RealEstat.id (Jakarta) – Kendati di tengah ketidakpastian ekonomi global, fluktuasi nilai tukar mata uang, serta dinamika lanskap bisnis internasional yang terus berubah, semakin banyak investor, pengusaha, profesional, dan keluarga Indonesia mulai melirik peluang di pasar global.
Australia menjadi salah satu negara yang banyak diperhitungkan karena menawarkan stabilitas ekonomi, kepastian hukum, kualitas pendidikan yang baik, lingkungan bisnis yang kuat, serta peluang pengembangan aset dan mobilitas internasional dalam jangka panjang.
Untuk menjawab tren tersebut, One Global Capital menyelenggarakan ‘One Global Capital 2026 World Roadshow’, sebuah rangkaian kegiatan edukasi, diskusi bisnis, dan networking internasional yang akan berlangsung sepanjang Juni 2026 di sejumlah kota besar di Indonesia.
Roadshow ini merupakan bagian dari agenda global One Global Capital. Setelah Indonesia, rangkaian acara serupa juga akan digelar di Singapura, China, Hong Kong, Vietnam, hingga Amerika Serikat dalam beberapa bulan mendatang.
Baca Juga: One Global Capital Perkuat Bisnis Hospitality Lewat Hotel Butik Baru di Parramatta
Mengusung tema “Think Global, Grow Global: Business, Property & Migration Insights from Australia”, kegiatan ini dirancang untuk memberikan wawasan mengenai pasar properti Australia, perkembangan ekonomi global, strategi diversifikasi aset lintas negara, peluang pengembangan bisnis internasional, hingga jalur mobilitas dan migrasi bagi keluarga maupun pelaku usaha Indonesia.
Acara tersebut akan menghadirkan Iwan Sunito, Chairman dan Group CEO One Global Capital, yang dikenal sebagai salah satu figur berpengaruh di industri properti Australia.
Dengan pengalaman lebih dari tiga dekade, pria kelahiran Surabaya ini telah mengembangkan proyek properti dengan nilai total mencapai AUD 9 miliar sepanjang kariernya.
Saat ini, One Global Capital memiliki portofolio pengembangan (development pipeline) senilai sekitar AUD 3,6 miliar.
Perusahaan menargetkan nilai tersebut tumbuh menjadi lebih dari AUD 6 miliar, sekaligus mendorong Asset Under Management (AUM) menembus AUD 1 miliar sebelum akhir 2026 melalui sejumlah proyek strategis di Australia.

Sejumlah proyek yang menjadi pencapaian terbaru One Global Capital, antara lain The Grand Eastlakes di Sydney.
Melalui proses akuisisi dan transformasi pusat perbelanjaan lingkungan, perusahaan berhasil meningkatkan pendapatan tahunan dari sekitar AUD 1,6 juta menjadi lebih dari AUD 2,75 juta.
Pendapatan operasional bersih (NOI) juga meningkat dari sekitar AUD 800 ribu menjadi lebih dari AUD 1,9 juta berkat strategi repositioning, optimalisasi operasional, dan perbaikan komposisi tenant.
Keberhasilan lainnya datang dari One Global Resorts Green Square dan Parramatta. Setelah menjalani proses rebranding dan optimalisasi operasional, tingkat hunian hotel mencapai sekitar 99% dengan pendapatan tahunan mendekati AUD 15 juta.
Sementara itu, One Macquarie Park di Sydney menjadi salah satu proyek strategis yang tengah dipersiapkan sebagai kawasan hospitality dan mixed-use generasi baru berbasis modular construction.
Berlokasi di salah satu pusat teknologi, pendidikan, dan inovasi terbesar Australia, proyek ini memiliki potensi nilai pengembangan sekitar Rp1 triliun.
Adapun Five Dock Precinct di Sydney menjadi contoh transformasi aset yang signifikan. Kawasan tersebut diakuisisi pada 2002 dengan nilai sekitar AUD 15 juta dan kini memiliki referensi nilai strategis yang diperkirakan melampaui AUD 240 juta setelah proses perizinan selesai, dengan potensi nilai pengembangan lebih dari AUD 1,5 miliar.

