RealEstat.id (Jakarta) – PT Aspirasi Hidup Indonesia Tbk (AHI) mencatatkan tahun 2025 sebagai momentum strategis dalam memperkuat fondasi bisnis dengan memperluas penetrasi pasar melalui sejumlah ekspansi di berbagai kota.
Langkah ekspansi ini menjadi kunci pertumbuhan bisnis ritel AHI sepanjang tahun lalu.
Perusahaan membuka 27 toko AZKO baru yang tersebar di berbagai wilayah, termasuk kota lapis kedua dan ketiga.
Ekspansi ini menjangkau 15 wilayah baru seperti Palu, Pematang Siantar, hingga Abepura dan Sorong di Papua. Secara total, AHI kini mengoperasikan 265 toko AZKO di 90 kota di Indonesia.
“Kami terus memperkuat relevansi dan kedekatan dengan pelanggan dengan menghadirkan solusi yang lebih sesuai dengan kebutuhan mereka,” ujar Direktur AHI, Gregory S. Widjaja melalui keterangan tertulis, Jumat (10/04/2026).
Baca Juga: Setelah Ganti Nama, AZKO Resmikan Experience Store Pertama Berkonsep Next-Gen di Alam Sutera
Diversifikasi Pasar Lewat NEKA
Selain memperkuat AZKO, AHI juga memperluas segmentasi pasar melalui kehadiran NEKA.
Merek ini menawarkan produk kebutuhan rumah dan gaya hidup dengan harga lebih terjangkau, menyasar konsumen di area yang belum terjangkau optimal oleh ritel modern.
Sepanjang 2025, AHI telah membuka 10 toko NEKA di wilayah Jabodetabek hingga Banten.
Strategi ini dinilai efektif dalam memperluas basis konsumen sekaligus mempertegas diferensiasi brand dalam portofolio bisnis AHI.
“Kehadiran NEKA merupakan bagian dari strategi kami dalam memperluas jangkauan ritel modern, melalui konsep yang lebih terjangkau dan praktis,” kata Gregory.
Baca Juga: Perjalanan Tiga Dekade AZKO Memberi Arti untuk Pelanggan Rumah Tangga di Indonesia
Memasuki tahun 2026, AHI akan membuka 25–30 toko AZKO dan 40–50 toko NEKA sebagai bagian dari strategi ekspansi bisnis mereka.
Gregory menyampaikan akan terus mendorong ekspansi, inovasi, serta penguatan kapabilitas bisnis.
Hal ini dilakukan guna memastikan AHI tetap adaptif dan mampu menjawab dinamika kebutuhan pasar yang terus berkembang.
Komitmen ESG Perkuat Nilai Bisnis
Di sisi keberlanjutan, AHI mengintegrasikan prinsip Environmental, Social, and Governance (ESG) dalam operasional bisnisnya.
Berbagai inisiatif dilakukan, mulai dari efisiensi energi, pengelolaan limbah, hingga program BISA BAIK yang berfokus pada pengumpulan sampah elektronik.
Sejak program ini hadir pada 2023, AHI telah mengumpulkan lebih dari 6,3 ton limbah elektronik,
Baca Juga: Langkah Nyata AZKO Berbagi 150.000 Cahaya Dukung Efisiensi Energi dan Keberlanjutan
Langkah ini menjadi bagian dari kontribusi AHI dalam mengurangi dampak lingkungan sekaligus mendukung target pembangunan berkelanjutan nasional.
AHI juga menjalankan program AZKO Berbagi Cahaya dengan mendistribusikan lebih dari 5.500 lampu LED hemat energi ke berbagai wilayah, termasuk fasilitas publik seperti sekolah dan tempat ibadah.
Aspirasi Hidup Indonesia menargetkan program ini dapat menjangkau 80 kota hingga tahun 2030 mendatang.
Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News








