Duta Pertiwi (DUTI) Catat Laba Bersih Rp1,07 Triliun di 2023, Tumbuh 42,66%

Segmen kavling tanah, rumah tinggal, ruko, dan bangunan strata title menjadi penyumbang pendapatan tertinggi bagi DUTI di 2023, yakni 80,56%.

Kawasan Grand Wisata Bekasi (Foto: Dok. Sinar Mas Land)
Kawasan Grand Wisata Bekasi (Foto: Dok. Sinar Mas Land)

RealEstat.id (Tangerang) – PT Duta Pertiwi, Tbk (DUTI), anak usaha PT Bumi Serpong Damai, Tbk (BSDE) yang juga anggota kelompok pengembang Sinar Mas Land, mencatat kinerja positif di 2023.

Teky Mailoa, Direktur Utama PT Duta Pertiwi, Tbk (DUTI) mengungkapkan, sepanjang tahun 2023, Perseroan membukukan pertumbuhan Pendapatan Usaha sebesar Rp3,86 triliun, atau tumbuh 28,02%. Sementara, Laba Tahun Berjalan mencapai Rp1,29 triliun, atau tumbuh 51,80%.

"Berdasarkan Laporan Keuangan 2023 (audited) sepanjang 2023, DUTI berhasil membukukan angka Pendapatan Usaha sebesar Rp3,86 triliun, tumbuh 28,02% dibandingkan pencapaian tahun sebelumnya Rp 3,02 triliun," kata Teky Mailoa.

Baca Juga: Laba Bersih Duta Pertiwi (DUTI) Melonjak 248,7% di Kuartal I 2023

Dia menerangkan, ada beberapa segmen yang memberikan kontribusi positif terhadap Pendapatan Usaha DUTI secara konsolidasi, yakni segmen kavling tanah matang, rumah tinggal, ruko, dan bangunan strata title.

Segmen-segmen ini merupakan penyumbang kontribusi tertinggi, yakni 80,56% atau setara Rp3,11 triliun. Disusul segmen sewa yang membukukan angka Rp582,14 miliar atau setara 15,07%.

Solidnya angka penjualan DUTI berimbas pada kinerja Laba Kotor yang di sepanjang 2023 berhasil tumbuh 19,05% atau mencapai Rp2,32 triliun, dibandingkan tahun 2022 (YoY) yang tercatat Rp1,94 triliun.

Baca Juga: Raih Pendapatan Rp11,54 Triliun di 2023, Ini Segmen Andalan Bumi Serpong Damai (BSDE)

Sementara itu, Laba Usaha DUTI sepanjang 2023 tercatat sebesar Rp1,19 triliun atau tumbuh 21,74% secara tahunan, dibandingkan tahun 2022 yang tercatat mencapai Rp979,50 miliar.

Kinerja positif segmen laba juga berlanjut pada pos Laba Tahun berjalan yang tumbuh 51,80% menjadi Rp1,29 triliun dibandingkan tahun sebelumnya Rp846, 70 miliar.

"Dengan demikian, Laba Bersih DUTI di 2023 tumbuh 42,66% menjadi Rp1,07 triliun dari posisi tahun sebelumnya Rp747,55 miliar," tutur Teky Mailoa, menambahkan.

Baca Juga: Gelar Program Infinite Living, Sinar Mas Land Targetkan Penjualan Rp2,8 Triliun

Atas pencapaian tersebut, imbuhnya, PT Duta Pertiwi, Tbk berkomitmen untuk berinovasi mengembangkan produk-produk berkualitas unggul, inovatif dan hijau.

Menurutnya, DUTI juga secara seksama mencari peluang terhadap segmen property alternatif yang diperkirakan akan menjadi tren positif di masa mendatang seperti logistik, multifamily built to rent, dan horizontal lain.

“Dengan dukungan induk kelompok properti Sinar Mas Land yang memberikan promosi dan pemasaran yang makin inovatif, berbasis digital dan dinamis, DUTI akan berkontribusi positif kepada pertumbuhan industri properti nasional,” pungkas Teky.

Redaksi@realestat.id

Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terkait

Sharp Standing Freezer dapat lebih cepat melakukan proses pembekuan es batu dan makanan. (Foto: Dok. Sharp Indonesia)
Sharp Standing Freezer dapat lebih cepat melakukan proses pembekuan es batu dan makanan. (Foto: Dok. Sharp Indonesia)
SKYE Suites Hotel Green Square, Sydney (Foto: Dok. Crown Group)
SKYE Suites Hotel Green Square, Sydney (Foto: Dok. Crown Group)
Ruko Bukit Podomoro Business Park di Bukit Podomoro Jakarta (Foto: bukitpodomoro.com)
Ruko Bukit Podomoro Business Park di Bukit Podomoro Jakarta (Foto: bukitpodomoro.com)