Jembatan Kolaborasi Indonesia-Australia
Menurut Iwan Sunito, berbagai pencapaian tersebut mencerminkan fokus perusahaan dalam mengidentifikasi aset berpotensi tinggi, menciptakan nilai tambah melalui inovasi dan repositioning, serta membangun portofolio yang berkelanjutan untuk jangka panjang.
Dalam rangkaian roadshow ini, Iwan akan didampingi putranya, Samuel Sunito, Director of Capital One Global Capital, yang berperan dalam strategi pertumbuhan perusahaan, hubungan investor, serta pengembangan peluang bisnis global.
Pelaksanaan roadshow di Indonesia ini akan dikoordinasikan oleh Bambang Irawan dan Philip Yang, Joint Managing Vice President One Global Capital Indonesia, serta Herman Suwito, National Channel Agents Coordinator One Global Capital Indonesia.
Baca Juga: Setahun Akuisisi, One Global Capital Bagikan Dividen Perdana Sebesar AUD1,8 Juta
Iwan menilai kehadiran tim lintas generasi dan lintas negara tersebut mencerminkan visi One Global Capital dalam membangun jembatan kolaborasi antara Indonesia dan Australia melalui kerja sama bisnis, pertukaran pengetahuan, serta hubungan jangka panjang yang berkelanjutan.
“Perubahan ekonomi global telah membuka peluang baru bagi individu maupun pelaku usaha yang siap memperluas pandangan melampaui batas geografis tradisional,” katanya.
Dia mengatakan, di era yang semakin dinamis, banyak keluarga dan pelaku bisnis tidak hanya mencari pertumbuhan, tetapi juga stabilitas, konektivitas global, serta akses terhadap peluang internasional yang lebih luas.
“Australia menawarkan kombinasi menarik antara lingkungan bisnis yang stabil, kualitas hidup yang tinggi, dan akses ke jaringan global yang semakin relevan bagi masyarakat Indonesia,” ujar Iwan Sunito.
Di samping itu, One Global Capital 2026 World Roadshow juga akan menghadirkan sesi khusus bersama Philip Au, Registered Australian Migration Agent yang berbasis di Sydney dan kantor di Indonesia.
Baca Juga: Transformasi Besar One Global Capital: Dari Pengembang ke Platform Investasi Real Estat Dunia
Philip memiliki pengalaman lebih dari 20 tahun dalam menangani berbagai jalur migrasi, visa bisnis, dan strategi relokasi ke Australia.
Pada kesempatan ini, para peserta akan memperoleh wawasan mengenai perkembangan pasar Australia, tren ekonomi global, strategi diversifikasi aset secara internasional, peluang bisnis lintas negara, jalur residensi dan migrasi, pendidikan internasional, serta kesempatan untuk membangun jaringan dengan para pelaku bisnis, profesional, dan entrepreneur melalui berbagai sesi networking eksklusif.
“Acara ini diselenggarakan semata-mata untuk tujuan edukasi, informasi umum, dan networking. Peserta dianjurkan untuk memperoleh nasihat profesional independen sebelum mengambil keputusan investasi, keuangan, hukum, perpajakan, atau migrasi,” terang Iwan.
Dia mengatakan, roadshow ini bukan sekadar tentang properti, melainkan tentang memahami dunia yang lebih besar, membangun koneksi yang lebih luas, dan membuka peluang baru bagi bisnis, pendidikan, mobilitas internasional, dan masa depan keluarga. Dunia semakin terhubung, dan mereka yang berpikir global hari ini akan tumbuh paling kuat di masa depan.
“Kami meyakini bahwa Indonesia memiliki komunitas entrepreneur dan investor yang semakin matang dan siap menjadi bagian dari gelombang pertumbuhan global berikutnya,” tutup Iwan Sunito.
Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News








