RealEstat.id (Bandung) – PT Jaya Sukses Makmur Sentosa Tbk (RISE) memperluas bisnis propertinya ke Jawa Barat dengan mengembangkan kawasan integrated city development seluas 26 hektar di koridor Jalan Soekarno-Hatta, Bandung.
Proyek yang dikembangkan di bawah bendera Tanrise tersebut menjadi salah satu langkah strategis perseroan pada Semester II 2026.
Mengacu pada kisaran nilai pasar tanah koridor utama Soekarno-Hatta, kapitalisasi aset lahan proyek mencapai Rp1,25 triliun.
Baca Juga: Pendapatan RISE Tumbuh 34% di Semester I 2026, Andalkan Lima Lini Bisnis Utama
Nilai tersebut belum memperhitungkan potensi Gross Development Value (GDV) setelah keseluruhan masterplan direalisasikan secara bertahap.
Terrmasuk, area komersial, klaster hunian community living, hingga peluang pengembangan kawasan superblok terpadu.
Bidik Pertumbuhan Double Digit
Direktur Tanrise, Merry Lantani mengatakan pengembangan proyek integrated city development itu merupakan bagian dari transformasi portofolio RISE untuk mendorong pertumbuhan double digit pada kinerja perseroan sepanjang 2026 dan 2027.
“Tanrise Bandung bukan sekadar pengembangan hunian biasa, melainkan pengembangan kota terpadu berbasis komunitas,” ujar Merry melalui keterangan tertulis, Rabu (30/09/2026).
Menurut dia, proyek tersebut memiliki posisi strategis di koridor Bandung Timur dan berada dekat kawasan bisnis Tritan Point.
Dengan ketersediaan lahan mencapai 26 hektare, perseroan memiliki ruang untuk mengembangkan ekosistem komersial dan residensial secara berkelanjutan.
“Berada di lokasi yang sangat strategis dan terintegrasi dekat kawasan bisnis Tritan Point, proyek ini memiliki landbank yang sangat masif dan bernilai tinggi,” lanjut Merry Lantani.
Fokus Penjualan Residensial
Pada tahap awal pengembangan, RISE akan memfokuskan penjualan pada unit residensial dan area komersial perdana.
Perseroan memperkirakan kedua segmen tersebut dapat memberikan kontribusi signifikan terhadap marketing sales.
Pengembang berharap Tanrise Bandung juga dapat mengamankan potensi pendapatan, sekaligus memperkuat struktur permodalan dan fundamental aset RISE dalam jangka panjang.
Baca Juga: RISE Investasikan Rp1 Triliun Bangun VASA Ubud, Perkuat Portofolio Hospitality Premium di Bali
Ekspansi ke Bandung melalui proyek kawasan terpadu itu menjadi bagian dari strategi diversifikasi portofolio RISE, baik berdasarkan segmen maupun wilayah.
Saat ini, portofolio perseroan mencakup Integrated City Development, Community Living, Business Districts, Industrial Park & Logistic, serta Hotel, MICE & Leisure.
Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News








