Gandeng Industri Properti, My INCOME Gelar IMIMEA Awards 2021

Penilaian penghargaan IMIMEA 2021 didasari oleh pencapaian penjualan digital marketing pada industri properti maupun bisnis MLM di Tanah Air.

My Income & My Estate (IMIMEA) Awards diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi kepada insan penggiat industri multilevel marketing dan industri properti. (Foto: Adhitya Putra - RealEstat,id)
My Income & My Estate (IMIMEA) Awards diselenggarakan sebagai bentuk apresiasi kepada insan penggiat industri multilevel marketing dan industri properti. (Foto: Adhitya Putra - RealEstat,id)

RealEstat.id (Jakarta) - Majalah My INCOME akan memberi apresiasi penghargaan kepada insan pelaku bisnis multi level marketing (MLM) dan industri properti di Indonesia pada Agustus mendatang.

Dengan tajuk My Income & My Estate (IMIMEA) Awards 2021, perhelatan ini akan memilih sejumlah pelaku industri properti dan bisnis MLM yang dinilai berperan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional.

Tercatat terdapat 150 kategori pada penghargaan IMIMEA , dengan presentase sebanyak 40% untuk pengembang atau pelaku properti di Indonesia.

Baca Juga: Komitmen LIXIL Dukung Industri Properti di Asia Pacific Property Awards

Asep Erwin Pemimpin Redaksi Majalah MY INCOME menerangkan bahwa properti sudah menjadi kebutuhan masyarakat, serta saling terkait dengan bisnis MLM.

Bahkan, ia mengatakan banyak pebisnis MLM yang sukses memilih properti untuk instrumen investasi utama mereka.

"Melalui event ini kami ingin menjembatani para pelaku MLM dan industri properti di Indonesia, sehingga bisa tercipta kerjasama di antara mereka," ujar Asep kepada RealEstat.id, Kamis (08/04/2021).

Baca Juga: Survei: Stimulus di Bidang Properti Tak Dibarengi Sosialisasi

Asep mencontohkan, perusahaan-perusahaan MLM bisa bekerjasama dengan pengembang untuk menjadikan produk properti sebagai rewards member yang berprestasi.

Adapun penilaian penghargaan IMIMEA 2021 didasari oleh pencapaian penjualan pada masing-masing industri tersebut.

Dia menuturkan, mereka akan menilai berdasarkan performa perusahaan; kualitas produk; serta prestasi secara individu para pelaku usaha.

"Bersama dewan juri, kami akan menilai performa penjualan mereka, khususnya pada bagian digital marketing," jelas Asep.

Baca Juga: Lampu Disinfeksi Philips UV-C Raih Top Innovation Choice Award 2020

Terkait kondisi bisnis multilevel marketing (MLM) saat pandemi, ia menerangkan disaat banyak perusahaan konvensional gulung tikar, multilevel marketing justru menjadi bisnis yang semakin diminati masyarakat untuk dijadikan alternatif peluang usaha mandiri

Berdasar laporan Kementerian Perdagangan (Kemendag) RI sektor bisnis multilevel marketing nasional di tahun 2020 lalu telah mencatat pendapatan hingga Rp16,3 triliun.

"Kami berharap dua industri itu semakin berkembang dan memberi manfaat bagi perekonomian nasional," tutup Asep

Berita Terkait

Peluncuran Sharp Aquos 8K di tahun 2018. (Foto: Dok. Sharp Indonesia)
Peluncuran Sharp Aquos 8K di tahun 2018. (Foto: Dok. Sharp Indonesia)
Paket Donasi dari kedua anak perusahaan SCG secara simbolis diterima oleh Wakil Bupati Sukabumi, Drs. H.  Iyos Somantri, M.Si di Pendopo Sukabumi. (Foto: dok SCG Indonesia)
Paket Donasi dari kedua anak perusahaan SCG secara simbolis diterima oleh Wakil Bupati Sukabumi, Drs. H. Iyos Somantri, M.Si di Pendopo Sukabumi. (Foto: dok SCG Indonesia)