RealEstat.id

Pasar Apartemen Sewa di Jakarta: Pasokan Didominasi Serviced Apartment

Indikator pasar apartemen sewa Jakarta pada 2026 menunjukkan pergerakan yang stabil dengan prospek positif.

apartemen sewa jakarta realestat.id dok ekspatriat
Ilustrasi Foto: Realestat.id

RealEstat.id (Jakarta) – Pasar apartemen sewa Jakarta hingga akhir Kuartal III 2025 menunjukkan perkembangan yang cukup solid dengan dinamika pasokan dan tingkat hunian yang bergerak stabil.

Menukil data Leads Property, total pasokan apartemen sewa Jakarta tercatat mencapai sekitar 11.000 unit, yang terbagi antara kawasan CBD (47%) dan Non CBD (53%).

“Hal ini mencerminkan distribusi yang relatif seimbang antara pusat bisnis utama dan area penyangga,” jelas Martin Samuel Hutapea, Associate Director Research & Consultancy Department PT Leads Property Services Indonesia.

Dia menerangkan, dari sisi performa harga, rata-rata tarif sewa apartemen di Jakarta berada pada level USD19,3 per m² per bulan.

Baca Juga: Pasar Apartemen Sewa di Jakarta Merambah ke Wilayah Penyangga

“Harga ini menegaskan posisi pasar yang tetap kompetitif di tengah meningkatnya kebutuhan hunian fleksibel, khususnya bagi ekspatriat dan profesional yang bekerja di pusat bisnis maupun kawasan industri,” tuturnya.

Sementara itu, rata-rata tingkat hunian berada di kisaran 63,3%, menunjukkan permintaan yang terjaga di tengah dinamika ekonomi dan perubahan preferensi penghuni.

Stabilitas tingkat hunian ini menjadi sinyal positif bagi pengembang dan investor yang membidik sektor hunian sewa sebagai portofolio yang tahan terhadap fluktuasi.

Data yang dirangkum Leads Property menunjukkan, hingga Kuartal III 2025, pasar apartemen sewa di Jakarta mencatat penambahan pasokan baru sebanyak 326 unit.

Baca Juga: Ekspatriat Asia Dominasi Permintaan Apartemen Sewa di Jakarta

Menariknya, sekitar 47% dari pasokan baru tersebut merupakan unit tipe Studio, yang menggambarkan tren kebutuhan akan hunian praktis dan efisien, terutama bagi para profesional muda serta pekerja yang membutuhkan akomodasi fleksibel dekat pusat aktivitas.

Menjelang akhir 2025, pasar diproyeksikan masih akan menerima tambahan sekitar 200 unit apartemen sewa baru.

“Kehadiran suplai tambahan ini diharapkan dapat memberikan lebih banyak pilihan bagi penyewa sekaligus menjaga dinamika pasar tetap sehat di tengah meningkatnya kompetisi,” jelas Martin Samuel Hutapea.

Dengan pertumbuhan pasokan yang berkelanjutan, tingkat hunian yang stabil, dan harga sewa yang kompetitif, pasar apartemen sewa Jakarta menunjukkan fondasi yang solid menuju 2026, sekaligus memperkuat posisi sebagai salah satu segmen properti yang paling adaptif terhadap perubahan kebutuhan urban modern.

Baca Juga: Apartemen Sewa di CBD Jakarta Paling Diminati, Apa Penyebabnya?

Apartemen Servis vs Non-Servis

Segmen apartemen sewa di Jakarta masih didominasi oleh apartemen servis (serviced apartment) yang berkontribusi sekitar 76% dari total pasokan.

Data Leads Property menunjukkan, apartemen servis di Jakarta memiliki rata-rata tingkat hunian 66% dengan tarif sewa berada di kisaran USD21,6 per m² per bulan.

Sementara itu, apartemen non-servis menyumbang sekitar 24% dari pasokan, dengan tingkat hunian rata-rata sekitar 54% dan harga sewa yang lebih terjangkau, yakni sekitar USD12,5 per m² per bulan.

Kategori ApartemenKontribusi PasokanRata-rata Tingkat HunianRata-rata Harga Sewa (per m²/bulan)
Apartemen Servis76%66%USD 21,6
Apartemen Non-Servis24%54%USD 12,5

Sumber: Leads Property

Baca Juga: Apartemen Sewa Jakarta Mesti Bersaing dengan Kondominium dan Hotel Bintang 5

Pasar Apartemen Sewa Jakarta di 2026

Indikator pasar apartemen sewa di Jakarta pada tahun 2026 menunjukkan pergerakan yang stabil dengan prospek positif.

Menurut riset Leads Property, pasokan kumulatif tercatat akan tetap berada di kisaran 10.400 unit, sementara tingkat hunian diproyeksikan bakal meningkat hingga mencapai 65% – 66%.

Dari sisi harga, tarif sewa juga diperkirakan stabil pada level USD19 – USD20 per meter persegi per bulan, yang mencerminkan kondisi pasar yang konsolidatif namun tetap kompetitif.

Martin menerangkan, pasar apartemen sewa di Jakarta pada 2026 diproyeksikan terus berkembang seiring perubahan pola tinggal para ekspatriat.

“Durasi penugasan yang semakin pendek mendorong pengelola hunian menawarkan pilihan sewa yang lebih fleksibel—mulai dari tahunan, bulanan, hingga harian,” urainya.

Baca Juga: Pasar Apartemen Sewa Jakarta: Tak Hanya Diminati Ekspatriat dan Corporate Client

Sementara itu, opsi sewa apartemen harian kini juga dibidik untuk menarik pasar wisatawan domestik yang membutuhkan akomodasi praktis dengan fasilitas lebih lengkap dibanding hotel konvensional.

Di sisi lain, preferensi ekspatriat turut mengalami pergeseran. Dengan anggaran perusahaan yang cenderung stabil dalam beberapa tahun terakhir, mereka menjadi lebih selektif dalam memilih tempat tinggal.

“Hunian dengan fasilitas lengkap, kenyamanan tinggi, serta nilai yang sepadan dengan biaya tetap menjadi prioritas,” jelas Martin, menambahkan.

Lokasi pun menjadi faktor krusial, di mana apartemen sewa yang berada dekat kawasan perkantoran, pusat hiburan, sekolah internasional, serta area pemukiman dengan komunitas ekspatriat masih menjadi pilihan utama.

Baca Juga: Tips Sewa Apartemen Bulanan untuk Hemat Pengeluaran

Leads Property juga melihat tren ekspansi pasar apartemen sewa yang tidak hanya terpusat di area premium Jakarta, namun mulai merambah ke wilayah lain seperti Pantai Indah Kapuk (PIK), Bekasi, dan Cikarang.

“Perkembangan ini didorong oleh meningkatnya kebutuhan hunian sewa dari pekerja dan ekspatriat yang beraktivitas di kawasan industri maupun pusat bisnis baru di luar inti kota,” tutur Martin.

Selain itu, ekspansi tersebut membuka peluang pengembangan apartemen sewa yang lebih beragam, modern, dan terintegrasi dengan ekosistem gaya hidup urban.

Dengan kombinasi fleksibilitas masa sewa, preferensi penghuni yang semakin matang, serta perluasan area permintaan, pasar apartemen sewa Jakarta diperkirakan memasuki fase pertumbuhan yang lebih adaptif dan kompetitif di 2026.

Redaksi@realestat.id

Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Topik

Artikel Terkait