Lompat ke konten utama

RealEstat.id

Ini Tiga Syarat Hunian Pilihan Milenial dan Gen Z: Riset Cove

Sebanyak 95% penghuni Cove yang merupakan Gen Z dan Milenial menyebut hunian layak tak sekadar untuk tidur, namun dapat mendukung mobilitas dan gaya hidup.
tips kamar kost kos indekos aman saat mudik lebaran realestat.id dok cove milenial hunian
Foto: Dok. Cove

RealEstat.id (Jakarta) – Sebagai generasi produktif, terkadang Gen Z dan Milenial mendapat tuntutan karir maupun pendidikan untuk berpindah dari rumah mereka.

Namun dengan melambungnya harga rumah di perkotaan besar, mencari opsi sewa seperti kost atau co-living yang layak sesuai kebutuhan mereka tentu menjadi alternatif pilihan.

Terkait kebutuhan tersebut, Cove, penyedia hunian co-living modern, telah menemukan sejumlah preferensi spesifik dari Gen Z dan Milenial akan hal-hal yang mereka anggap layak dari sebuah tempat tinggal, mulai dari komitmen finansial, karakteristik bangunan, hingga dukungan gaya hidup.

Dian Paskalis, Country Director of Growth and VP of Online Marketing Cove mengungkapkan, sebanyak 95% penghuni Cove saat ini merupakan Gen Z dan Milenial, dan bagi mereka hunian yang layak tidak hanya sekadar kamar yang cukup untuk tidur, namun sebuah hunian yang dapat mendukung mobilitas, gaya hidup, dan pergeseran preferensi mereka yang cenderung dinamis.

Baca Juga: Mahasiswa Kini Cari Kost Kurang dari Sebulan, Harga Rp2 Juta Jadi Favorit: Riset Cove

Menurutnya, Gen Z dan Milenial menunjukkan pergeseran preferensi durasi sewa hunian ke arah yang lebih singkat hingga menengah.

Menukil data Cove, tahun ini hampir 60% penghuni dari dua generasi tersebut berencana untuk tinggal secara singkat yaitu 1-3 bulan, terus meningkat dengan total kenaikan sebesar 32 poin persentase dalam waktu 3 tahun.

Sebaliknya, rencana untuk tinggal selama satu tahun atau lebih yang sebelumnya paling banyak dipilih justru turun 22 poin persentase dalam tiga tahun terakhir.

Menariknya, dalam satu tahun terakhir, faktor finansial bukan menjadi alasan utama dari pergeseran komitmen mereka.

Baca Juga: Mobilitas Jadi Pertimbangan Utama Gen Z dalam Menentukan Lokasi Hunian

Hal ini terlihat dengan bagaimana angka pendapatan dari mayoritas penghuni Cove tetap sama baik tahun ini maupun tahun lalu, yaitu pada kisaran Rp10 juta.

“Pergeseran ini menunjukkan bahwa Gen Z dan Milenial kini semakin tidak ingin terikat pada kontrak hunian, menjaga opsi tempat tinggal terbuka karena gaya hidup yang cenderung dinamis baik karena peluang karir baru, perubahan kebutuhan maupun preferensi, hingga sekadar keinginan untuk mencoba lingkungan tinggal yang berbeda,” papar Dian.

Lengkap, Strategis, dan Serba Ada

Di tahun 2026, penghuni Cove yang merupakan Gen Z dan Milenial menyatakan ada tiga alasan utama mereka memutuskan untuk memilih suatu hunian: fasilitas kamar pribadi yang lengkap (79%), jarak ke kantor dan transportasi umum (52%), dan keberadaan fasilitas bersama seperti gym, rooftop, dan kolam renang (51%).

Ketiga faktor ini menunjukkan bahwa Gen Z dan Milenial menyukai hunian yang mendukung dan mempermudah seluruh bagian dari keseharian mereka yang meliputi istirahat, produktivitas, dan gaya hidup.

Baca Juga: Usung Konsep Flexible-Living, Cove Kembangkan Produk Revolusioner dan Inovatif

Mereka tidak berorientasi pada satu aspek saja, namun menginginkan pengalaman yang terintegrasi: istirahat yang nyaman dan bebas repot, mobilitas yang mudah ketika berkegiatan, dan ruang untuk berolahraga maupun bersantai, tanpa harus mengorbankan salah satunya.

Meski alasan-alasan tersebut konsisten menjadi tiga pendorong utama dalam tiga tahun terakhir, lokasi hunian menjadi alasan yang paling menguat dalam tiga tahun terakhir, dengan peningkatan lebih dari 20 poin persentase.

Hal ini menunjukkan bahwa Gen Z dan Milenial amat mempertimbangkan lokasi hunian ke tempat mereka beraktivitas, dengan ketertarikan terbesar untuk hunian di daerah Jakarta Selatan (64%), Jakarta Pusat (43%), dan Jakarta Barat (35%).

Hal ini juga terlihat dengan bagaimana pada tahun ini mayoritas penghuni Cove bukan pendatang dari luar Jabodetabek, melainkan mereka yang sudah tinggal di area tersebut (51%), menunjukkan bahwa mereka memiliki toleransi yang kian rendah terhadap durasi commuting yang panjang.

Baca Juga: Operator Co-living Cove Tawarkan ‘Indekos Premium’ Bagi Generasi Milenial, Seperti Apa?

Dalam pencarian hunian sewa yang layak sesuai standar mereka, Gen Z dan Milenial kerap menemui sejumlah tantangan.

Sebelum akhirnya memilih Cove, pada tahun ini keluhan yang paling banyak membatalkan niat mereka untuk tinggal di hunian lain yang mereka survei sebelumnya adalah kebersihan dan perawatan gedung yang buruk (52%).

Keluhan ini meliputi gedung yang terlihat kotor dan tua, fasilitas kamar yang tidak terurus, hingga sirkulasi udara yang buruk.

Setelah itu, keluhan terbanyak adalah kelengkapan fasilitas (43%). Gen Z dan Milenial kini menuntut sejumlah fasilitas seperti area parkir kendaraan, koneksi Wi-Fi yang stabil untuk bekerja, hingga lift untuk gedung bertingkat.

Fasilitas ini kerap dianggap sebagai nilai tambah pada sejumlah format hunian sewa konvensional, namun kini menjadi standar kelayakan hunian bagi generasi muda, yang sudah sering ditemui di hunian co-living.

Redaksi@realestat.id

Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Topik

Artikel Terkait