RealEstat.id

Ekosistem Kota Kian Solid, Paramount Gading Serpong Siap Bawa Tangerang Raya Naik Level

Paramount Gading Serpong telah mengejawantah menjadi destinasi favorit masyarakat Tangerang Raya hingga Jabodetabek sebagai pusat bisnis dan gaya hidup.

Matera Residence Paramount Land Gading Serpong realestat.id dok.jpg
Kawasan Matera Residence, Paramount Gading Serpong. (Foto: Dok. Paramount Land)

RealEstat.id (Tangerang) – Pasar perumahan Tangerang menjadi primadona utama di kawasan Jabodetabek—bahkan mengalahkan Jakarta dalam hal volume pencarian dan minat pembeli.

Kini, Tangerang tidak lagi dianggap sebagai “wilayah penyangga” semata, melainkan telah bertransformasi menjadi pusat ekonomi baru yang mandiri.

Riset Rumah123 mencatat, di paruh pertama 2025, Tangerang memegang porsi sekitar 16,8% dari total permintaan hunian nasional, mengungguli Jakarta Selatan dan Jakarta Barat yang masing-masing sebesar 11,4% dan 9,8%.

Fenomena antrean pembeli saat peluncuran unit properti baru seperti yang terjadi di BSD City dan Gading Serpong, menunjukkan bahwa kepercayaan investor tetap tinggi, meskipun kondisi ekonomi global masih sangat dinamis.

Baca Juga: Paramount Land Sabet Gelar ‘Best Township Developer’ di PropertyGuru Asia Property Awards 2025

Sementara itu, riset yang dilakukan Indonesia Property Watch (IPW) menunjukkan, pada Kuartal IV 2025 secara umum pasar hunian tapak di Jabodetabek bergeser ke segmen harga yang relatif lebih tinggi.

Kendati di beberapa wilayah memperlihatkan penurunan, seperti di Bekasi, Serang, dan Depok, wilayah Tangerang dan sekitarnya justru mengalami kenaikan segmentasi harga, yakni rata-rata di kisaran Rp1 miliaran.

Tak hanya itu, harga rata-rata unit rumah di Tangerang juga mengalami kenaikan mencapai 13,8%, atau yang tertinggi di Jabodetabek.

Meskipun terjadi penurunan jumlah unit terjual, namun nilai penjualan di Tangerang masih cukup tinggi dibandingkan dengan wilayah lain.

Fenomena unik bisa dilihat di Gading Serpong. Meskipun secara umum penjualan rumah tapak mengalami sedikit perlambatan, kawasan township ini justru menjelma sebagai pusat ekonomi dan komersial baru.

Baca Juga: Manfaatkan Insentif Bebas PPN, Paramount Land Gulirkan Program #TaxFreeSeason 2026

Welcome to Paramount Gading Serpong Land Tangerang realestat.id dok
Kawasan Paramount Gading Serpong (Foto: Dok. Paramount Land)
Fenomena dan Identitas Baru Paramount Gading Serpong

Tak dapat dipungkiri, Gading Serpong dalam dua dekade terakhir telah bertransformasi sebagai salah satu pusat aktivitas ekonomi dan gaya hidup di Koridor Barat Jakarta.

Kawasan dengan luas 1.500 hektare ini sejak awal memang telah dirancang sebagai kota mandiri (township) yang lengkap, di mana fungsi hunian, komersial, pendidikan, kesehatan, hingga rekreasi, terintegrasi dalam satu ekosistem perkotaan yang solid.

Saat ini, dengan populasi penduduk sekitar 120 ribu (non-komuter), Gading Serpong telah menjadi ruang bertumbuh bagi komunitas urban yang produktif dan berdaya saing tinggi.

Komitmen terhadap kualitas hidup jangka panjang menjadi hal yang paling fundamental bagi Paramount Land dalam mengembangkan kota Gading Serpong.

Melalui inovasi berkelanjutan dan penguatan karakter kawasan, Paramount Land menegaskan identitas Paramount Gading Serpong sebagai kota modern bernilai tinggi.

Baca Juga: Usung Tagline ‘Everything is Here’, Paramount Gading Serpong Hadirkan Identitas dan Logo Baru

Kawasan ini tidak hanya diposisikan sebagai tempat tinggal dan pusat aktivitas usaha, tetapi juga sebagai instrumen investasi properti yang relevan dan prospektif di masa depan.

Direktur Paramount Land, Chrissandy Dave menjelaskan, Paramount Gading Serpong telah mengejawantah menjadi destinasi favorit masyarakat Tangerang Raya hingga Jabodetabek.

“Bahkan, kawasan Maggiore saat ini menjadi destinasi kuliner masyarakat, tidak hanya Jabodetabek namun juga dari luar Jawa,” katanya.

