RealEstat.id (Singapura) – Perubahan gaya hidup masyarakat Asia mendorong kebutuhan hunian yang semakin fleksibel dan nyaman.
Tren ini kemudian turut membentuk perkembangan connected home atau rumah terhubung, dengan pencahayaan pintar (smart lighting).
Perusahaan global dalam bidang pencahayaan, Signify, menilai masa depan rumah pintar tidak hanya ditentukan oleh kecanggihan teknologi, tetapi juga kemampuannya menjawab kebutuhan penghuni.
“Saya meyakini connected home adalah cerita tentang manusia serta bagaimana kehidupan dan ekspektasi mereka terhadap rumah terus berkembang,” ujar CEO Signify, As Tempelman dalam sebuah diskusi di Singapura.
Baca Juga: Signify Dorong Inovasi Pencahayaan untuk Kota Pintar dan Bangunan Berkelanjutan
Rumah Multifungsi Dorong Kebutuhan Pencahayaan Fleksibel
Menurut Tempelman, perubahan fungsi ruang menjadi salah satu tantangan dalam pengembangan hunian modern di Asia.
Rumah tidak hanya menjadi tempat beristirahat, tetapi juga area bekerja, belajar, menerima tamu, hingga berkumpul bersama keluarga.
Berdasarkan studi Reeracoen × Rakuten Insight mencatat bahwa sebanyak 72% pekerja Asia Pasifik memilih sistem kerja hybrid.
Menurut dia, pengaturan pencahayaan dapat membantu menyesuaikan suasana rumah dengan aktivitas penghuninya. Mulai dari menjaga konsentrasi saat bekerja hingga menciptakan suasana nyaman untuk beristirahat.
Baca Juga: Philips Ultrabright: Solusi Pencahayaan Modern yang Bantu Tingkatkan Produktivitas di Rumah
Smart Lighting Mulai Dilirik Konsumen Indonesia
Konsumen semakin menginginkan teknologi yang intuitif dan menyatu dengan kehidupan tanpa menambah perangkat.
Signify menemukan bahwa konsumen di Asia Tenggara memiliki kebutuhan smart lighting atau pencahayaan pintar yang beragam.
Di Indonesia sendiri, Signify menemukan bahwa banyak keluarga melihat pencahayaan sebagai salah satu elemen yang dapat mendukung kenyamanan di dalam rumah, termasuk di kamar anak dan area bersantai.
Seiring meningkatnya integrasi teknologi dalam kehidupan sehari-hari, minat konsumen juga mulai bergeser dari pencahayaan konvensional menuju smart lighting.
Baca Juga: Philips Lighting Store Hadir di Gading Serpong, Bidik Kebutuhan Hunian Urban
Teknologi ini memungkinkan pengguna mengatur lampu secara otomatis, termasuk menyesuaikan warna dan intensitas cahaya melalui ponsel pintar, kendali jarak jauh, atau asisten suara.
Sementara itu President Director Signify Commercial Indonesia, Dedy Bagus Pramono menambahkan untuk menjawab kebutuhan pasar di tanah air, pihaknya menghadirkan Philips Smart Lighting.
Merek lampu pintar tersebut hadir dengan pilihan produk yang beragam, mulai smart bulb, downlight, light strip, light bar, hingga smart spotlight.
“Kami merancang Philips Smart Lighting agar pengguna mudah menggunakannya, intuitif, dan memahami kebiasaan pengguna,” pungkas Dedy.
Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News








