RealEstat.id

MR DIY Indonesia Catat Pertumbuhan Kuat di Kuartal I 2026, Laba Naik 35,5%

Di Kuartal I 2026, Perseroan membuka 56 toko baru sehingga total jaringan MR DIY Indonesia kini mencapai 1.278 toko yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

MR DIY Indonesia Kuartal I II III IV 2026 2027 realestat.id dok
Foto: Dok. MR DIY Indonesia

RealEstat.id (Jakarta) PT Daya Intiguna Yasa Tbk atau MR DIY Indonesia (IDX: MDIY) mencatatkan kinerja yang solid pada Kuartal I 2026.

Perseroan membukukan pendapatan sebesar Rp2,4 triliun atau tumbuh 31,0% secara tahunan (year-on-year/YoY). Sejalan dengan itu, laba bersih juga meningkat 35,5% YoY menjadi Rp306,5 miliar.

Pertumbuhan tersebut ditopang oleh ekspansi jaringan toko yang agresif. Di Kuartal I 2026, Perseroan membuka 56 toko baru sehingga total jaringan MR DIY Indonesia kini mencapai 1.278 toko yang tersebar di berbagai wilayah Indonesia.

Ekspansi ini memperkuat aksesibilitas layanan sekaligus meningkatkan skalabilitas proposisi nilai “Everyday Value” di tengah dinamika kondisi pasar.

Direktur Utama MR DIY Indonesia, Edwin Cheah, mengatakan bahwa strategi utama Perseroan tetap berfokus pada tiga nilai inti: Hemat, Lengkap, dan Dekat.

Menurutnya, ketika konsumen semakin selektif dalam berbelanja, nilai tersebut justru menjadi semakin relevan.

Baca Juga: Kinerja Cemerlang, MR DIY Indonesia Bukukan Pendapatan Rp5,7 Triliun hingga September 2025

Proposisi nilai Hemat, Lengkap, dan Dekat merupakan fondasi MR DIY Indonesia dalam melayani pelanggan. Kebutuhan masyarakat sebenarnya tidak berubah, tetapi konsumen kini semakin cermat dalam menentukan tempat berbelanja.

“Di sinilah relevansi kami semakin kuat, karena kami menghadirkan beragam produk dengan harga yang dapat diandalkan dan lokasi toko yang mudah dijangkau,” ujar Edwin.

Di tengah kondisi makroekonomi yang memengaruhi sentimen belanja masyarakat, konsumen Indonesia cenderung lebih selektif dan semakin mempertimbangkan nilai dari setiap pengeluaran.

Tren ini selaras dengan strategi bisnis MR DIY Indonesia yang menawarkan produk terjangkau dengan pilihan sangat luas.

Saat ini, Perseroan menyediakan lebih dari 18.000 SKU produk yang mencakup berbagai kebutuhan rumah tangga dan gaya hidup sehari-hari. Selain itu, perusahaan juga terus melakukan pembaruan konsep toko serta strategi kurasi produk.

Langkah ini termasuk menghadirkan produk yang relevan dengan momentum budaya dan musiman, seperti periode Ramadan dan Idulfitri, serta meningkatkan pengalaman berbelanja melalui tampilan toko yang lebih menarik dan terkurasi.

Baca Juga: Platinum Cineplex dan MR DIY Hadir di Milenia Hub, Metland Cibitung Makin Lengkap

Edwin menambahkan bahwa sejak berdiri pada 2017, MR DIY Indonesia telah membangun reputasi sebagai destinasi belanja terpercaya bagi keluarga Indonesia.

Dia menuturkan, para pelanggan berbelanja secara rutin dengan tingkat kepercayaan yang tinggi, terlepas dari kondisi ekonomi.

“Model bisnis yang kuat, ragam produk yang kompetitif, serta fondasi keuangan yang solid terus mendukung pertumbuhan berkelanjutan dan memperkuat posisi kami sebagai peritel kebutuhan sehari-hari terdepan,” ujarnya.

Selain mencatatkan pertumbuhan pendapatan dan laba yang signifikan, kualitas fundamental bisnis Perseroan juga menunjukkan penguatan. Manajemen biaya yang disiplin turut memperkokoh struktur keuangan perusahaan.

Hal ini tercermin dari rasio gearing yang berada pada level 0,3x secara YoY, menunjukkan neraca keuangan yang semakin sehat meskipun perusahaan tetap agresif berinvestasi dalam ekspansi jaringan toko.

Baca Juga: Perjalanan Tiga Dekade AZKO Memberi Arti untuk Pelanggan Rumah Tangga di Indonesia

Direktur sekaligus Chief Financial Officer MR DIY Indonesia, Rika Juniaty Tanzil, menyampaikan bahwa model operasional Perseroan yang teruji dan dapat diskalakan menjadi salah satu kunci keberlanjutan pertumbuhan.

Dengan model operasional yang telah terbukti, fondasi keuangan yang terus menguat, serta proposisi nilai yang semakin dirasakan manfaatnya oleh pelanggan, Perseroan berada pada posisi yang kuat untuk menghadirkan pertumbuhan yang berkelanjutan dan menguntungkan.

“Kami juga berkomitmen menciptakan nilai lebih besar bagi keluarga Indonesia sekaligus memberikan hasil jangka panjang bagi para pemegang saham,” jelas Rika.

Ke depan, MR DIY Indonesia melihat potensi ekspansi yang masih sangat luas di pasar domestik. Penetrasi ritel modern di Indonesia, khususnya di kota-kota tier 2 dan tier 3, masih tergolong rendah.

Di sisi lain, kebutuhan masyarakat terhadap produk rumah tangga yang terjangkau terus meningkat, membuka peluang bagi Perseroan untuk memperluas jangkauan toko sekaligus memperkuat posisinya sebagai salah satu pemain utama di sektor ritel kebutuhan sehari-hari di Indonesia.

Redaksi@realestat.id

Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Topik

Artikel Terkait