BCI Central Akan Selenggarakan BCI Asia Awards 2023 untuk Pengembang dan Arsitek Bangunan Hijau Terbaik

Kriteria penilaian BCI Asia Awards 2023 meliputi tiga poin utama, antara lain nilai proyek, nilai sertifikasi bangunan hijau dan kategori proyek.

Ki-Ka: 
General Manager Emerging Market Indonesia BCI Central, Pietter Sanjaya dan National Research Manager BCI Central saat acara press conference BCI Asia Awards 2023. (Foto: RealEstat.id / Adhitya Putra)
Ki-Ka: General Manager Emerging Market Indonesia BCI Central, Pietter Sanjaya dan National Research Manager BCI Central saat acara press conference BCI Asia Awards 2023. (Foto: RealEstat.id / Adhitya Putra)

RealEstat.id (Jakarta) - BCI Central kembali menyelenggarakan BCI Asia Awards 2023. Ajang penghargaan ini dihelat untuk mengapresiasi para insan konstruksi, khususnya pengembang properti dan arsitek.

Pemberian penghargaan bagi pelaku konstruksi di Indonesia tersebut akan diselenggarakan pada Kamis, 11 Mei 2023 mendatang di Raffles Hotel Jakarta.

Gelaran ini akan memilih 10 pengembang dan firma arsitektur terbaik berdasarkan nilai agregat proyek yang sedang dibangun setahun terakhir.

General Manager Emerging Market Indonesia BCI Central, Pietter Sanjaya menjelaskan pihaknya bakal memilih proyek-proyek yang mengedepankan nilai-nilai keberlanjutan dan bangunan hijau.

Baca Juga: Kurang Emisi Karbon, Pemilik Gedung di Jakarta Perlu Lakukan Beberapa Hal Ini

Adapun proyek yang terhitung adalah mereka yang memasuki tahap desain dan dokumentasi hingga memasuki tahap awal dari pelaksanaan konstruksi.

"Inilah cara kami mengapresiasi atas kinerja para pengembang dan arsitek dalam membangun arsitektur hijau," kata Pietter saat jumpa pers, Selasa (09/05/2023) di Gedung Bidakara 2 Jakarta.

Metode Penilaian BCI Asia Awards 2023

BCI Central akan memberikan penghargaan kepada 10 pengembang dan arsitek terbaik di ajang BCI Asia Awards 2023
General Manager Emerging Market Indonesia BCI Central, Pietter Sanjaya saat menerangkan tujuan diselenggarakannya BCI Asia Awards 2023. (Foto: RealEstat.id / Adhitya Putra).

Adapun kriteria yang digunakan dalam penilaian terdiri dari tiga poin utama, antara lain nilai proyek, nilai sertifikasi bangunan hijau dan kategori proyek.

Nilai-nilai tersebut dijadikan pertimbangan dan dibobotkan pasa aspek keberlanjutan pada proyek-proyek konstruksi yang sedang aktif dikerjakan.

Baca Juga: Kota-kota Asia Pasifik Mesti Prioritaskan Dekarbonisasi Sektor Properti, Bagaimana Caranya?

Selain itu, proyek-proyek pra-tender juga turut dimasukkan dalam penilaian untuk melihat upaya desain hijau dapat diterapkan sejak awal.

Dalam kesempatan yang sama, National Research Manager BCI Central, Cahyono Siswanto berujar bahwa metode penilaian dilakukan dengan obyektif.

"Kami mengumpulkan data secara obyektif dengan parameter nilai konstruksi," ujar Cahyono.

"Dari data tersebut, kemudian kami melakukan mengecek ulang yg pada akhirnya terpilihlah sepuluh terbaik," tambah dia.

Baca Juga: Modernland Realty Raih 'Top 10 Developers Indonesia' di BCI Asia Awards 2022

Cahyono berharap ajang penghargaan pelaku konstruksi ini berdampak terhadap kesadaran pentingnya bangunan yang ramah lingkungan.

Ajang Apresiasi Industri Konstruksi Indonesia

Selain Indonesia BCI Awards 2023 juga akan diselenggarakan di 6 negara lain.

Antara lain, Hong Kong, Malaysia, Singapura, Filipina, Thailand, dan Vietnam.

