP Tapera, Bank BTN, dan Perumnas Tawarkan Kemudahan Miliki Rumah

Dia menuturkan tahun lalu program BTN Santri Developer telah diikuti oleh 1.162 peserta. Tahun ini sampai dengan bulan Mei 2021 sudah ada sekitar 1.000 peserta yang dilatih dalam program BTN Santri Developer Kebangsaan.

“Para peserta akan diberikan pengetahuan mengenai pertanahan, perizinan, pembiayaan dan skill set. Materi-materi pelatihan tersebut, merupakan bekal awal bagi peserta untuk memahani industri perumahan,” paparnya.

Menurut Haru, program Pelatihan BTN Santri Developer dan juga program pelatihan lainnya sangat penting bagi kemajuan industri properti khususnya perumahan. Pasalnya, kebutuhan rumah setiap tahunnya di Indonesia sangat tinggi mencapai 400.000 unit.

“Namun suplai dari pengembang belum bisa mengimbangi kebutuhan akan rumah saat ini,” jelas Haru.

Baca Juga: Bank BTN Gelar Puncak Akad KPR Massal di Bali

Dengan adanya berbagai pelatihan dalam mencetak wirausaha di bidang properti, Haru berharap antara suplai dan demand di sektor perumahan bisa seimbang dan mengurangi angka backlog yang saat ini sekitar 11 juta unit.

“Tujuan besarnya kita mendukung penambahan sisi pasokan perumahan untuk bisa memenuhi permintaan perumahan yang masih tinggi. Demand begitu banyak tetapi suplai terbatas. Oleh karena itu peran kita semua, peran para calon-calon developer muda dan juga dari peran NU Circle meningkatkan sisi suplai, sehingga jumlah developer bertumbuh dan semua kebutuhan rumah bisa disediakan khususnya kebutuhan rumah menengah ke bawah,” papar Haru.

Sementara itu, Pengasuh Ponpes Tebuireng, KH Abdul Hakim Mahfudz mengapresiasi program BTN Santri Developer yang memberikan kesempatan yang baik bagi para santri.

Baca Juga: Gandeng 5 Pengembang, Bank BTN Dukung Penggunaan Kompor Induksi di Hunian Berkonsep TOD

“Kami dari pesantren Tebuireng sangat menyambut dengan baik atas inisiatif program ini, barangkali nanti bisa dilanjutkan ke pondok-pondok pesantren yang lain karena masih banyak pondok-pondok yang lainnya,” katanya.

Menurut dia, program ini sangat dibutuhkan oleh masyarakat karena setiap tahun kebutuhan rumah selalu meningkat.

“Mudah-mudahan dengan adanya program ini ekonomi masyarakat terus meningkat, serta para santri memahami perkembangan proses bisnis developer perumahan. Ini menjadi kesempatan atau momen yang sangat baik,” tegasnya.

Redaksi@realestat.id

Berita Terkait

Iwan Sunito, Komisaris dan CEO Crown Group.
Iwan Sunito, Komisaris dan CEO Crown Group.
Menteri Koordinator Perekonomian RI, Airlangga Hartanto (kiri) dan CEO Grup Ciputra, Candra Ciputra di puncak acara Founders’ Day Grup Ciputra ke-40, Jumat, 22 Oktober 2021 (Foto: dok. Grup Ciputra).
Menteri Koordinator Perekonomian RI, Airlangga Hartanto (kiri) dan CEO Grup Ciputra, Candra Ciputra di puncak acara Founders’ Day Grup Ciputra ke-40, Jumat, 22 Oktober 2021 (Foto: dok. Grup Ciputra).
Ronald Cassidy (kiri) Direktur Collins Boulevard berfoto bersama Daniel Moeis (kanan), Direktur Marketing Communication Collins Boulevard usai gelaran acara Golden Property Awards, Kamis, 21 Oktober 2021.
Ronald Cassidy (kiri) Direktur Collins Boulevard berfoto bersama Daniel Moeis (kanan), Direktur Marketing Communication Collins Boulevard usai gelaran acara Golden Property Awards, Kamis, 21 Oktober 2021.