RealEstat.id

Ajak Delegasi 25 Universitas Inggris, British Council Jajaki Kolaborasi Pendidikan di Digital Hub BSD City

Kepada perwakilan British Council, Digital Hub memperkenalkan visi transformasi BSD City sebagai ekosistem inovasi terintegrasi yang didukung infrastruktur kelas dunia.

digital hub bsd city sinar mas british council realestat.id dok
Dari kiri ke kanan: Beny Bandanadjaja, Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi, Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi Republik Indonesia; Bambang Wijanarko, Kepala Biro Pengendalian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK), Sekretariat Jenderal Dewan KEK); Lindawaty, Chief of Operations D-HUB SEZ; Keziah McConnell, First Secretary Trade and Investment, British Embassy Jakarta; dan Summer Xia, Country Director Indonesia & Director of South East Asia British Council usai talk show dalam kunjungan ke BSD City dengan perwakilan universitas terkemuka Inggris, Kamis, 5 Februari 2026. (Foto: Istimewa)

RealEstat.id (Tangerang) Sinar Mas Land melalui Digital Hub menerima kunjungan delegasi tingkat tinggi British Council bersama perwakilan lebih dari 25 universitas terkemuka Inggris ke Kawasan Ekonomi Khusus Edukasi, Teknologi, dan Kesehatan Internasional (KEK ETKI) Banten atau D-HUB Special Economic Zone (SEZ) di BSD City.

Kunjungan yang menjadi bagian dari rangkaian British Council East Asia Education Week 2026 ini menandai langkah strategis dalam memperkuat kolaborasi pendidikan tinggi antara Indonesia dan Inggris, sekaligus menegaskan posisi BSD City sebagai World-Class Education Township.

Tak hanya itu, kunjungan ini juga sejalan dengan penguatan hubungan bilateral Indonesia–Inggris, menyusul lawatan kerja Presiden Prabowo Subianto, ke Inggris pada 20 Januari 2026 lalu yang menempatkan pendidikan tinggi sebagai salah satu pilar utama pembangunan sumber daya manusia.

Berdasarkan data Badan Pusat Statistik, Indonesia memiliki populasi sekitar 287 juta jiwa, dengan sekitar 70% didominasi Generasi Z dan Milenial.

Baca Juga: Purwadhika x CCPIT Entrepreneur Program Resmi Digulirkan, Digital Hub Perkuat Sinergi Global

Dengan tingkat partisipasi pendidikan tinggi yang mendekati 50% dan terus meningkat, kolaborasi internasional dinilai krusial untuk menjawab kebutuhan akan akses pendidikan tinggi berkualitas.

Kepada perwakilan British Council, pihak Sinar Mas Land memperkenalkan visi transformasi Digital Hub BSD City sebagai ekosistem inovasi terintegrasi yang didukung infrastruktur kelas dunia, kepastian regulasi, serta skema investasi kompetitif bagi institusi global.

Melalui dialog bersama Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi serta Dewan Nasional KEK, para delegasi menjajaki peluang pengembangan kampus internasional, program Transnational Education (TNE), hingga kolaborasi riset jangka panjang.

Kehadiran universitas-universitas ternama seperti King’s College London, Durham University, University of Edinburgh, University of Bristol, University of Glasgow, University of Leeds, University of St. Andrews, Newcastle University, University of Liverpool, dan University of Exeter membuka ruang kolaborasi yang semakin konkret antara kedua negara.

Direktur Pembelajaran dan Kemahasiswaan Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi RI, Beny Bandanadjaja menegaskan pentingnya kemitraan global dalam meningkatkan kualitas pendidikan tinggi nasional.

Baca Juga: Digital Hub dan Holywings Helat Turnamen Padel di BSD City, Dorong Pertumbuhan Sportainment

Menurutnya, Indonesia membutuhkan mitra strategis seperti Inggris yang memiliki tradisi panjang dalam pengembangan pendidikan tinggi berkualitas.

“Kami berharap kehadiran kampus cabang universitas asing di Indonesia dapat memperkuat mutu, relevansi, dan dampak pendidikan tinggi nasional,” tuturnya.

Dia juga menekankan bahwa keberadaan KEK memberikan kemudahan melalui kebijakan relaksasi khusus dari pemerintah untuk mendukung pendirian kampus asing.

