RealEstat.id (Jakarta) – miratap Indonesia memperkuat visi Everlasting Design (tak lekang oleh waktu) dengan melakukan kolaborasi bersama Himpunan Desainer Interior Indonesia (HDII) Jakarta.
Kolaborasi ini menghadirkan sentuhan minimalis khas Jepang sebagai penyeimbang elemen organik yang kini mendominasi pada tren interior.
Hasil akhirnya bukan sekadar ruang yang indah dipandang, tetapi juga matang secara fungsi dan daya tahan.
Jawaban atas Kebutuhan Hunian 2026
Tren desain interior 2026 menunjukkan perubahan signifikan dalam cara masyarakat mendefinisikan kualitas premium.
Bila sebelumnya estetika menjadi prioritas utama, kini konsumen lebih kritis terhadap integritas material, efisiensi fungsi, dan ketahanan jangka panjang.
Baca Juga: Sanwacompany Ubah Nama jadi Miratap, Usung Filosofi Ceria dan Estetik untuk Konsumen
Secara visual, tren ini diwujudkan melalui penggunaan palet warna natural dan elemen organik yang lembut
Tren tersebut diperkuat dengan aksen tegas yang memberi karakter dan struktur visual.
Melalui keterangan tertulis, Ahad (15/02/2026), Marketing Advisor PT Hou-Tech Trading (HTT), Yasuyuki Nakanishi menyebutkan bahwa perubahan estetika itu sejalan dengan DNA miratap, yakni minimalis, presisi, dan berorientasi pada kualitas.
“miratap terkenal dengan gaya desain minimalis Jepang serta kualitas unggul pada produk peralatan rumah tangga seperti kitchen set, wastafel, pintu, lemari, hingga aksesoris,” kata Nakanishi.
Baca Juga: Komitmen miratap Hadirkan Produk Berkualitas Jepang untuk Pasar Indonesia
Ia melanjutkan, miratap menghadirkan aksen kuat untuk mengimbangi elemen natural dan lembut yang tengah populer dalam kebutuhan desain hunian masa kini.
Transformasi Selera Konsumen

Nakanishi menuturkan bila kolaborasi miratap dan HDII bertujuan menanamkan elemen desain yang tepat dalam setiap kreativitas desainer interior Indonesia.
Ketua HDII Jakarta, Aria Sradha, mengungkapkan terkait dinamika pasar yang terus berubah.
“Klien tidak lagi hanya bertanya tentang tampilan yang menarik, tetapi juga menuntut fungsionalitas dan daya tahan yang dapat bertahan hingga puluhan tahun,” terang Aria.
Dalam konteks ini, imbuh Aria, pihaknya melihat miratap sebagai merek yang dapat diandalkan.
Baca Juga: Scandinasian: Tren Desain Baru yang Mengubah Wajah Properti Bali
Sementara itu Principal Designer ArMSchitecture, Muhammad Sagitha menyoroti pentingnya penguasaan dalam menciptakan produk bernilai jangka panjang.
“Ketika sesuatu dikerjakan dengan fokus, konsistensi, dan keberlanjutan, hasilnya adalah produk yang benar-benar tahan lama,” ujarnya.
Di tengah perubahan gaya hidup masyarakat urban, pendekatan Everlasting Design menjadi investasi jangka panjang.
Bukan hanya untuk estetika saja, melainkan juga kenyamanan dan keberlanjutan ruang tinggal.
Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News








