RealEstat.id

Bank BCA Optimistis Penyaluran KPR Tumbuh Hingga 7% di 2026, Bagaimana Strateginya?

Target yang terbilang optimistis ini dipatok seiring dengan beragam strategi yang disiapkan untuk mendorong penyaluran KPR BCA di 2026 ini. 

Melani Megawati KPR Bank BCA 2026 realestat.id dok
Melani Megawati, SVP Consumer Credit Division BCA. (Foto: Istimewa)

RealEstat.id (Tangerang) – Memasuki tahun 2026, PT Bank Central Asia, Tbk (IDX: BBCA/ Bank BCA) menargetkan pertumbuhan Kredit Pemilikan Rumah (KPR) di angka 6% – 7%.

Target yang terbilang optimistis ini dipatok seiring dengan beragam strategi yang disiapkan BCA untuk mendorong penyaluran KPR BCA di 2026 ini. 

Hal tersebut diungkapkan, Melani Megawati, SVP Consumer Credit Division BCA saat menjadi pembicara di siniar mini studio BCA Expoversary di ICE BSD, Tangerang, pada Kamis (5/2/2026) lalu.

Lebih lanjut dia mengatakan bahwa BCA berfokus untuk memberikan pelayanan berkualitas bagi nasabah yang ingin mengambil KPR. 

Baca Juga: KPR Jadi Penopang, Penyaluran Kredit BCA Tembus Rp993 Triliun di 2025

“Kami mempunyai situs rumahsaya.bca.co.id yang merupakan layanan one-stop shopping bagi nasabah yang ingin membeli rumah dengan fasilitas KPR,” tutur Melani.

Lewat situs ini, imbuhnya, nasabah dapat melakukan browsing untuk melihat listing properti dari sejumlah developer dan agen properti yang sudah menjadi mitra BCA.

“Tidak hanya itu, nasabah juga dapat langsung melakukan simulasi kredit dan melakukan pengajuan kredit lewat situs ini,” urainya.

Di samping itu, Melani juga menjelaskan bahwa kini nasabah dapat mengetahui sisa angsuran lewat aplikasi MyBCA.

Baca Juga: Tekan Sampah Pangan, Program Food Recovery BCA Digital Selamatkan 500 Porsi Makanan Layak Konsumsi

“Selain itu, BCA juga telah menawarkan after sales service yang bisa diakses langsung oleh konsumen melalui aplikasi haloBCA,” ujarnya.

Melani Megawati menuturkan jika nasabah punya pertanyaan soal bunga atau hal-hal lain terkait KPR, mereka tidak perlu bingung mencari siapa yang bisa ditanyakan.

Dari sisi suku bunga, BCA mengusung program bunga fixed berjenjang untuk memberikan kemudahan dan fleksibilitas bagi nasabah yang mengambil program KPR BCA.

Melani menyebut, penawaran program bunga fixed berjenjang dengan bunga kompetitif telah menjadi magnet khususnya bagi generasi muda atau Gen Z untuk mendapatkan rumah impiannya.

Baca Juga: Bank BCA Salurkan CSR untuk Rehabilitasi Rumah Prajurit TNI AD

Melalui penawaran ini, terangnya, para Gen Z dapat menyesuaikan bunga cicilan dengan kebutuhan dan kapasitas mereka. 

Dia memberi contoh, pada program (bunga fixed berjenjang) ini nasabah bisa mengambil bunga fixed 3 tahun pertama, lalu bunga fixed yang berbeda untuk 3 tahun berikutnya, dan selanjutnya untuk 4 tahun ke depan.

Bunganya rendah di awal, dan perlahan akan menyesuaikan, dengan asumsi kalangan Gen Z juga memiliki kenaikan income seiring bertambahnya masa kerja atau perjalanan usahanya yang terus berkembang.

“Oleh karena itu, program unggulan ini menjadi sangat populer di kalangan Gen Z,” papar Melani.

Baca Juga: Resmi Jadi Penyalur KPR Subsidi FLPP, Bank BCA Dapat Kuota 1.000 Unit Rumah

BCA juga secara rutin menawarkan promo menarik untuk mendukung daya beli masyarakat dan pertumbuhan ekonomi.

Salah satunya lewat gelaran BCA Expoversary 2026 yang menawarkan bunga spesial KPR 1,69% fixed 1 tahun, dengan diskon provisi 50% dan diskon asuransi jiwa 5% yang berlaku hingga 31 Maret 2026. 

Selain strategi yang telah disiapkan BCA, Melani juga menjelaskan bahwa optimisme pertumbuhan KPR didukung oleh sejumlah insentif yang diusung pemerintah, misalnya perpanjangan insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) untuk pembelian properti baru dengan harga tertentu.

“Kami melihat bahwa perpanjangan insentif PPN DTP merupakan stimulus bagi pertumbuhan permintaan properti pada tahun 2026, dan harapannya juga berdampak positif bagi kenaikan penyaluran KPR BCA,” pungkas Melani.

Redaksi@realestat.id

Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Topik

Artikel Terkait