TanaMori Gandeng Revelium Bangun Sport Resort Khusus Beladiri di NTT

Kedua belah pihak berkomitmen melestarikan bela diri pencak silat dan memperkenalkannya ke ranah global melalui pelatihan dan kompetisi di kawasan tersebut.

Chief Executive Officer (CEO) TanaMori, Ishak Chandra (paling tengah) dan perwakilan Revelium menandatangani Kerjasama terkait dengan rencana pengembangan lahan di kawasan TanaMori, Nusa Tenggara Timur untuk pengembangan Sport Resort khusus Beladiri di Bali Kamis, 11 November 2022. (Foto: istimewa)
Chief Executive Officer (CEO) TanaMori, Ishak Chandra (paling tengah) dan perwakilan Revelium menandatangani Kerjasama terkait dengan rencana pengembangan lahan di kawasan TanaMori, Nusa Tenggara Timur untuk pengembangan Sport Resort khusus Beladiri di Bali Kamis, 11 November 2022. (Foto: istimewa)

RealEstat.id (Tangerang) - PT Perintis Triniti Properti Tbk (Triniti Land), melalui PT TanaMori Makmur Indonesia melakukan penandatangan kerja sama dengan Revelium terkait rencana pengembangan lahan di kawasan Tana Mori, Nusa Tenggara Timur untuk pengembangan Sport Resort khusus Beladiri.

Penandatangan Kerja sama ini dilakukan oleh Ishak Chandra, President dan CEO PT Perintis Triniti Properti Tbk (TRIN) yang juga CEO PT TanaMori Makmur Indonesia—pengembang Kawasan Tanamori—dan pihak Revelium dalam penyelenggaraan B20 Investment Forum di Bali Jumat (11/11/2022) lalu.

Baca Juga:

”Penandatanganan dengan Revelium ini menandai komitmen kedua belah pihak untuk turut mengembangkan budaya-budaya lokal di Kawasan destinasi keberlanjutan TanaMori terutama di bidang Bela Diri, termasuk membawa kebudayaan bela diri Indonesia ke tingkat dunia,” jelas Ishak Chandra pada kesempatan tersebut.

Lewat perjanjian Kerjasama ini PT TanaMori Makmur Indonesia akan berkolaborasi dengan Revelium untuk mengembangkan lahan sebesar 5 hektar di kawasan Tana Mori, Nusa Tenggara Timur untuk pembuatan Sport Resort khusus untuk bela diri yang universal meliputi pusat pelatihan, kompetisi dan pameran yang bertemakan bela diri.

Dengan pengembangan lahan ini pula, kedua belah pihak juga berkomitmen untuk turut melestarikan bela diri lokal asal Indonesia yakni Pencak Silat dan memperkenalkannya ke ranah global dengan berbagai pelatihan dan kompetisi yang nantinya akan dilaksanakan di kawasan tersebut.

Baca Juga:

Kegiatan penandatanganan tersebut disaksikan pula oleh perwakilan Kamar Dagang dan Industri Indonesia. Menurutnya, perjanjian ini menjadi langkah awal untuk kedua pihak dapat berkolaborasi sebagai sesama pelaku industri untuk turut mengembangngkan wilayah TanaMori sebagai wilayah yang maju baik di bidang industri pariwisata dan perekonomiannya

“Pengembangan pelatihan bela diri di Tana Mori akan menjadikan Indonesia lebih dikenal dengan aspek lain selain pariwisata. Pada gilirannya pengembangan area Tana Mori di kabupaten Manggarai Barat, akan menggerakkan ekonomi setempat, termasuk pemberdayaan masyarakat setempat," tutur Bambang B. Suwarso, Deputi Komite Tetap (Komtap) Kamar Dagang dan Industri Indonesia (KADIN) untuk Asia Pasifik.

Bambang yang juga turut berperan aktif mempromosikan KEK Tana Mori, di Labuan Bajo ini juga mengatakan bahwa dengan adanya pengembangan ini pada akhirnya akan meningkatkan PAD (Pendapatan Asli Daerah) dan meningkatkan Gross Domestic Product. Hal ini menurutnya juga akan berdampak positif bagi wilayah KEK TanaMori yang menjadi salah satu destinasi pariwisata prioritas Indonesia.

Baca Juga:

Selain melakukan perjanjian kerja sama dengan Revelium, PT TanaMori Makmur Indonesia juga telah menandatangani perjanjian kerja sama dengan Local Collection dalam gelaran B20 yang dilaksanakan di Bali. Perusahaan tersebut berkomitmen untuk pengembangan lahan di TanaMori sebesar 5 hektar untuk pembuatan kompleks perhotelan yang merujuk pada konsep-konsep keberlanjutan.

“Kerja sama dengan berbagai pihak ini membuktikan banyaknya minat investor terhadap tren pengembangan ke arah Sustainability Development yang diusung oleh TanaMori,” tambah Ishak Chandra.

Sebagai informasi, PT TanaMori Makmur Indonesia tengah melakukan pengembangan proyek di Tana Mori, Manggarai Barat, Nusa Tenggara Timur sebagai proyek kawasan pariwisata kelas dunia. Proyek dengan luas 246 hektar ini, menjadi bagian dari salah satu wilayah lima destinasi super prioritas nasional yang nantinya akan menjadi lokasi ASEAN Leadership Summit tahun 2023.

Redaksi@realestat.id

Berita Terkait

Gerbang utama Paramount Petals (Foto: realestat.id)
Gerbang utama Paramount Petals (Foto: realestat.id)
Ruko The Loop BSD (Foto: dok. Sinar Mas Land)
Ruko The Loop BSD (Foto: dok. Sinar Mas Land)