Kota Deltamas Rilis Cluster de Silva, Hunian Co-Living dengan Harga Rp500 Jutaan

Cluster de Silva menawarkan rumah dua lantai yang dilengkapi kamar tidur utama, dapur, living and dining room, carport, hingga sky garden.

Cluster de Silva Kota Deltamas Cikarang (Foto: dok. Sinar Mas Land)
Cluster de Silva Kota Deltamas Cikarang (Foto: dok. Sinar Mas Land)

RealEstat.id (Bekasi) – Peluang investasi rumah dengan konsep penyewaan kamar atau co-living mulai diminati. Melihat potensi tersebut, Sinar Mas Land melalui PT Puradelta Lestari, Tbk menghadirkan Cluster de Silva di Kota Deltamas Cikarang.

Mengusung konsep hybrid-living, hunian di cluster ini dapat difungsikan menjadi rumah tinggal dan co-living. Kota Deltamas menghadirkan Cluster de Silva dengan desain modern kontemporer serta tata ruang nyaman, di mana fase pertama berada di lahan seluas 1,2 hektar.

Cluster de Silva menawarkan dua jenis rumah, yakni tipe 41 (LT: 60 m2 dan LB: 41 m2) serta tipe 63 (LT 60 m2 dan LB 63 m2). Cluster ini memiliki dua lantai untuk tipe 63 yang dilengkapi dengan kamar tidur utama, dapur, living and dining room, carport, hingga sky garden.

Baca Juga: Sinar Mas Land Luncurkan Almandine Business Gallery di Kota Deltamas

Operations Director Kota Deltamas, Robertus Satriotomo menjelaskan, Kota Deltamas adalah sebuah kawasan yang mengintegrasikan residensial, komersial, hingga industrial estate bertaraf internasional. 

"Sementara itu, untuk Cluster de Silva yang baru saja diperkenalkan ke publik, kami menyasar tidak hanya end-user, namun juga investor, karena produk properti ini dapat dijadikan salah satu instrumen investasi yang akan mendatangkan passive income bagi pemiliknya," kata Robertus Satriotomo

Passive income tersebut, imbuhnya, bisa didapatkan dari tingginya demand akan kebutuhan tempat tinggal bagi para pekerja di kawasan Kota Deltamas Cikarang. Pada tahap fase 1, Cluster de Silva akan dibangun sebanyak 65 unit rumah dengan harga mulai Rp500 juta termasuk PPN.

Baca Juga: Kota Deltamas dan GIIC Cikarang Operasikan Motor Listrik, Dukung Net Zero Emission

Selain itu, Sinar Mas Land juga memberikan beragam kemudahan pembelian bagi konsumen seperti bebas biaya akad, bebas biaya uang muka (down payment), dan pemesanan Nomor Urut Pembeli (NUP) sebesar Rp5 juta. 

Cluster de Silva di Kota Deltamas Cikarang juga telah dilengkapi dengan sederet fasilitas seperti pusat pendidikan bertaraf nasional dan internasional (Cikarang Japanese School, Korean Education Complex, Kampus ITSB, Sekolah Pangudi Luhur, dan SMK Ananda Mitra Industri), pusat arena olah raga (Deltamas Sport Center, Pasadena Serenade Club House, dan Malibu Club House), fasilitas kesehatan (Mitra Keluarga Hospital), hingga Kantor Pemerintah Kabupaten Bekasi.

Di township ini juga akan hadir pusat perbelanjaan dan rekreasi terbaru yakni AEON Mall yang terbesar di Indonesia. Mal tersebut saat ini sedang dalam proses kontruksi dan direncanakan untuk beroperasi pada awal 2024 mendatang.

Baca Juga: Sinar Mas Land Hadirkan Cluster Woodchester di Kota Deltamas Cikarang

Dari sisi kemudahan akses, Kota Deltamas juga memiliki gerbang akses langsung ke Tol Cikampek tepatnya di KM 37, stasiun Kereta Cepat Karawang yang terhubung langsung dengan Transit Oriented Development (TOD) Kotawana sebagai bagian dari Kereta Cepat Jakarta Bandung (KCJB) yang rencana akan mulai beroperasi pada tahun 2023.

Pada saat ini, pemerintah sedang membangun Jalan tol Jakarta - Cikampek Selatan dan Kota Deltamas juga akan memiliki akses langsung terhadap tol tersebut tepatnya di KM 31. Jalan tol baru ini diperkirakan sudah mulai beroperasi di pertengahan tahun 2023. 

Redaksi@realestat.id

Berita Terkait

Peresmian Unit Eksklusif The Signature Collection by Alex Bayu di 31 Sudirman Suites Makassar (Foto: istimewa)
Peresmian Unit Eksklusif The Signature Collection by Alex Bayu di 31 Sudirman Suites Makassar (Foto: istimewa)
Proyek Cikarang International City (Cinity) besutan SPS Group. (Foto: cinity.id)
Proyek Cikarang International City (Cinity) besutan SPS Group. (Foto: cinity.id)
Dari kiri ke kanan: Indra Bachtiar, Accounting Director PT Graha Perdana Indah; Slamet Dwi Warno, Project Director PT Graha Perdana Indah; Aditya Sutanto, President Director PT Graha Perdana Indah; Kenji Inui, Executive Officer of Sumitomo Forestry CO LTD; Amane Hatanaka, President of PT Sumitomo Forestry Indonesia; dan Fumihide Nakatsu, Vice President of PT Sumitomo Forestry Indonesia setelah penandatanganan kerja sama antara Sumitomo Forestry Co Ltd dengan PT Graha Perdana Indah, Rabu, 1 Februari 2023. (Foto: realestat.id)
Dari kiri ke kanan: Indra Bachtiar, Accounting Director PT Graha Perdana Indah; Slamet Dwi Warno, Project Director PT Graha Perdana Indah; Aditya Sutanto, President Director PT Graha Perdana Indah; Kenji Inui, Executive Officer of Sumitomo Forestry CO LTD; Amane Hatanaka, President of PT Sumitomo Forestry Indonesia; dan Fumihide Nakatsu, Vice President of PT Sumitomo Forestry Indonesia setelah penandatanganan kerja sama antara Sumitomo Forestry Co Ltd dengan PT Graha Perdana Indah, Rabu, 1 Februari 2023. (Foto: realestat.id)
Dari kiri ke kanan: Ming Liang, CEO PT Sri Pertiwi Sejati;  Tomoaki Kinoshita, Direktur PT Premier Qualitas Indonesia; David Partono, Presiden Direktur PT Premier Qualitas Indonesia; dan Benoit Giroux, Project Director Premier Lake Residence (Foto: realestat.id)
Dari kiri ke kanan: Ming Liang, CEO PT Sri Pertiwi Sejati;  Tomoaki Kinoshita, Direktur PT Premier Qualitas Indonesia; David Partono, Presiden Direktur PT Premier Qualitas Indonesia; dan Benoit Giroux, Project Director Premier Lake Residence (Foto: realestat.id)