RealEstat.id (Bandung) – Menteri Perumahan dan Kawasan Permukiman (PKP) Maruarar Sirait didampingi Walikota Bandung, Muhammad Farhan melakukan survei lahan di kawasan Sadang Serang, Kota Bandung, yang akan dijadikan lokasi rumah susun (rusun) subsidi.
Dalam kunjungan tersebut, Menteri PKP menyampaikan apresiasi kepada Pemerintah Kota Bandung atas komitmen menghadirkan hunian vertikal bagi masyarakat berpenghasilan rendah (MBR).
“Kota Bandung sudah lama tidak membangun rusun. Kami mengapresiasi Wali Kota Farhan yang bisa melakukan terobosan dengan mendorong pembangunan rusun subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah,” ujar Maruarar Sirait di sela kegiatan survei, Kamis (12/2/2026).
Baca Juga: Pembangunan Rusun Subsidi Meikarta Dimulai, Targetkan 141 Ribu Unit Hunian Vertikal
Menurut rencana, di lahan tersebut akan dibangun satu tower rusun subsidi setinggi maksimal 20 lantai, dengan kapasitas kurang lebih 1.208 unit hunian.
“Proyek ini diproyeksikan menjadi solusi hunian vertikal terjangkau di tengah keterbatasan lahan Kota Bandung,” terang Ara, sapaan akrab Maruarar Sirait.
Untuk memastikan pembangunan berjalan optimal dan tepat sasaran, Menteri PKP menegaskan tiga langkah strategis yang akan dilakukan.
“Pertama, memperkuat regulasi. Kedua, turun langsung ke lapangan untuk mengetahui ekosistem di sekitar lokasi agar tepat sasaran. Ketiga, pengaturan pembiayaan agar proyek ini berkelanjutan dan terjangkau,” tukasnya.
Baca Juga: Rusun Subsidi Jadi Prioritas 2026, Menteri PKP Tinjau Lokasi di Kemayoran
Terkait kriteria penerima manfaat, Menteri PKP menegaskan bahwa rusun subsidi diperuntukkan bagi masyarakat yang memenuhi tiga syarat utama.
“Pertama, belum memiliki rumah. Kedua, masyarakat berpenghasilan rendah Kota Bandung. Ketiga, memiliki penghasilan,” jelas Maruarar.
Lebih lanjut, Menteri PKP berharap, melalui sinergi antara pemerintah pusat, pemerintah daerah, dan dukungan pembiayaan yang terintegrasi, pembangunan rusun subsidi di Sadang Serang diharapkan menjadi model penyediaan hunian vertikal yang berkelanjutan, terjangkau, dan berpihak kepada masyarakat berpenghasilan rendah di Kota Bandung.
Baca Juga: Solusi Baru Polemik PPPSRS Dalam Pengelolaan Rumah Susun
Sementara itu, Wali Kota Bandung, Muhammad Farhan menyampaikan komitmen Pemerintah Kota Bandung untuk segera merealisasikan pembangunan hunian vertikal tersebut.
“Secepatnya kami akan membangun rusun subsidi untuk masyarakat berpenghasilan rendah dalam bentuk rumah susun milik (rusunami). Tanah di sini merupakan milik Pemerintah Kota Bandung,” ujarnya.
Farhan juga menegaskan bahwa dari sisi pembiayaan, Pemerintah Kota Bandung berkomitmen memberikan dukungan subsidi bersama Pemerintah Provinsi.
“Untuk pembiayaan, kami berkomitmen memberikan subsidi dari Pemerintah Kota dan Pemerintah Provinsi. Semoga pembangunan rusun ini berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” tambahnya.
Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News








