RealEstat.id

Tren Desain Rumah Fleksibel Kian Populer, Satu Ruang Kini Bisa untuk Kerja hingga Istirahat

IKEA Indonesia mengamati perubahan penggunaan ruang di rumah kian fleksibel, sehingga menuntut desain yang mengakomodir berbagai aktivitas.

desain rumah fleksibel IKEA Indonesia ARCH_ID 2026-RealEstat.id
Interior Design Leader IKEA Indonesia, Muhammad Yusuf Attorik memaparkan konsep desain interior multifungsi dalam forum arsitektur ARCH:ID, Ahad (26/04/2026) di ICE BSD, Tangerang. (Sumber: Istimewa)

RealEstat.id (Jakarta) – Tren desain rumah fleksibel atau multifungsi semakin tampak nyata dalam kehidupan sehari-hari masyarakat Indonesia.

Perubahan cara orang menggunakan rumah kini terjadi lebih cepat dibandingkan perkembangan desain interior itu sendiri.

Dalam banyak hunian modern, satu ruang dapat mengakomodasi berbagai aktivitas, seperti bekerja, makan, hingga beristirahat dalam waktu bersamaan.

Fenomena ini menjadi tantangan baru dalam dunia desain rumah atau home living, khususnya dalam menciptakan ruang yang tetap nyaman sekaligus fungsional.

Baca Juga: Tangkap Tren Belanja Digital, IKEA Indonesia Gandeng Shopee Mall Perkuat Strategi Omnichannel

IKEA Indonesia mengamati pola ini semakin umum, dan menilai desain yang terlalu spesifik sulit mengikuti penggunaan sehari-hari.

“Kami melihat desain tidak lagi cukup hanya untuk satu hal saja, tapi harus bisa menampung perubahan,” kata Interior Design Leader IKEA Indonesia, Muhammad Yusuf Attorik dalam forum arsitektur ARCH:ID 2026 di ICE BSD, Tangerang.

Fleksibilitas Jadi Kunci

Menurut IKEA Indonesia, rumah pada dasarnya adalah sistem yang terus beradaptasi.

Kebutuhan penghuni di pagi hari tentu berbeda dengan malam hari. Begitu pula antara hari kerja dan akhir pekan, yang sering kali menuntut fungsi ruang yang berbeda.

Di sinilah pentingnya desain rumah yang fleksibel.

Baca Juga: 5 Ide Dekorasi dari IKEA agar Ruang Tamu Terlihat Aesthetic di Tahun Baru 2026

Artinya, bukan sekadar mementingkan estetika saja. Akan tetapi bagaimana ruang dapat digunakan dengan nyaman dalam berbagai situasi tanpa perlu penyesuaian berulang.

Fleksibilitas ini, imbuh Muhammad Yusuf, bisa diwujudkan melalui pemilihan furnitur multifungsi atau modular, tata letak yang mudah diubah, hingga penggunaan elemen multifungsi.

Masa Depan Desain Home Living

Tren desain ruang fleksibel ini tidak hanya terjadi di rumah, tetapi juga di ruang publik.

Area duduk yang awalnya dirancang untuk satu fungsi sering kali berubah mengikuti perilaku penggunanya.

Baca Juga: Biar Nggak Mager WFH, Begini Cara Bikin Ruang Kerja di Rumah Versi IKEA

Dalam kondisi ini, desain interior yang terlalu kaku justru berpotensi menciptakan kesan semrawut, meskipun ukuran ruang sebenarnya memadai.

Bagi IKEA Indonesia, konsep masa depan desain home living bukan tentang menciptakan ruang yang sempurna, melainkan ruang yang mampu mengikuti ritme kehidupan penghuninya.

Dengan begitu, rumah tidak hanya menjadi tempat tinggal, tetapi juga ruang yang benar-benar mendukung aktivitas dan kenyamanan sehari-hari.

Redaksi@realestat.id

Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Topik

Artikel Terkait