RealEstat.id (Jakarta) – Inovasi produk dan kelengkapan sarana kawasan, seperti fasilitas pendidikan internasional menjadi langkah strategis bagi pengembang properti untuk terus menjaga pertumbuhan bisnis mereka.
Strategi itu dinilai penting guna menghadapi tantangan akibat perubahan tren pasar, tingginya suku bunga, serta melemahnya daya beli masyarakat.
Hadirnya sekolah internasional juga diharapkan mampu meningkatkan aktivitas dalam lingkungan kawasan, memperkuat captive market, serta mendongkrak value properti.
Melihat peluang tersebut, PT Diamond Citra Propertindo Tbk (DADA) menjajaki kerja sama dengan Yayasan Al Azhar Syifa Budi untuk mengembangkan institusi pendidikan berbasis internasional.
Baca Juga: Laba Melonjak 216,7% di 2025, DADA Siap Bagikan Dividen Rp2 Miliar
Langkah ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang DADA untuk meningkatkan nilai tambah proyek, sekaligus menciptakan diferensiasi pada produk hunian besutannya.
Penjajakan kerja sama antara DADA dengan Yayasan Al Azhar Syifa Budi berlangsung beberapa waktu lalu di kawasan TB Simatupang, Jakarta.
Nilai Tambah Proyek Perseroan
Dalam kolaborasi tersebut, DADA akan berperan sebagai penyedia infrastruktur dan pengembang fasilitas pendidikan modern dan representatif.
Sementara itu, Yayasan Al Azhar Syifa Budi akan menyiapkan kurikulum, sistem pembelajaran, hingga pengembangan akademik berbasis standar internasional.
Secara bertahap, fasilitas pendidikan internasional itu rencananya akan hadir di sejumlah proyek unggulan DADA.
Diantaranya, DAVE dan Apple 3 Condovilla, serta beberapa kawasan potensial lainnya milik perseroan.
Baca Juga: Dulce Cafe by Elise Segera Hadir di Apple 3 Condovilla, Perkuat Ekosistem Kuliner Plaza Convill
Direktur Utama PT Diamond Citra Propertindo Tbk, Adam Bilfaqih mengatakan perseroan ingin menghadirkan ekosistem kawasan yang lebih lengkap dan berkelanjutan.
Menurutnya, integrasi fasilitas pendidikan di kawasan apartemen akan menjadi nilai tambah, baik bagi penghuni, investor, maupun masyarakat sekitar.
“Integrasi fasilitas pendidikan berbasis internasional di proyek-proyek DCP akan menjadi nilai tambah signifikan,” ujar Adam melalui keterangan tertulis, Kamis (14/05/2026).
Sementara itu, Ketua Yayasan Al Azhar Syifa Budi, Hamid Chalid, menilai kolaborasi tersebut membuka peluang perluasan pendidikan unggulan di kawasan strategis.
“Kami melihat potensi besar dalam kolaborasi ini. Dengan dukungan infrastruktur dari DCP, kami optimistis dapat menghadirkan institusi pendidikan yang unggul, adaptif, dan berdaya saing global,” katanya.
Baca Juga: Diamond Citra Propertindo (DADA) Perkuat Reputasi sebagai Emiten dengan Proyek Hunian Berkualitas
Perkuat Strategi Pengembangan Kawasan Terpadu
Selain memperkuat nilai kawasan, langkah ini juga menjadi bagian dari strategi jangka panjang DADA dalam memperluas peluang pertumbuhan bisnis.
Direktur PT Diamond Citra Propertindo Tbk, Bayu Setiawan menjelaskan bahwa perusahaan masih melanjutkan proses penjajakan dengan sejumlah investor potensial.
Ia menegaskan bahwa hingga saat ini belum ada kesepakatan yang bersifat mengikat.
Namun, perseroan berkomitmen menjalankan proses tersebut secara transparan melalui keterbukaan informasi kepada Bursa Efek Indonesia (BEI) dan Otoritas Jasa Keuangan (OJK).
Baca Juga: Konsep Unik, Apple 3 Condovilla Sabet Penghargaan Indonesia My Home Award (IMHA) 2025
Bayu menegaskan, perusahaan menjalankan seluruh proses dengan prinsip kehati-hatian dan profesionalisme guna menjaga kepentingan seluruh pemangku kepentingan.
Perseroan berharap dapat memperkuat posisi pengembangan kawasan terpadu yang berorientasi pada peningkatan kualitas hidup masyarakat, sekaligus menciptakan nilai jangka panjang bagi seluruh pemangku kepentingan.
“Kami berharap hasil dari proses ini nantinya dapat memperkuat struktur keuangan dan mendukung ekspansi proyek-proyek properti DADA di masa mendatang,” pungkas Bayu.
Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News