Pietter Sanjaya berpendapat bahwa Indonesia memiliki pelaku konstruksi dalam hal ini pengembang properti dan arsitek yang berbakat.

Baca Juga: Adaptasi Arsitektur Hijau Pada Bangunan dan Lingkungan Perkotaan

"Apabila dibandingkan dengan negara-negara Asia Tenggara lainnya, bakat pelaku konstruksi Indonesia sangat besar. Hanya saja kurang diekspose", ujar Pietter.

Oleh sebab itu, pihaknya ingin memberi apresiasi sekaligus mengedukasi pasar konstruksi akan teknologi bangunan hijau di Indonesia.

Tak hanya penganugerahan BCI Asia Awards 2023, terdapat pula penyerahan penghargaan FuturArc Prize 2023 dan BCI Interior Design Awards 2023 di waktu yang bersamaan.

Redaksi@realestat.id

Baca Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terkait

Dari kiri ke kanan: Juwahir (Ketua MWC NU - Kec. Gunung Puteri), Muhammad Taslim (Penulis Buku Metode Mama Papa), Kanta Lesmana (Ketua BPD Ciangsana), Surya Abi Baghir (Ketua MUI Desa Ciangsana), Darma Agusnan Putra (Ketua DMI Desa Ciangsana), Aji Rachman (Wakil Ketua Yayasan Muslim Sinar Mas Land), Udin Saputra (Kepala Desa Ciangsana) dan perwakilan peserta program Berantas Buta Al-Qur’an (BBQ) yang resmi diluncurkan di Masjid Baitussalam, Desa Ciangsana pada 23 Maret 2025.
Dari kiri ke kanan: Juwahir (Ketua MWC NU - Kec. Gunung Puteri), Muhammad Taslim (Penulis Buku Metode Mama Papa), Kanta Lesmana (Ketua BPD Ciangsana), Surya Abi Baghir (Ketua MUI Desa Ciangsana), Darma Agusnan Putra (Ketua DMI Desa Ciangsana), Aji Rachman (Wakil Ketua Yayasan Muslim Sinar Mas Land), Udin Saputra (Kepala Desa Ciangsana) dan perwakilan peserta program Berantas Buta Al-Qur’an (BBQ) yang resmi diluncurkan di Masjid Baitussalam, Desa Ciangsana pada 23 Maret 2025.
Andry Adi Utomo, National Sales Senior GM menyiapkan makanan berbuka puasa untuk warga Pegangsaan 2 yang terdampak banjir di acara Sharp Bersedekah. (Foto: Istimewa)
Andry Adi Utomo, National Sales Senior GM menyiapkan makanan berbuka puasa untuk warga Pegangsaan 2 yang terdampak banjir di acara Sharp Bersedekah. (Foto: Istimewa)
Festival Ramadan 2025 Sinar Mas Land merupakan bentuk tanggung jawab sosial dari Corporate Social Responsibility (CSR) Sinar Mas Land, yang terangkum dalam payung program Kontribusi Membangun Negeri, khususnya Kontribusi Pendidikan dan Kontribusi Sosial-Budaya.
Festival Ramadan 2025 Sinar Mas Land merupakan bentuk tanggung jawab sosial dari Corporate Social Responsibility (CSR) Sinar Mas Land, yang terangkum dalam payung program Kontribusi Membangun Negeri, khususnya Kontribusi Pendidikan dan Kontribusi Sosial-Budaya.
Walikota Jakarta Utara, Dr. Ali Maulana Hakim, S.IP., M.Si (keempat kiri) didampingi Ketua Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading, Irsan Nurfaqih (ketiga kiri), Township Management Head Jakarta Garden City, Yandi Ramayadi (kelima kiri) dan Corporate Communication Head PT Modernland Realty Tbk, Gunawan Setyo Hadi (paling kanan) berpose bersama saat acara Infinity Care Festival 2025.
Walikota Jakarta Utara, Dr. Ali Maulana Hakim, S.IP., M.Si (keempat kiri) didampingi Ketua Yayasan Al-Azhar Kelapa Gading, Irsan Nurfaqih (ketiga kiri), Township Management Head Jakarta Garden City, Yandi Ramayadi (kelima kiri) dan Corporate Communication Head PT Modernland Realty Tbk, Gunawan Setyo Hadi (paling kanan) berpose bersama saat acara Infinity Care Festival 2025.