RealEstat.id

Bale Syariah Meluncur, BSN Perkuat Transformasi Digital dan Ekosistem Keuangan Syariah

Pada tahap awal peluncuran, Bale Syariah by BSN dibekali 57 fitur finansial dan 83 fitur nonfinansial yang terintegrasi dalam satu aplikasi.

peluncuran bale syariah by bsn realestat.id dok
Peluncuran Bale Syariah by BSN, Kamis, 5 Februari 2026. (Foto: Istimewa)

RealEstat.id (Jakarta)PT Bank Syariah Nasional (BSN) secara resmi menghadirkan Bale Syariah by BSN, sebagai bagian dari transformasi menyeluruh menuju bank syariah modern yang adaptif terhadap perubahan perilaku masyarakat sekaligus memperkuat ekosistem keuangan dan perumahan syariah nasional.

Direktur Utama BSN, Alex Sofjan Noor, menegaskan bahwa transformasi digital merupakan keniscayaan bagi industri perbankan.

“Percepatan digitalisasi saat ini bukan lagi sekadar pilihan, melainkan sebuah kebutuhan yang tak terelakkan,” jelasnya di sela peluncuran Bale Syariah di Jakarta, Kamis (5/2/2026).

Baca Juga: Perkuat Pembiayaan Syariah, BSN Tancap Gas Bangun Ekosistem Perumahan Nasional

Lebih lanjut dia menjelaskan, digitalisasi telah membentuk ekspektasi baru di sektor keuangan, khususnya perbankan.

“Masyarakat kini menuntut layanan yang mudah diakses, cepat, aman, serta relevan dengan kebutuhan gaya hidup modern. Dalam konteks inilah, bank syariah dituntut untuk mampu menjawab tantangan zaman,” tuturnya.

Alex mengungkapkan, hingga pertengahan 2025 volume transaksi mobile banking di Indonesia telah melampaui 2,2 miliar transaksi.

Capaian tersebut menegaskan bahwa mobile banking telah bertransformasi menjadi kanal utama transaksi keuangan masyarakat, bukan lagi sekadar pelengkap layanan perbankan.

Baca Juga: Resmi Beroperasi, BSN Siap Perkuat Industri Perbankan Syariah Nasional

Menjawab perkembangan tersebut, BSN meluncurkan Bale Syariah by BSN sebagai layanan mobile banking syariah terpadu.

Hingga saat ini, kinerja digital BSN menunjukkan tren positif dengan hampir 348.293 pengguna aktif di seluruh kanal digital dan total transaksi mencapai sekitar Rp6,5 triliun.

Sementara itu, Bale Syariah telah digunakan oleh 111.864 pengguna aktif dengan nilai transaksi menembus Rp1,26 triliun.

Alex optimistis jumlah tersebut akan terus meningkat seiring kebijakan BSN yang mewajibkan setiap nasabah baru menggunakan aplikasi Bale Syariah.

Baca Juga: RUPSLB Sahkan Spin-Off UUS BTN ke BSN: Aset Gabungan Tembus Rp70 Triliun

Dia memperkirakan jumlah pengguna dapat tumbuh hingga dua kali lipat, seiring pengembangan dan penyempurnaan fitur layanan secara berkelanjutan.

Pada tahap awal peluncuran, Bale Syariah by BSN dibekali 57 fitur finansial dan 83 fitur nonfinansial yang terintegrasi dalam satu aplikasi.

Layanan tersebut meliputi transfer dana, pembayaran listrik, PDAM, internet, pendidikan, pembelian pulsa dan token listrik, layanan ZISWAF, hingga pembayaran dan pelunasan haji serta perjalanan ibadah.

Dengan demikian, nasabah dapat memenuhi kebutuhan transaksi keuangan harian sekaligus menjalankan kewajiban ibadah melalui satu platform digital.

Baca Juga: Bank Syariah Nasional (BSN) Perkenalkan Identitas Baru, Ini Misi Besarnya untuk Indonesia

Ke depan, BSN akan mengembangkan Bale Syariah menjadi superapps syariah yang tidak hanya berfokus pada transaksi keuangan, tetapi juga menghadirkan fitur pendukung literasi, gaya hidup, serta kemaslahatan umat.

Alex juga menegaskan bahwa aspek keamanan menjadi fondasi utama dalam pengembangan layanan digital BSN.

“Menjaga keamanan transaksi dan perlindungan data nasabah merupakan bagian dari amanah yang harus dijalankan dengan penuh tanggung jawab,” pungkasnya.

Redaksi@realestat.id

Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Topik

Artikel Terkait