Lompat ke konten utama

RealEstat.id

DUMA Ajak Arsitek dan Desainer Interior Indonesia Bikin Karya Sustainable Terbaik 2026, Total Hadiah Awards Capai Rp215 Juta!

Kompetisi Arsitektur DUMA Karya Awards 2026-RealEstat.id-Adhitya Putra
Peluncuruan kompetisi arsitektur dan desain interior DUMA Karya Awards 2026, Jumat (24/07) di Aruma Resto, Jakarta. (Foto: RealEstat.id/Adhitya Putra)

RealEstat.id (Jakarta) – Produsen lokal Wood Plastic Composite atau WPC, DUMA mengajak arsitek dan desainer interior untuk membuat desain bangunan yang memperhatikan keberlanjutan (sustainability) melalui kompetisi bertajuk DUMA Karya Awards 2026.

Kompetisi pertama yang dibuat oleh brand lokal WPC ini hendak mengapresiasi karya arsitek dan interior desainer, sekaligus mendorong lahirnya inovasi desain bangunan berkelanjutan.

DUMA merupakan salah satu brand material bangunan produksi PT Sumber Djaja Perkasa, sebuah perusahaan manufaktur plastik yang telah berdiri sejak 1965 dan berpusat di Sidoarjo, Jawa Timur.

Direktur Marketing PT Sumber Djaja Perkasa, Brian Tanudjaja menerangkan perusahaannya telah memproduksi material WPC lebih dari 23 tahun.

Baca Juga: Pentingnya Standar Keamanan Konstruksi untuk Bangun Masa Depan Arsitektur Berkelanjutan

“Kami menyadari sebagus apapun produk material, itu hanyalah sebuah benda,” kata Brian dalam peluncuran DUMA Karya Awards 2026, Jumat (24/07) di Jakarta.

Brian melanjutkan, tetapi yang membuatnya ‘hidup dan bercerita’ adalah ide dan kreativitas dari tangan para arsitek serta interior desainer.

Karya Awards menjadi cara DUMA untuk mendorong standar desain berkelanjutan Indonesia ke level yang lebih tinggi,” tegasnya.

Menurutnya, ketika standar desain Indonesia terus berkembang, maka kebutuhan terhadap bahan bangunan ramah lingkungan juga akan meningkat.

Baca Juga: Mengupas Ekspresi Kejujuran Material Ekspos Pada Seni Arsitektur

Mencari Karya Desain Berkelanjutan Terbaik

Material WPC DUMA-RealEstat.id
Contoh berbagai produk material WPC DUMA yang dapat mendukung desain bangunan berkelanjutan. (Foto: RealEstat.id/Adhitya Putra)

Fokus utama kompetisi desain berkelanjutan DUMA adalah menghadirkan karya yang tidak hanya memiliki nilai estetika saja.

Akan tetapi juga memperhatikan aspek keberlanjutan dalam proses perancangan.

“Semua produk DUMA memiliki usia yang panjang. Jadi masa pakainya bisa 20-30 tahun kedepan. Selain itu, produk WPC kami juga recycleable,” ujar Brian.

Untuk memilih desain terbaik, DUMA menetapkan Wendy Djuhara dan Andy Rahman sebagai juri Karya Awards 2026.

Kompetisi arsitektur dan desain interior 2026 ini dirancang untuk menjangkau peserta dari berbagai jenjang karier melalui dua kategori kompetisi.

Antara lain, kategori Finished Project untuk arsitek dengan pengalaman profesional minimal lima tahun dan telah menyelesaikan proyek menggunakan material DUMA.

Baca Juga: Liburan Jadi Lebih Reflektif Lewat Pengalaman #arsitekTOUR, Ini 5 Rekomendasi Wisata Arsitektur Terbaik!

Sedangkan kategori Design Challenge ditujukan bagi arsitek dengan pengalaman nol hingga 10 tahun yang belum memiliki proyek terbangun menggunakan material WPC DUMA.

“Melalui DUMA Karya Awards, kami ingin membangun ekosistem, membuka peluang bagi talenta muda, serta menunjukkan bahwa material buatan Indonesia mampu melahirkan karya berkelas dunia,” tandas Brian.

Hadiah Ratusan Juta untuk Pemenang

Menurut informasi resmi dari DUMA, pendaftaran kompetisi telah mulai sejak 10 Juli 2026 dan akan berlangsung hingga 24 November 2026.

Adapun batas akhir pengumpulan karya berlangsung pada 3 Desember 2026 mendatang. Seluruh rangkaian kompetisi tak dipungut biaya pendaftaran.

Nantinya, sebanyak sembilan finalis terbaik akan hadir pada malam penganugerahan yang akan berlangsung di Surabaya pada 29 Januari 2027.

Sebagai bentuk apresiasi terhadap karya arsitektur dan desain interior terbaik, pihak DUMA akan memberikan hadiah kepada pemenang dengan total Rp215 juta.

Redaksi@realestat.id

Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Topik

Artikel Terkait