Clement Francis Terpilih Kembali Jadi Ketua AREBI DKI Jakarta

Setelah terpilih kembali sebagai Ketua DPD AREBI DKI Jakarta, Clement Francis ingin membawa semangat kolaborasi untuk memajukan industri properti Tanah Air.

Clement Francis terpilih menjadi Ketua DPD AREBI DKI Jakarta masa bakti 2021-2024. Penetapan tersebut dilakukan dalam Musda DPD AREBI DKI Jakarta, pada Rabu, (07/04/2021) di Menteng, Jakarta Pusat. (Foto: Istimewa)
Clement Francis terpilih menjadi Ketua DPD AREBI DKI Jakarta masa bakti 2021-2024. Penetapan tersebut dilakukan dalam Musda DPD AREBI DKI Jakarta, pada Rabu, (07/04/2021) di Menteng, Jakarta Pusat. (Foto: Istimewa)

RealEstat.id (Jakarta) - Clement Francis kembali terpilih sebagai Ketua Dewan Pimpinan Daerah (DPD) Asosiasi Real Estate Broker Indonesia (AREBI), untuk masa bakti 2021-2024 mendatang.

Pemilihan dan pelantikan dilakukan dalam gelaran Musyawarah Daerah (Musda) DPD AREBI DKI Jakarta yang dilakukan pada Rabu, (07/04/2021) lalu.

Sebelum pemilihan dilaksanakan, Sofyar Eldin, Ketua Pimpinan sidang presidium, menyampaikan siapa saja bakal calon yang telah mendaftarkan diri atau diajukan oleh para anggota AREBI DKI.

Baca Juga: Ikut Aksi di Gedung Capitol, Papan Iklan Agen Properti Ini Dirusak

Dari hasil seleksi melalui email yang telah dilakukan pada awal Februari lalu, Sofyar mengatakan panitia menerima satu kandidat tunggal untuk menjadi calon Ketua DPD AREBI DKI Jakarta yakni Clement Francis.

Setelah melalui proses musyawarah, memilih Clement untuk meneruskan amanah jabatannya tersebut. Sebagai informasi, ia merupakan Ketua DPD AREBI DKI periode sebelumnya.

Ditemui RealEstat.id disela-sela Musda AREBI Jakarta, Clement mengatakan bahwa dirinya memiliki visi-misi memajukan industri broker serta ingin memberikan manfaat dan solusi kepada setiap member.

Baca Juga: Gaet Potensi Pasar, Xavier Marks Buka Kantor di Grand Bekasi

"Kami ingin membawa industri broker properti di Indonesia, khususnya Jakarta, menjadi lebih profesional, beretika dan diantara mereka saling mendukung," ujar dia.

Ia juga menginginkan setiap agen properti yang menjadi member AREBI haruslah memiliki sertifikasi Surat Izin Usaha Perantara Perdagangan Properti (SIU-P4) dan lisensi resmi.

Clement menuturkan, dengan memiliki sertifikasi tersebut, akan melindungi broker dan konsumen dari tindak kejahatan dan penipuan jual-beli properti yang merugikan.

Baca Juga: Jaga Reputasi, Pengembang Properti Perlu Litigasi Public Relation

Kedepannya, ia berujar akan menjalankan program kerja yang telah ditetapkan pada kepengurusan AREBI DKI Jakarta sebelumnya.

"Kami juga akan berkolaborasi dengan instansi-instansi terkait, baik pemerintah sebagai pemegang regulasi maupun industri finansial dan perbankan. Kami membawa semangat kolaborasi untuk memajukan industri properti," tutup Clement Francis.

Berita Terkait

Peluncuran Sharp Aquos 8K di tahun 2018. (Foto: Dok. Sharp Indonesia)
Peluncuran Sharp Aquos 8K di tahun 2018. (Foto: Dok. Sharp Indonesia)
Paket Donasi dari kedua anak perusahaan SCG secara simbolis diterima oleh Wakil Bupati Sukabumi, Drs. H.  Iyos Somantri, M.Si di Pendopo Sukabumi. (Foto: dok SCG Indonesia)
Paket Donasi dari kedua anak perusahaan SCG secara simbolis diterima oleh Wakil Bupati Sukabumi, Drs. H. Iyos Somantri, M.Si di Pendopo Sukabumi. (Foto: dok SCG Indonesia)
Gambar 3D TOD Intermoda Tahap 1 (Foto. Dok: PT Sinar Mitbana Mas)
Gambar 3D TOD Intermoda Tahap 1 (Foto. Dok: PT Sinar Mitbana Mas)