RealEstat.id (Jakarta) – Jelang Lebaran, banyak perantau yang tinggal di kamar kost, apartemen, maupun hunian sewa mulai mempersiapkan diri untuk mudik ke kampung halaman.
Bagi mereka yang menjalani kehidupan mandiri di perantauan, momen pulang dan berkumpul kembali dengan keluarga menjadi kesempatan yang sangat berharga.
Data dari Cove menunjukkan bahwa pada Lebaran tahun lalu, sekitar 64% perantau yang menyewa kamar co-living berencana untuk mudik dan meninggalkan kamar mereka selama 4 hingga 6 hari.
Kendati hanya ditinggalkan beberapa hari, kamar yang kosong dan tertutup tetap memerlukan persiapan yang matang.
Baca Juga: Tips Rumah Tetap Bersih dan Aman Saat Ditinggal Mudik Lebaran
Tanpa langkah pencegahan yang tepat, risiko kerusakan barang, gangguan listrik, hingga potensi kebakaran bisa saja terjadi.
Karena itu, Cove sebagai penyedia hunian co-living modern membagikan beberapa checklist sederhana yang dapat dilakukan sebelum mengunci kamar kost dan berangkat mudik Lebaran.
Tips Agar Kamar Kost Tetap Aman Saat Mudik Lebaran
1. Informasikan rencana mudik kepada lingkungan sekitar
Keamanan kamar selama ditinggal mudik juga perlu diperhatikan. Kamar kosong yang tidak dipantau dalam waktu beberapa hari dapat meningkatkan risiko keamanan.
Karena itu, penghuni disarankan untuk memberitahukan rencana mudik kepada pengelola kost, ketua RT, petugas keamanan, atau tetangga terdekat yang tidak mudik.
Dengan demikian, kamar tetap dapat terpantau jika terjadi kondisi yang tidak biasa, seperti gangguan listrik atau bau tidak wajar dari dalam kamar.
Baca Juga: 5 Rest Area dengan Pemandangan Terindah di Indonesia, Tempat Istirahat Terbaik saat Mudik!
2. Cek instalasi listrik untuk mencegah risiko kebakaran
Salah satu hal paling penting yang perlu diperhatikan sebelum mudik adalah kondisi listrik di kamar. Membiarkan perangkat elektronik tetap terhubung dengan aliran listrik dapat meningkatkan risiko korsleting yang berpotensi memicu kebakaran.
Penghuni disarankan untuk mencabut seluruh perangkat elektronik berdaya tinggi seperti rice cooker, dispenser, setrika, dan televisi dari stop kontak, bukan sekadar mematikannya.
Selain itu, penggunaan terminal listrik yang bertumpuk sebaiknya dipisahkan sebelum kamar ditinggalkan.
Jika memungkinkan, menurunkan MCB (Miniature Circuit Breaker) atau saklar listrik utama kamar juga dapat menjadi langkah tambahan untuk meminimalkan risiko korsleting selama kamar kosong.
Baca Juga: 6 Tips Meninggalkan Hewan Peliharaan Saat Mudik Lebaran
3. Lindungi barang pribadi dari kelembapan
Kamar yang tertutup tanpa sirkulasi udara dalam waktu beberapa hari berpotensi menjadi lembap, terutama di tengah kondisi cuaca yang tidak menentu.
Kelembapan ini dapat memicu kerusakan pada barang-barang pribadi, mulai dari perabot, perangkat elektronik, hingga dokumen penting.
Untuk mengatasinya, penghuni dapat menempatkan penyerap kelembapan di beberapa titik seperti lemari, bawah kasur, dan sudut kamar. Produk ini mudah ditemukan di minimarket dengan harga yang relatif terjangkau.
Selain itu, dokumen penting, tas atau pakaian berbahan kulit, serta perangkat elektronik sebaiknya disimpan dalam plastik atau wadah tertutup agar terhindar dari paparan udara lembap.
Pastikan juga tidak ada pakaian atau handuk basah yang tertinggal di dalam kamar sebelum berangkat mudik.
Baca Juga: 8 Tips Agar Rumah Aman Saat Anda Mudik Lebaran
Bimo Darmoyo, Country Director of Commercial & Strategy Cove mengatakan, banyak perantau yang begitu fokus mempersiapkan tiket kepulangan, tetapi sering lupa mempersiapkan kamar yang akan ditinggalkan.
“Padahal, langkah-langkah sederhana ini penting untuk menghindari berbagai risiko yang dapat merepotkan setelah kembali dari mudik,” ujarnya.
Ia menambahkan, checklist tersebut juga diterapkan oleh tim housekeeping Cove dengan cara mengingatkan penghuni secara preventif serta melakukan pemantauan kamar secara rutin selama periode mudik Lebaran.
“Dengan persiapan sederhana sebelum meninggalkan hunian, para perantau dapat menikmati perjalanan mudik dengan lebih tenang tanpa khawatir terhadap kondisi kamar yang ditinggalkan,” pungkas Bimo.
Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News