Logo Baru paramount gading serpong realestat.id dok
Logo Baru Paramount Gading Serpong.

Beragam aktivitas dapat dilakukan di sini, mulai dari menikmati suasana kota yang dinamis dan ragam kuliner populer, bekerja dan mengadakan pertemuan bisnis maupun kasual, hingga mencari peluang usaha dan investasi terbaik.

“Perkembangan ini menegaskan posisi Gading Serpong sebagai pusat aktivitas urban yang hidup, produktif, dan terus bertumbuh,” tuturnya.

Momentum penting bagi kawasan ini terjadi pada Desember 2025, bertepatan dengan HUT Paramount Enterprise ke-19, melalui peluncuran identitas, logo, dan tagline baru Paramount Gading Serpong: ‘Everything is Here’.

Baca Juga: Dikelola Profesional, Pasar Modern Paramount Gading Serpong Jadi Simpul Aktivitas Sosial dan Ekonomi Warga

Langkah ini menjadi penegasan fase kedewasaan kawasan yang mengusung konsep livable city, sekaligus menjadi bukti bahwa sebuah kota mandiri telah terbentuk secara utuh.

Menurut Chrissandy, identitas baru Paramount Gading Serpong dirancang sebagai payung besar yang menaungi seluruh pengembangan kawasan, memastikan konsistensi kualitas hunian, komersial, dan gaya hidup yang terintegrasi.

Dia menambahkan, identitas ini bukan sekadar penyegaran visual, melainkan cerminan perjalanan transformasi kawasan yang berkomitmen tumbuh bersama masyarakat.

“Brand ini didesain modern dan berakar, sederhana namun berkelas, adaptif dengan era digital, serta relevan untuk pertumbuhan jangka panjang. Visualnya mudah dikenali, konsisten, dan kuat secara filosofi maupun estetika,” jelasnya.

Di sisi lain, dengan mengusung filosofi ‘City Within Reach’, Paramount Gading Serpong dikembangkan sebagai kota yang senyaman rumah tinggal.

Baca Juga: Tren Pasar Ruko di Tangerang dan Fenomena Surga Kuliner Gading Serpong

Management Traffic Boulevard Kota Gading Serpong Tangerang Ruko Paramount Land realestat.id dok
Traffic lalu lintas di Boulevard Gading Serpong (Foto: Dok. Paramount Land)

“Penghuni dapat memenuhi seluruh kebutuhan harian dengan mudah, beraktivitas secara efisien, dan menikmati kebersamaan dalam lingkungan yang nyaman serta berkualitas,” terang Chrissandy.

Filosofi ini diperkuat melalui kampanye ‘Everything is Here’, yang menegaskan bahwa setiap proyek di Paramount Gading Serpong dirancang saling terhubung dengan kawasan di sekitarnya, menciptakan kemudahan mobilitas dan kenyamanan beraktivitas.

Lebih lanjut, Chrissandy Dave mengungkapkan, pertumbuhan Gading Serpong kini tidak hanya tercermin dari pembangunan fisik, tetapi juga dari kuatnya ikatan komunitas yang terbentuk.

Beragam fasilitas kota, ruang publik, dan kegiatan bernilai positif dihadirkan untuk mendorong interaksi sosial, kolaborasi, serta gaya hidup sehat dan produktif.

“Dalam jangka panjang, Paramount Gading Serpong diproyeksikan menjadi pusat kehidupan urban yang harmonis, inklusif, dan berkelanjutan,” ujarnya.

Baca Juga: Lewat Kampanye ‘Growth is Certain’, Paramount Land Pastikan Pertumbuhan Investasi di Gading Serpong

Sebagai pengembang yang menjunjung tinggi nilai integritas dan penatalayanan, Paramount Land terus menyesuaikan diri dengan dinamika kebutuhan pasar dan masyarakat.

Fokus perusahaan, menurut Chrissandy, adalah menghadirkan lingkungan hunian dan komersial yang aman, nyaman, dan bertumbuh melalui pembangunan infrastruktur berkualitas, penyediaan fasilitas kota, serta peluncuran produk properti yang mampu memperkuat nilai kawasan dan daya tarik investasi.

Lebih dari sekadar kawasan properti, Paramount Gading Serpong merupakan ekosistem kehidupan tempat masyarakat tinggal, bekerja, berinteraksi, dan bertumbuh bersama.

“Nilai akuntabilitas, kualitas, dan keberlanjutan menjadi identitas yang melekat pada setiap tahap pengembangannya,” katanya, menegaskan.

Dengan fondasi yang kuat dan visi jangka panjang, imbuhnya, Paramount Gading Serpong terus menegaskan posisinya sebagai salah satu kota mandiri terbaik di Indonesia—vibrant, dinamis, dan bernilai bagi generasi masa kini maupun mendatang.

Redaksi@realestat.id

Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Topik

Artikel Terkait