RealEstat.id

Schneider Electric Dorong Smart Hospital di Indonesia, Efisiensi Energi Jadi Kunci

Transformasi smart hospital di Indonesia makin masif. Schneider Electric dorong efisiensi energi, digitalisasi, dan peningkatan nilai aset.

Smart hospital Indonesia Schneider Electric-RealEstat.id
Sesi panel diskusi kedia dengan tajuk “Driving Hospital Sustainability, Efficiency & Digital Readiness”, menyoroti keselarasan antara regulasi dengan pengalaman implementasi di lapangan, serta peran teknologi dalam meningkatkan kinerja rumah sakit. (Sumber: Istimewa)

RealEstat.id (Jakarta) – Schneider Electric bersama Perkumpulan Teknik Pelayanan Kesehatan Indonesia (PTPI) mendorong percepatan adopsi konsep smart hospital di Tanah Air.

Transformasi rumah sakit kini tidak hanya dipandang sebagai peningkatan layanan kesehatan saja.

Akan tetapi juga sebagai strategi bisnis korporasi dalam mengelola aset properti kesehatan yang kompleks dan beroperasi selama 24 jam.

Dalam perspektif properti, rumah sakit merupakan salah satu jenis bangunan dengan tingkat konsumsi energi paling tinggi.

Konsumsi energi rumah sakit dapat mencapai hingga 2,5 kali lipat dibandingkan bangunan komersial biasa, lantaran jam operasional non-stop, kebutuhan peralatan medis berteknologi tinggi, serta standar keselamatan yang ketat.

Baca Juga: Schneider Electric Hadirkan Software Manajemen Gedung Pintar Terbaru, Apa Saja Keunggulannya?

Hal ini menjadikan efisiensi energi sebagai faktor krusial dalam menjaga keberlanjutan finansial sekaligus meningkatkan nilai aset properti kesehatan.

Transformasi Menyeluruh

President Director Schneider Electric Indonesia & Timor Leste, Martin Setiawan, menegaskan bahwa transformasi rumah sakit harus dilakukan secara menyeluruh.

Oleh karena itu, pendekatan terintegrasi menjadi kunci untuk meningkatkan kinerja infrastruktur rumah sakit

“Transformasi rumah sakit tidak hanya tentang digitalisasi, tetapi juga mencakup efisiensi energi, keandalan operasional, serta keberlanjutan jangka panjang,” ujar Martin dalam Healthcare Leadership Forum 2026.

Diskusi dalam forum tersebut juga mengungkap bahwa sektor kesehatan Indonesia masih menghadapi sejumlah tantangan struktural.

Baca Juga: Teknologi Schneider Electric Dukung Transformasi Digital RS Telogorejo jadi Smart Hospital

Mulai dari tingginya biaya operasional, fragmentasi sistem informasi, hingga keterbatasan infrastruktur dan sumber daya manusia.

Sementara itu Presiden PTPI, Eko Supriyanto menekankan pentingnya sinergi lintas sektor dalam mendorong transformasi ini.

Menurutnya, integrasi antara regulasi, sistem pembiayaan, dan teknologi menjadi fondasi utama dalam menciptakan rumah sakit yang tidak hanya efisien, tetapi juga berkelanjutan secara bisnis.

Dari sisi properti, integrasi ini juga berperan dalam meningkatkan nilai investasi fasilitas kesehatan, terutama di tengah meningkatnya permintaan terhadap layanan kesehatan berkualitas.

Implementasi Smart Hospital di Indonesia

Sejumlah rumah sakit di Indonesia mulai menunjukkan hasil nyata dari transformasi ini.

RS Kanker Dharmais, misalnya, telah mengadopsi sistem informasi terintegrasi dan building automation system (BAS) untuk meningkatkan efisiensi operasional dan penggunaan energi.

Sementara itu, RS Telogorejo mencatat peningkatan efisiensi energi lebih dari 15% melalui integrasi sistem digital dan pemantauan operasional secara real-time.

Baca Juga: TIME Nobatkan Schneider Electric Sebagai Perusahaan Paling Berkelanjutan 2025

Pencapaian ini menunjukkan bahwa investasi pada teknologi tidak hanya berdampak pada kualitas layanan pasien.

Akan tetapi juga memberikan return on investment (ROI) yang signifikan dalam pengelolaan aset properti kesehatan.

Sebagai bagian dari strategi korporasi, Schneider Electric menghadirkan platform EcoStruxure for Healthcare.

Platform ini dirancang untuk mengintegrasikan pengelolaan energi, infrastruktur listrik, hingga sistem digital rumah sakit dalam satu ekosistem.

EcoStruxure Schneider memungkinkan optimalisasi konsumsi energi hingga 20%, sekaligus meningkatkan efisiensi operasional melalui pemanfaatan data dan analitik secara real-time.

“Kami berkomitmen mendukung upaya pemerintah Indonesia dalam mendorong transformasi menuju smart hospital melalui pendekatan terintegrasi yang menggabungkan elektrifikasi, otomasi, dan digitalisasi.” pungkas Martin Setiawan.

Redaksi@realestat.id

Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Topik

Artikel Terkait