Lompat ke konten utama

RealEstat.id

Lippo Cikarang (LPCK) Bukukan Prapenjualan Rp902 Miliar di Semester I 2026, 53% dari Target Tahunan

Respon positif pada segmen rumah tapak mendorong prapenjualan LPCK ke Rp902 miliar di Semester I 2026, sementara pendapatan mencapai Rp1,62 triliun.
Lippo Mall Cikarang LPCK realestat.id dok Kuartal Semester I II III IV 2026 2027
Lippo Mall Cikarang (Foto: Wikipedia)

RealEstat.id (Bekasi)PT Lippo Cikarang Tbk (IDX: LPCK) mencatatkan kinerja yang impresif selama Semester I 2026, dengan mencetak pra-penjualan (marketing sales) sebesar Rp902 miliar, atau tumbuh 14% dibandingkan periode yang sama tahun sebelumnya.

Pencapaian ini setara dengan 53% dari target marketing sales tahunan Perseroan sebesar Rp1,70 triliun, yang mencerminkan momentum pertumbuhan masih tetap terjaga.

Kinerja pra-penjualan LPCK di Semester I 2026 didukung oleh kontribusi solid dari penjualan rumah tapak, apartemen, dan unit komersial.

Perseroan juga terus memperkuat portofolio produknya melalui peluncuran proyek-proyek baru, termasuk QXYZ Phase 6 (Neo North & Patio) serta Imagi Collection (@Neo & @The Patio), guna menjawab kebutuhan pasar yang terus berkembang.

Baca Juga: Rombak Jajaran Komisaris dan Direksi, Lippo Cikarang (LPCK) Siapkan Strategi Ekspansi Kawasan

LPCK membukukan pendapatan sebesar Rp1,62 triliun pada Semester I 2026, mencerminkan fundamental bisnis yang tetap kuat.

Kinerja ini ditopang oleh tiga segmen utama, yaitu penjualan rumah tapak dan apartemen sebesar Rp779 miliar, unit komersial sebesar Rp330 miliar, serta jasa pengelolaan kota sebesar Rp262 miliar.

Ketiga segmen tersebut secara konsisten menjadi pilar utama dengan kontribusi sekitar 84% terhadap total pendapatan Perseroan.

Sejalan dengan kinerja tersebut, Perseroan mencatat laba kotor sebesar Rp511 miliar dengan margin laba kotor meningkat menjadi 31%, dibandingkan 21% pada periode yang sama di tahun sebelumnya.

Baca Juga: Groundbreaking Digelar, Rusun Subsidi di Meikarta Telan Investasi Rp16 Triliun

Peningkatan ini mencerminkan disiplin biaya yang baik serta strategi produk yang tepat sasaran dan tetap diminati pasar.

LPCK membukukan EBITDA sebesar Rp318 miliar pada Semester I 2026, dengan EBITDA margin meningkat menjadi 20% dari 13% pada periode yang sama di tahun sebelumnya. Hal ini mencerminkan efisiensi operasional yang terus terjaga secara konsisten.

Sementara itu, Pra-penjualan Lippo Cikarang mencapai Rp902 miliar pada Semester I 2026, atau meningkat dari Rp791 miliar pada periode yang sama di tahun sebelumnya.

Pertumbuhan ini didorong oleh tingginya minat pasar terhadap produk residensial, khususnya rumah tapak yang berkontribusi sebesar 69% dari total prapenjualan.

Baca Juga: Lippo Cikarang (LPCK) Raih Marketing Sales Rp791 Miliar di Semester I 2025, 48% Dari Target

Selama periode tersebut, Perseroan berhasil membukukan pra-penjualan sebanyak 956 unit, didukung oleh proyek-proyek unggulan seperti Cendana Suites @ The Patio, NEO 5enses, dan The Allegra @ Casa De Lago yang terus mendapatkan respons positif dari pasar.

Presiden Direktur PT Lippo Cikarang Tbk, Agus Arismunandar menyampaikan optimisme terhadap prospek industri properti, khususnya pada segmen hunian terjangkau dan premium yang menunjukkan permintaan yang tetap kuat dan berkelanjutan.

Menurutnya, pencapaian 53% dari target pra-penjualan tahunan pada semester pertama mencerminkan kepercayaan konsumen yang tetap tinggi terhadap produk kami.

“Ke depan, kami optimistis dapat melanjutkan kinerja positif ini dengan tetap berfokus pada kualitas produk, ketepatan waktu pembangunan, serta kepuasan pelanggan,” ujar Agus.

Redaksi@realestat.id

Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Topik

Artikel Terkait