Peluang Besar, Sharp Siap Kuasai Pasar Small Home Appliances di Indonesia

Sharp melihat ada peluang memperbesar pangsa pasar dan mendominasi produk Small Home Appliances, di samping menggarap produk lain yang telah jadi andalan.

Andry Adi Utomo National Sales Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia (Foto: Istimewa)
Andry Adi Utomo National Sales Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia (Foto: Istimewa)

RealEstat.id (Magelang) – PT Sharp Electronics Indonesia berhasil mencatatkan kinerja gemilang di sepanjang tahun 2024, dengan penjualan mencapai Rp12 triliun.

Menurut Andry Adi Utomo, Senior General Manager PT Sharp Electronics Indonesia, capaian ini menunjukkan optimisme dan kekuatan perusahaan di pasar elektronik Tanah Air.

Pertumbuhan penjualan Sharp Indonesia yang konsisten tercatat setiap bulan, imbuhnya, ditunjukkan dengan hasil gemilang di akhir tahun 2024, di mana penjualan mencapai Rp12,5 triliun atau tumbuh 104,8% dibanding tahun sebelumnya.

Baca Juga: Sharp Rilis Dua Smartphone Flagship dengan Kamera Leica dan Standar Militer

"Keberhasilan ini tak lepas dari kontribusi signifikan produk-produk unggulan Sharp, yang mampu memenuhi kebutuhan pasar elektronik dan konsumen Indonesia, serta strategi pemasaran yang efektif," terang Andry.

Kepada awak media yang hadir di Sharp Press Gathering 2025 di Magelang, Sabtu (22/2/2025), dia mengungkapkan, produk-produk seperti lemari es, AC, dan mesin cuci memiliki peran penting dalam pertumbuhan Sharp Indonesia di 2024 lalu.

Sharp memimpin pasar lemari es dengan 32,3%, sementara mesin cuci dan AC masing-masing mencatatkan pangsa pasar 22,9% dan 24,3%.

"Dominasi Sharp di pasar Indonesia semakin kuat dengan pencapaian pangsa pasar yang impresif. Hal ini menunjukkan kepercayaan konsumen yang semakin meningkat terhadap produk-produk Sharp," imbuhnya.

Baca Juga: Sharp Indonesia Torehkan Sejumlah Prestasi Gemilang di Sepanjang Tahun 2024

Di samping itu, produk kategori Small Home Appliances (SHA) milik Sharp juga menunjukkan perkembangan yang positif, di mana pada 2023, kontribusinya hanya 2%, namun di 2024 bisa naik menjadi 2,1%.

Andry melihat ada peluang bagi Sharp untuk memperbesar pangsa pasar dan mendominasi lini produk Small Home Appliances, di samping menggarap produk lain yang telah menguasai pasar.

Menurutnya, produk-produk elektronik seperti Small Home Appliances yang dipasarkan dengan kisaran harga di bawah satu juta rupiah masih menawarkan peluang besar.

"Misalnya, ada kompetitor Sharp yang hanya menjual produk Small Home Appliances. Harganya murah, tetapi volumenya tinggi. Ini yang akan kami lakukan," jelas Andry yang mengatakan bakal menggenjot penjualan rice cooker.

Baca Juga: Dilengkapi Lensa Leica, Sharp Indonesia Rilis Smartphone AQUOS R9, Ini Spesifikasi dan Harganya

Andry Adi Utomo memaparkan, selain memfokuskan pada pasar ritel, Sharp Indonesia juga memperluas penetrasi ke sektor komersial, seperti hotel, kafe, dan restoran.

"Misalnya, kami akan meluncurkan produk AC dengan desain warna hitam yang cocok untuk kebutuhan kafe yang tengah berkembang pesat,” ujarnya.

Berorientasi pada kepuasan pelanggan, Sharp Indonesia tidak hanya berfokus pada kualitas produk saja, namun juga dengan layanan purnajual yang luas dan terpercaya.

Dengan lebih dari 600 titik layanan servis di seluruh Indonesia dan dukungan dari sekitar 10.000 dealer dan sub-dealer, Sharp memastikan setiap konsumen mendapatkan pelayanan cepat, profesional, dan tanpa hambatan.

Baca Juga: Sharp Bidik Rp700 Miliar dari Penjualan Small Home Appliance di Tahun 2025

Kampanye promosi Sharp pun menjangkau berbagai platform: above the line, below the line, hingga kampanye digital yang mengoptimalkan media sosial dan platform pemasaran online.

Melalui pendekatan ini, Sharp dapat membangun hubungan yang lebih dekat dan personal dengan para stakeholdernya. 

Dengan pondasi yang kuat dan strategi yang tepat, Sharp berkomitmen untuk terus tumbuh dan menghadirkan inovasi terbaik bagi konsumen Indonesia. Sharp menargetkan pertumbuhan penjualan 105% pada tahun 2025.  

“Kami yakin dengan strategi yang kami terapkan, Sharp akan terus berkembang dan mempertahankan posisi terdepan di pasar Indonesia,” tutup Andry.

Redaksi@realestat.id

Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Berita Terkait

Jaoharul Alam, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi (kiri) dan Jeong HyenJae, Owner JGolf saat meresmikan JGolf driving range pertama di Kota Deltamas pada Ahad, 16 Februari 2025. (Foto: Istimewa)
Jaoharul Alam, Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kabupaten Bekasi (kiri) dan Jeong HyenJae, Owner JGolf saat meresmikan JGolf driving range pertama di Kota Deltamas pada Ahad, 16 Februari 2025. (Foto: Istimewa)
Baris terdepan dari kiri ke kanan: Grace Gandawidjaja Head Linktown Surabaya; Juniarki Davin Co-Founder Linktown; Fredy Aristianto Kurniawan Principal Linktown Solutions; Jonathan Wijaya Principal Linktown Solutions; Ernesto Prakarsa Sadriman, Head National Linktown & VP Business Development; Abel Andy Kurniajaya Co-Founder Linktown berpose saat launching Linktown Solutions di Surabaya, Selasa, 18 Februari 2024. (Foto: Istimewa)
Baris terdepan dari kiri ke kanan: Grace Gandawidjaja Head Linktown Surabaya; Juniarki Davin Co-Founder Linktown; Fredy Aristianto Kurniawan Principal Linktown Solutions; Jonathan Wijaya Principal Linktown Solutions; Ernesto Prakarsa Sadriman, Head National Linktown & VP Business Development; Abel Andy Kurniajaya Co-Founder Linktown berpose saat launching Linktown Solutions di Surabaya, Selasa, 18 Februari 2024. (Foto: Istimewa)
Kantor pusat Kingston Technology. (Sumber: Glassdoor.it)
Kantor pusat Kingston Technology. (Sumber: Glassdoor.it)
Jembatan Pasupati sebagai landmark kota yang ikonis didukung pencahayaan dinamis dari Signify. (Sumber: Signify)
Jembatan Pasupati sebagai landmark kota yang ikonis didukung pencahayaan dinamis dari Signify. (Sumber: Signify)