RealEstat.id

Kolaborasi Danantara dan PTPP Percepat Pembangunan Huntara untuk Korban Banjir Aceh

PTPP mengambil peran aktif dengan membangun masing-masing 600 unit Huntara di Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Aceh Utara.

huntara aceh tamiang ptpp danantara realestat.id dok
Hunian sementara (Huntara) bagi masyarakat terdampak banjir di Aceh. (Foto: Dok. PTPP)

RealEstat.id (Jakarta) – Upaya pemulihan pascabencana banjir di Aceh Tamiang terus diperkuat melalui kolaborasi Danantara dan PT PP (Persero) Tbk (PTPP) dalam penyediaan hunian sementara (Huntara) bagi masyarakat terdampak di Kabupaten Aceh Tamiang dan Aceh Utara.

Kolaborasi ini menjadi langkah lanjutan setelah pembukaan kembali akses dan pemulihan infrastruktur dasar yang sebelumnya dilakukan bersama Kementerian Pekerjaan Umum (PU).

Penyediaan Huntara dinilai sebagai kebutuhan mendesak agar warga dapat kembali menjalani aktivitas sehari-hari secara aman dan layak selama masa transisi pemulihan.

Melalui sinergi ini, pembangunan hunian sementara dilaksanakan secara terencana, cepat, dan terukur, dengan tetap memperhatikan aspek kenyamanan dan keselamatan penghuni.

Baca Juga: PTPP Raih ‘Best Green Contractor of The Year’ di Ajang Greenship Awards GBCI 2025

Secara nasional, Danantara menargetkan pembangunan 15.000 unit hunian sementara di berbagai wilayah terdampak bencana dalam kurun waktu tiga bulan ke depan.

Sebagai bagian dari kontribusi BUMN dalam pemulihan pascabencana, PTPP mengambil peran aktif dengan membangun masing-masing 600 unit Huntara di Kabupaten Aceh Tamiang dan Kabupaten Aceh Utara.

Di Kabupaten Aceh Tamiang, PTPP telah menyelesaikan pembangunan 94 unit hunian sementara berbasis sistem panggung yang kini siap digunakan oleh warga terdampak banjir.

Sementara itu, di Kabupaten Aceh Utara, pembangunan Huntara juga menunjukkan progres signifikan dengan 118 unit telah rampung per 15 Januari 2026.

Seluruh Huntara dirancang sebagai kawasan siap huni yang dilengkapi fasilitas pendukung, antara lain MCK, tandon air, musala, tempat wudu dan cuci, jalan pedestrian, sistem drainase, serta sistem mekanikal, elektrikal, dan plumbing (MEP) kawasan.

Baca Juga: PTPP Selesaikan BTN Ecopark Gandul Tahap 1: Fasilitas Human Development Berstandar GBCI Platinum

Kelengkapan fasilitas tersebut ditujukan untuk memastikan kebutuhan dasar masyarakat dapat terpenuhi sejak awal masa pemulihan.

Proses pembangunan dilakukan secara cepat dan terukur sebagai bagian dari kolaborasi Danantara dan PTPP, serta dikoordinasikan bersama BP BUMN.

Koordinasi lintas pemangku kepentingan ini dilakukan untuk memastikan respons penanganan bencana berjalan selaras, tepat sasaran, dan sesuai dengan kebutuhan di lapangan.

Corporate Secretary PTPP, Joko Raharjo menegaskan bahwa penyediaan hunian sementara merupakan elemen penting dalam strategi pemulihan pascabencana yang berkelanjutan.

Menurutnya, pemulihan tidak berhenti pada perbaikan akses dan infrastruktur, karena masyarakat juga membutuhkan tempat tinggal yang aman agar dapat kembali menata aktivitas sehari-hari.

Baca Juga: Tak Sekadar Bangun Proyek, PTPP Bangun Kepercayaan Lewat Tata Kelola Modern

“Hunian sementara ini kami siapkan sebagai ruang transisi sebelum pemulihan jangka menengah dan panjang berjalan,” ujar Joko.

Pembangunan Huntara ini melengkapi berbagai upaya pemulihan yang sebelumnya telah dilakukan di wilayah Aceh dan sekitarnya, termasuk pemulihan infrastruktur serta akses pendukung lainnya.

Seluruh tahapan pelaksanaan dilakukan melalui koordinasi intensif dengan para pemangku kepentingan guna memastikan program berjalan efektif dan relevan.

“Melalui kolaborasi ini, PTPP berharap dapat membantu masyarakat melewati fase pemulihan awal dengan lebih aman dan layak, sekaligus mendukung pemulihan kehidupan sosial dan ekonomi secara bertahap di wilayah terdampak banjir,” pungkasnya.

Redaksi@realestat.id

Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Topik

Artikel Terkait