Maksimalkan Ruang, Apartemen Parkhabio Kameido Letakkan Shower di Dapur!

Mahal dan langkanya lahan dan ruang hunian di Tokyo, membuat pengembang menawarkan desain apartemen compact yang menggabungkan shower dengan dapur.

Apartemen Parkhabio Kameido yang meletakkan shower di dapur. (Foto: istimewa)
Apartemen Parkhabio Kameido yang meletakkan shower di dapur. (Foto: istimewa)

RealEstat.id (Jakarta) - Sebagai salah satu kota metropolitan terbesar di dunia, Tokyo dikenal untuk banyak hal: restoran kelas atas, Shibuya Crossing, istana kaisar, bunga sakura, dan rumah super mungil. Perlu diketahui, ruang sangat mahal di Tokyo, sehingga tak heran jika ada apartemen yang didesain dengan shower di dapur.

Kelangkaan ruang di Tokyo sangat disadari oleh para pengembang, desainer interior, dan arsitek. Hal ini membuat mereka mencoba menawarkan beragam solusi, agar ruang tempat tinggal kecil tidak menjadi masalah.

Baca Juga: Wow! Penggemar Metaverse Rela Bayar Properti Virtual Miliaran Rupiah Daripada Beli Rumah

Salah satunya adalah pengembang Mitsubishi Jisho Residence yang mengembangkan sebuah desain hunian luar biasa di kompleks apartemen Parkhabio Kameido yang baru dibangun di Koto, Tokyo.

Solusi yang ditawarkan di apartemen Parkhabio Kameido adalah desain Roomot, istilah baru yang menggambarkan penggabungan kamar—dalam bahasa Jepang 'motto'—dalam arti yang lebih luas.

Dengan ide ini, mereka secara efektif memanfaatkan sisa-sisa ruang dalam sebuah hunian. Tujuannya, untuk memaksimalkan ruang, di samping melakukan penghematan ganda, yakni konsumsi air dan gas.

Baca Juga: Affirmation Tower: 'Gedung Terbalik' di Cakrawala Kota New York

Apartemen dengan kamar mandi Roomot menghilangkan bak mandi, dan pancuran (shower) terbuka langsung terhubung dengan ruang wastafel dapur-kamar mandi yang disebut Mixink.

Istilah Mixink dipergunakan untuk menggambarkan solusi ruang yang menggabungkan bathtub, shower, wastafel, lemari obat, lemari, dan kompor listrik. Semuanya dipadatkan ke dalam satu area yang sama.

Dengan desain Roomot Shower, maka bak mandi dapat dihilangkan, tentu saja hal ini jauh lebih menghemat penggunaan air. Manfaat dari ide-ide desain ini pada akhirnya tercermin dari tata ruang yang lebih lapang dan tagihan air dan listrik yang turun.

Baca Juga: Uniknya One River North, Gedung Apartemen 'Terbelah' di Denver

Menurut Sora News, desain Mixink mengurangi jejak karbon tahunan apartemen sekitar 246 kilogram, sedangkan Roomot Shower menambah penurunan jejak karbon sekitar 30 kilogram lagi.

Dinukil dari luxurylaunches.com, Parkhabio Kameido dijadwalkan rampung pada 30 September 2023. Denah unit Parkhabio Kameido berkisar antara 50 m2 hingga 72 m2.

Sebagai informasi, rata-rata hunian di prefektur Tokyo, Jepang, adalah 66 meter persegi. Akan tetapi, semakin Anda pindah ke tengah kota, luas hunian akan semakin lebih kecil.

Redaksi@realestat.id

Berita Terkait

Sydney, Australia (Foto: RealEstat.id)
Sydney, Australia (Foto: RealEstat.id)
Kawasan hunian di Istanbul, Turki (Foto: Pixabay.com)
Kawasan hunian di Istanbul, Turki (Foto: Pixabay.com)
Iwan Sunito, Komisaris dan CEO Crown Group.
Iwan Sunito, Komisaris dan CEO Crown Group.
Steinway Tower, Gedung Paling Ramping di Dunia  (Foto: SHoP Architects)
Steinway Tower, Gedung Paling Ramping di Dunia (Foto: SHoP Architects)