RealEstat.id

Konservasi Pesisir Tangerang, Sinar Mas Land Tanam 5.500 Mangrove dan Lepas 100 Ekor Mimi

Sinar Mas Land melakukan penanaman 5.500 bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata dan pelepasan 100 ekor Belangkas Tapal Kuda (Mimi).

Sinar Mas Land Aksi Menanam Pohon Konservasi Mangrove 2025 Semangat Melestarikan Lingkungan realestat.id dok
Sinar Mas Land melakukan penanaman 5.500 bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata dan pelepasan 100 ekor Belangkas Tapal Kuda (Mimi).

RealEstat.id (Tangerang) – Guna memperkuat ekosistem mangrove di Kabupaten Tangerang, Sinar Mas Land menyelenggarakan kegiatan Aksi Menanam Pohon Konservasi Mangrove 2025, bertema “Semangat Melestarikan Lingkungan”.

Berlangsung di kawasan Ketapang Urban Aquaculture, Desa Ketapang, Kecamatan Mauk, Kabupaten Tangerang, kegiatan ini dihadiri oleh Ujat Sudrajat (Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kabupaten Tangerang), Komunitas Kelompok Mangrove Ki Brosot, Kelompok Petani Mangrove Desa Ketapang, Masyarakat setempat dan Tim Divisi CSR Sinar Mas Land.

Sinar Mas Land melakukan penanaman 5.500 bibit mangrove jenis Rhizophora mucronata dan pelepasan 100 ekor Belangkas Tapal Kuda (Mimi).

Sinar Mas Land juga memasang papan edukasi infografis flora dan fauna di area Taman Mangrove Ketapang.

Baca Juga: Festival Dolanan Khatulistiwa 2025: Upaya Sinar Mas Land Lestarikan Budaya di Era Digital

Fasilitas edukatif ini diharapkan dapat meningkatkan pemahaman pengunjung terhadap keanekaragaman hayati serta mendukung pengembangan ekowisata berbasis konservasi.

Dony Martadisata, Managing Director President Office Sinar Mas Land mengatakan, Mangrove memiliki peran penting dalam menjaga keseimbangan ekologi pesisir, mulai dari mencegah abrasi, menyerap karbon, hingga menjadi habitat bagi berbagai organisme laut.

Berdasarkan data Kementerian Lingkungan Hidup dan Kehutanan (KLHK) pada tahun 2025, sekitar 637 ribu hektare mangrove di Indonesia berada dalam kondisi kritis sehingga rehabilitasi perlu terus digencarkan.

“Upaya konservasi mangrove bukan hanya tentang menanam pohon, tetapi menanam harapan bagi masa depan ekosistem pesisir kita,” tutur Dony.

Menurutnya, kegiatan ini adalah bentuk kontribusi Sinar Mas Land dalam mendukung target SDGs dan upaya nasional pemulihan ekosistem mangrove.

Baca Juga: Groundbreaking Singapore Intercultural School (SIS): Langkah BSD City Hadirkan Pendidikan Global

Ke depan, pihaknya akan terus memperluas program konservasi berbasis masyarakat agar manfaatnya dapat dirasakan secara jangka panjang.

“Kami berkomitmen untuk terus menghadirkan program-program lingkungan yang memberi manfaat nyata bagi masyarakat dan berharap aksi hari ini dapat menginspirasi lebih banyak pihak untuk ikut menjaga keberlanjutan ekosistem pesisir Indonesia,” terangnya.

Sinar Mas Land secara aktif melaksanakan program penanaman pohon setiap tahun sebagai komitmen perusahaan untuk memperhatikan kelestarian lingkungan hidup.

Kegiatan penanaman pohon ini menjadi salah satu program Corporate Social Responsibility (CSR) Sinar Mas Land di bidang lingkungan.

Baca Juga: Yayasan Muslim Sinar Mas Land Helat Acara Puncak Berantas Buta Al-Qur’an (BBQ) Ke-7 di Bogor

Sebelumnya, sepanjang 2025, Sinar Mas Land telah menanam 326 pohon pelindung (Tabebuya, Spathodea, dan Jacaranda), 310 pohon buah (mangga, rambutan, dan jeruk), serta membagikan 310 bungkus pupuk kompos di Kabupaten Tangerang.

Inisiatif ini bertujuan untuk mendukung keberlanjutan lingkungan, menjaga kelestarian alam, serta meningkatkan kualitas hidup masyarakat.

Pohon lindung ditanam sebagai pencegah erosi sekaligus peneduh, sementara pohon buah dipilih untuk memberikan manfaat ganda, baik sebagai peneduh maupun sebagai sumber hasil alam.

Penanaman pohon buah dilakukan di berbagai titik strategis Kabupaten Tangerang seperti di Kampung Baru, Desa Sampora, Desa Cibogo, dan Kelurahan Cisauk.

Redaksi@realestat.id

Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Topik

Artikel Terkait