RealEstat.id

Kinerja Moncer di 2025, Pakuwon Jati (PWON) Bukukan Laba Bersih Rp2,76 Triliun

Kinerja positif Pakuwon Jati di sepanjang 2025 terutama didorong oleh kuatnya kontribusi pendapatan berulang, di mana segmen ritel menjadi penyumbang terbesar dengan pertumbuhan signifikan.

pakuwon mall bekasi pwon 2024 2025 realestat.id dok
Pakuwon Mall Bekasi (Foto: Dok. Pakuwonjati.com)

RealEstat.id (Jakarta) – Perusahaan properti nasional, PT Pakuwon Jati, Tbk (IDX: PWON), kembali mencatatkan kinerja keuangan yang mengesankan di sepanjang tahun 2025.

Kinerja positif ini mencerminkan kekuatan model bisnis perseroan yang terdiversifikasi serta konsistensi strategi jangka panjang dalam mengembangkan portofolio properti terpadu.

Corporate Secretary PT Pakuwon Jati Tbk, Minarto Basuki mengatakan, perusahaan berhasil membukukan pendapatan bersih sebesar Rp7,11 triliun pada 2025. Angka tersebut meningkat sekitar 7% dibandingkan tahun sebelumnya yang tercatat sebesar Rp6,67 triliun.

Seiring dengan pertumbuhan pendapatan, laba kotor perseroan juga mengalami peningkatan menjadi Rp3,94 triliun, naik 5% dibandingkan Rp3,77 triliun pada tahun sebelumnya.

Baca Juga: Aloft Surabaya Pakuwon City Resmi Dibuka, Nilai Konstruksi Capai Rp280 Miliar

Sementara itu, EBITDA (Earnings Before Interest, Taxes, Depreciation, and Amortization) tercatat sebesar Rp3,71 triliun atau tumbuh 3% dari Rp3,58 triliun pada periode sebelumnya.

Pertumbuhan kinerja tersebut turut mendorong peningkatan laba bersih yang signifikan. Sepanjang 2025, Pakuwon Jati mencatat laba bersih sebesar Rp2,76 triliun, meningkat 14% dibandingkan laba bersih tahun sebelumnya sebesar Rp2,42 triliun.

Menurut Minarto, capaian tersebut menunjukkan disiplin eksekusi yang kuat serta kemampuan perusahaan dalam menjaga pertumbuhan yang berkelanjutan sekaligus membangun nilai jangka panjang bagi para pemegang saham.

Kinerja positif Pakuwon Jati sepanjang 2025 terutama didorong oleh kuatnya kontribusi pendapatan berulang (recurring income). Segmen pusat perbelanjaan ritel menjadi penyumbang terbesar dengan pertumbuhan signifikan.

Baca Juga: Groundbreaking Digelar, Pakuwon Mall Semarang Mulai Beroperasi di 2029

Pendapatan Perseroan dari segmen ritel tercatat sebesar Rp3,93 triliun pada 2025, meningkat 14% dibandingkan Rp3,43 triliun pada tahun sebelumnya.

Sementara itu, pendapatan dari sewa perkantoran tercatat sebesar Rp273 miliar, turun 26% dari Rp369 miliar pada tahun sebelumnya.

Di sisi lain, bisnis perhotelan tetap menunjukkan stabilitas dengan pendapatan sebesar Rp1,42 triliun, naik tipis sekitar 2% dari Rp1,38 triliun pada tahun sebelumnya.

Adapun pendapatan dari segmen pengembangan properti (development revenue) relatif stabil, yakni sebesar Rp1,49 triliun dibandingkan Rp1,48 triliun pada tahun sebelumnya.

Berdasarkan komposisinya, kontribusi pendapatan terbesar berasal dari sewa ritel yang mencapai 55%. Selanjutnya disusul segmen hotel dan serviced apartment sebesar 20%, sewa perkantoran 4%, penjualan kondominium 14%, penjualan rumah tapak 6%, serta penjualan perkantoran sekitar 1%.

Baca Juga: Recurring Income Meningkat, Pakuwon Jati (PWON) Cetak Laba Rp2,62 Triliun di 2024

Marketing Sales Capai Rp1,3 Triliun

Sepanjang 2025, Pakuwon Jati juga mencatatkan marketing sales sebesar Rp1,3 triliun. Penjualan tersebut terutama berasal dari unit apartemen di proyek Pakuwon Mall Surabaya dan Pakuwon Residences Bekasi, serta didukung oleh penjualan rumah tapak di kawasan township Grand Pakuwon dan Pakuwon City.

Menariknya, sekitar 63% dari total marketing sales perusahaan berasal dari pemanfaatan program insentif Pajak Pertambahan Nilai Ditanggung Pemerintah (PPN DTP) yang mulai diberlakukan pemerintah sejak Kuartal IV 2023.

Dari sisi komposisi produk, penjualan didominasi oleh kondominium dan perkantoran dengan porsi sebesar 62%, sedangkan rumah tapak menyumbang sekitar 38%.

Untuk mendukung ekspansi bisnis, pada 2025 Pakuwon Jati merealisasikan belanja modal (capital expenditure/capex) sebesar Rp1,21 triliun.

Dana tersebut terutama dialokasikan untuk pembangunan sejumlah proyek strategis, antara lain pengembangan superblok Pakuwon Mall Bekasi, pengembangan Pakuwon City Mall Surabaya tahap 3, serta ekspansi Pakuwon Mall Surabaya tahap 5.

Langkah ekspansi ini menjadi bagian dari strategi jangka panjang perusahaan untuk memperkuat portofolio properti terintegrasi, sekaligus meningkatkan kontribusi pendapatan berulang yang menjadi tulang punggung bisnis Pakuwon Jati.

Redaksi@realestat.id

Simak Berita dan Artikel Menarik Lainnya di Google News

Topik

Artikel Terkait