Cara Menghitung Kebutuhan Keramik Lantai Saat Renovasi Rumah

Ada kalanya pemilik hunian merasa bingung disaat menghitung kebutuhan jumlah keramik lantai yang akan digunakan dalam pembangunan rumah ataupun renovasi.

Ilustrasi pemasangan lantai keramik saat renovasi rumah. (Foto: dok. Drymix)
Ilustrasi pemasangan lantai keramik saat renovasi rumah. (Foto: dok. Drymix)

RealEstat.id (Jakarta) - Apakah Anda tengah berencana melakukan renovasi rumah karena sudah banyak bagian lantai keramik yang sudah usang dan retak-retak?

Nah, ada baiknya terlebih dahulu Anda menghitung kebutuhan keramik lantai pada rumah type 45/70, agar anggaran biaya tak membengkak.

Di Indonesia, material keramik menjadi pilihan yang popular untuk digunakan masyarakat sebagai penutup lantai dan dinding pada hunian
type 45.

Baca Juga: Tips Basmi Tungau Kasur Penyebab Alergi Sistem Pernapasan

Selain akan menambah keindahan desain interior rumah minimalis, tersedianya beragam motif dan warna pada produk keramik lantai dan dinding juga dikenal mudah dalam hal perawatannya.

Umumnya, pemilik rumah akan menggunakan material bahan bangunan tersebut di hampir setiap area, seperti pada ruang tamu, ruang keluarga, ruang makan, kamar mandi hingga teras.

Ada kalanya pemilik hunian merasa bingung disaat menghitung kebutuhan jumlah keramik lantai yang akan digunakan dalam pembangunan rumah ataupun renovasi hunian type 45/70.

Baca Juga: 7 Tips Penting Agar Rumah Anda Cepat Terjual

Dengan mengetahui berapa kebutuhan keramik lantai umtuk rumah type 45, tentu akan sangat membantu Anda menentukan biaya total yang harus dianggarkan untuk pembelian material keramik tersebut.

Salah dalam menghitung jumlah kebutuhan keramik bisa menyebabkan
anggaran renovasi rumah menjadi boros dan membengkak.

Sebaliknya, kekurangan pembelian keramik dapat menyebabkan terhambatnya pekerjaan dan kemungkinan untuk mencari keramik dengan motif dan warna yang sama akan lebih sulit.

Baca Juga: Cara Menghalau Ular Masuk ke Rumah, Ternyata Bukan dengan Garam!

Melansir dari laman Centro Ceramics, berikut ini tips dan cara menghitung kebutuhan keramik lantai dan dinding pada renovasi hunian Anda.

  • Ukur bidang yang ingin ditutupi keramik
    Pemilik hunian dapat mulai menghitung kebutuhan keramik lantai atau dinding dengan mengukur panjang dan lebar lantai dalam satuan meter.
  • Ukur pula luas lantai
    Kemudian, hitung pula luas lantai dalam satuan meter persegi dengan menggunakan rumus luas segiempat, yaitu panjang dikalikan lebar.
  • Hitung kebutuhan keramik
    Setelah itu, hitung jumlah kebutuhan keramik dalam satuan meter persegi luas lantai.
  • Jangan lupa siapkan cadangan
    Nah, apabila total kebutuhan keramik sudah terlihat angkanya, jangan lupa pula untuk menambahkan 5% sebagai cadangan. Hal ini perlu dilakukan untuk mencegah keramik yang pecah dalam pemasangan ataupun kondisi lainnya.

Berita Terkait

Salah satu perumahan di Jakarta Selatan yang terendam banjir. (Foto: Adhitya Putra)
Salah satu perumahan di Jakarta Selatan yang terendam banjir. (Foto: Adhitya Putra)
Ilustrasi membersihkan rumah usai terendam banjir. (Foto: minews.com)
Ilustrasi membersihkan rumah usai terendam banjir. (Foto: minews.com)
Ilustrasi atap rumah yang bocor. (Foto: Istimewa)
Ilustrasi atap rumah yang bocor. (Foto: Istimewa)
Inspirasi desain void rumah. (Foto: katrinaleechambers.com)
Inspirasi desain void rumah. (Foto: katrinaleechambers.com)