“Diharapkan universitas internasional tidak hanya membangun institusi secara mandiri, melainkan juga menjalin kolaborasi erat dengan perguruan tinggi dalam negeri agar terjadi transfer pengetahuan dan peningkatan standar menuju level internasional,” ungkapnya.

Sementara itu, Country Director Indonesia sekaligus Director for South East Asia British Council, Summer Xia, menyampaikan bahwa kemitraan pendidikan internasional akan efektif jika selaras dengan konteks lokal dan prioritas nasional.

Baca Juga: Sinar Mas Land Dukung KRON 2025, Cetak Inovator Muda di Bidang Robotika dan AI

Menurutnya, kunjungan ke BSD City memberikan gambaran langsung mengenai integrasi pendidikan tinggi, inovasi, dan pembangunan ekonomi melalui kebijakan KEK.

Summer Xia menilai BSD City mencerminkan visi Indonesia dalam menghubungkan kampus, industri, dan ekosistem inovasi dalam satu kawasan terpadu.

“Bagi mitra internasional, model ini membuka peluang kemitraan yang lebih terintegrasi, berdampak, dan berkelanjutan, melampaui pola kolaborasi tradisional,” terangnya.

Dukungan juga disampaikan Kepala Biro Pengendalian Kawasan Ekonomi Khusus (KEK) Sekretariat Jenderal Dewan KEK, Bambang Wijanarko.

Dia menyatakan kunjungan ini sejalan dengan arahan Presiden untuk memperkuat kemitraan dengan universitas unggulan Inggris, termasuk pendirian kampus baru di Indonesia sebagai bagian dari agenda strategis nasional.

Baca Juga: Sinar Mas Land Dukung Program Inovasi Riset Kesehatan dan Pendidikan dari Monash University Indonesia

“KEK ETKI Banten (D-HUB SEZ) dan KEK Singhasari diproyeksikan menjadi quick wins dalam realisasi kerja sama tersebut,” jelasnya.

Di lain pihak, CEO Digital Tech Ecosystem & Development Sinar Mas Land, Irawan Harahap, menyebut kunjungan ini sebagai momentum strategis untuk memperkuat posisi BSD City sebagai pusat pendidikan dan inovasi bertaraf global.

“Melalui Digital Hub dan KEK ETKI Banten, pihaknya tidak hanya menghadirkan infrastruktur fisik, tetapi juga membangun ekosistem terintegrasi dengan dukungan regulasi, skema investasi kompetitif, serta konektivitas antara kampus, industri, dan pemerintah,” urainya.

Lebih lanjut, Irawan menegaskan bahwa pendidikan merupakan fondasi utama dalam pengembangan kota masa depan.

“Kolaborasi internasional ini diharapkan mampu menciptakan lingkungan yang mendorong pertumbuhan institusi pendidikan global, memperkuat riset, serta berkontribusi pada pengembangan talenta Indonesia secara berkelanjutan,” ujarnya.

Baca Juga: Platform Kredit Digital ‘Ringkas’ Resmi Berkantor di Digital Hub BSD City

Saat ini, BSD City telah berkembang menjadi salah satu smart city terintegrasi terbesar di Indonesia dengan luas lebih dari 6.000 hektare dan proyeksi populasi mencapai 4,5 juta jiwa pada 2035.

Kawasan ini telah menjadi rumah bagi sejumlah institusi pendidikan tinggi seperti Monash University, Indonesia, Apple Developer Academy @BINUS, Fuji Academy, BINUS University, Prasetiya Mulya, dan Atma Jaya.

Selain itu, berbagai sekolah internasional ternama seperti ACS, Deutsche Schule Jakarta, Sinarmas World Academy, Jakarta Nanyang School, Sampoerna Academy, Genesis Global Community School, Ilon Academy, Wellington College Independent School Jakarta, dan SIS turut memperkuat ekosistem pendidikan di kawasan tersebut.

Melalui kunjungan delegasi British Council ini, Sinar Mas Land kembali menegaskan komitmennya menjadikan Digital Hub BSD City sebagai platform strategis bagi institusi pendidikan dan riset internasional yang ingin membangun kehadiran jangka panjang di Indonesia.

Ke depan, kolaborasi ini diharapkan melahirkan inisiatif konkret, mulai dari pengembangan TNE, riset bersama, hingga model kemitraan multipihak yang memperkuat daya saing talenta nasional sekaligus memperdalam hubungan strategis Indonesia–Inggris.

Redaksi@realestat.id

Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Topik

Artikel Terkait