Lompat ke konten utama

RealEstat.id

AREA Indonesia Tegaskan Komitmen Satukan Ekosistem Properti dan Perumahan Nasional

AREA Indonesia mengusung semangat kolaborasi sebagai fondasi utama dalam membangun industri properti yang sehat, profesional, dan berdaya saing tinggi.
Munasus AREA Indonesia properti realestat.id dok
Musyawarah Nasional Khusus (Munasus) AREA Indonesia yang digelar di World Capital Tower, Jakarta, Rabu, 22 Juli 2026. (Foto: Istimewa)

RealEstat.id (Jakarta) – Sukses melaksanakan Musyawarah Nasional Khusus (Munasus), AREA Indonesia menegaskan komitmen untuk menjadi organisasi profesi yang mempersatukan seluruh pemangku kepentingan di sektor properti dan perumahan di Indonesia.

Munasus yang digelar di World Capital Tower, Jakarta, Rabu (22/7/2026) ini, secara aklamasi menunjuk Indra Utama sebagai Presiden, Ruly Muliarto sebagai Sekretaris Jenderal, dan Nico Purnomo sebagai Bendahara Umum untuk masa bakti 2026 – 2031.

Sebagai informasi, Indra Utama merupakan wartawan senior yang menjabat sebagai CEO Journalist Media Network (JMN), Wakil Ketua PWI Jaya Bidang Pendidikan, serta Komisaris Utama PT Waskita Beton Precast Tbk (IDX: WSBP).

Sementara itu, Ruly Muliarto adalah Wakil Sekretaris LPEU MUI Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman, sedangkan Nico Purnomo merupakan CEO Pollux Properties Group.

Baca Juga: Terima Lisensi SJJ dari BNSP, LSP Area Targetkan Sertifikasi Agen Properti Hingga ke Pelosok

AREA Indonesia mengusung semangat kolaborasi sebagai fondasi utama dalam membangun industri properti yang sehat, profesional, dan berdaya saing tinggi guna membantu pemerintah dan menghasilkan produk berkualitas bagi konsumen.

Presiden AREA Indonesia, Indra Utama menegaskan, kehadiran AREA Indonesia bukan untuk menjadi pesaing organisasi-organisasi yang telah lebih dahulu berkiprah di industri broker properti.

“Sebaliknya, AREA Indonesia hadir sebagai rumah besar yang merangkul seluruh ekosistem perumahan dan properti agar dapat tumbuh dan berkembang bersama,” tuturnya.

Menurut Indra yang juga Ketua Umum DPP Abpednas Indonesia, AREA Indonesia tidak dibentuk untuk menyaingi organisasi pengembang, asosiasi agen properti, industri bahan bangunan, perbankan, manajemen properti, penilai, konsultan, maupun organisasi profesi lainnya.

Baca Juga: Gelar RUPSLB, Waskita Beton Precast Tunjuk Indra Utama Sebagai Komisaris Utama

“Kami hadir untuk menyatukan kekuatan, membangun sinergi, dan menjadi jembatan kolaborasi seluruh ekosistem properti Indonesia sehingga mampu memberikan manfaat yang lebih besar bagi masyarakat dan bangsa,” ujarnya.

Lebih lanjut, dia menerangkan, tantangan penyediaan hunian yang layak, berkualitas, dan terjangkau tidak dapat diselesaikan oleh satu organisasi atau satu sektor saja.

“Untuk itu, diperlukan kolaborasi erat antara pemerintah, pelaku usaha, lembaga pembiayaan, akademisi, media, asosiasi profesi, serta masyarakat,” kata Indra, menegaskan.

Indra Utama Munasus AREA Indonesia realestat.id dok
Indra Utama yang terpilih sebagai Presiden AREA Indonesia periode 2026 – 2031 dalam Munasus yang digelar Rabu, 22 Juli 2026 (Foto: Istimewa)

Visi AREA Indonesia

Dalam periode kepengurusan 2026 – 2031, AREA Indonesia mengusung visi: Menjadi organisasi profesi properti dan real estat terdepan di Indonesia yang membangun ekosistem industri yang profesional, kompeten, berintegritas, berdaya saing global, serta menjadi mitra strategis pemerintah dalam mewujudkan hunian layak dan pembangunan berkelanjutan.

Untuk mewujudkan visi tersebut, AREA Indonesia menetapkan 8 (delapan) misi utama, yaitu:

Baca Juga: Tips Menjadi Broker Properti Profesional yang Sukses

1. Meningkatkan kompetensi SDM melalui pendidikan, pelatihan, dan sertifikasi profesi.
2. Membangun kolaborasi seluruh ekosistem industri properti dan perumahan serta mendorong tata kelola organisasi dan bisnis yang profesional, transparan, dan berintegritas.
3. Mendukung Program 3 Juta Rumah dan berbagai kebijakan strategis pemerintah di sektor perumahan.
4. Mendorong transformasi digital dan inovasi dalam industri properti.
5. Memperkuat kerja sama nasional maupun internasional untuk meningkatkan daya saing profesi.
6. Mengembangkan lembaga sertifikasi profesi dan pusat pengembangan kompetensi yang diakui secara nasional maupun internasional.
7. Berkontribusi terhadap pertumbuhan ekonomi nasional melalui pembangunan industri properti yang berkelanjutan.
8. AREA Indonesia juga berkomitmen memperkuat peran Lembaga Sertifikasi Profesi (LSP AREA Indonesia) dalam menyiapkan tenaga profesional yang kompeten dan tersertifikasi, sehingga kualitas sumber daya manusia di sektor properti terus meningkat dan mampu menjawab kebutuhan industri.

Baca Juga: Apa Itu Agen Independen? Ini Penjelasannya serta Tips Agar Sukses Dapatkan Cuan

“Ke depan, AREA Indonesia akan membuka ruang kolaborasi seluas-luasnya dengan asosiasi pengembang, organisasi agen properti, industri bahan bangunan, lembaga pembiayaan dan perbankan, perusahaan manajemen properti, akademisi, media, serta seluruh pemangku kepentingan lainnya dengan pemerintah,” terang Indra Utama.

Menurut Ketua LSP Area Indonesia ini, sinergi tersebut diharapkan mampu mempercepat pertumbuhan sektor properti nasional sekaligus mendukung terwujudnya target pembangunan perumahan pemerintah yang menjadi program andalan Presiden Prabowo dan Wapres Gibran melalui Menteri PKP, Maruarar Sirait.

“Dengan semangat Bersinergi Membangun Ekosistem Properti Indonesia, AREA Indonesia optimistis dapat menjadi katalisator kolaborasi nasional yang menghasilkan sumber daya manusia unggul, industri yang sehat, serta hunian yang semakin berkualitas bagi seluruh masyarakat Indonesia,” pungkas Indra.

Redaksi@realestat.id

Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Topik

Artikel Terkait